Janda yang Tewas Membusuk, Diduga Dibunuh

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas saat mengevakuasi jasad korban.

Foto SP/Patrik Cahyo

 
Petugas saat mengevakuasi jasad korban. Foto SP/Patrik Cahyo  

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo – Kasus tewasnya janda asal Blok BB/10 Perumahan Alam Juanda Desa Pepe Kecamatan Sedati hingga kini masih belum terkuak. Kendati demikian, polisi menduga kuat kematian perempuan bernama Irine Siska Windyastuti (43) ini,  dikarenakan dibunuh seseorang saat berada di ruang tamu rumahnya.

Jasad korban pertama kali ditemukan oleh Adi Wicaksono, adik ipar korban di lokasi kejadian menyebutkan sudah tiga hari korban tidak bisa dihubungi.

Mereka terakhir kali berkomunikasi pada Sabtu (27/6/2020) lalu. “Ditelepon dan WA bisa, tapi gak diangkat. Ternyata dia ditemukan sudah meninggal,” katanya sedih.

Kapolresta Sidoarjo Kombespol Sumardji menyatakan, dugaan kuat Irine  meninggal karena dibunuh. Meninggalnya korban dari hasil visum karena kehabisan nafas. “Bisa jadi korban meninggal karena dibekap,” katanya, kemarin.

Sumardji menambahkan, anggota Satreskrim Polresta Sidoarjo dan Unit Reskrim Polsek Sedati masih melakukan penyelidikan. Saksi-saksi juga sudah dimintai ketarangan untuk mengungkap identitas pelaku. “Ada arah ke titik terang dugaan kuat siapa pelakunya,” tandasnya.

Selain menyelidiki siapa pelaku atau pembunuh Irene, polisi juga menyelidiki dan mencari keberadaan mobil korban yang tidak ada di rumah. “Minta doanya, semoga lekas terungkap pelakunya,” terangnya sambil mengamini.

Menurut warga sekitar, pada Kamis (25/6) lalu, korban diketahui menerima dua orang tamu laki-laki. Setelahnya, tetangga tidak pernah bertemu lagi dengan korban. Korban merupakan janda tanpa anak yang telah bercerai dari suaminya. Mantan suaminya diketahui kini tinggal di Jakarta.

Sementara itu pada saat ditemukan, kondisi mayat korban sudah dalam keadaan membengkak dan agak membusuk. "Saya ikut mendobrak pintu, waktu itu karena bau, akhirnya saya langsung keluar," kata Rohman, salah satu saksi.

Dia menceritakan, warga sekitar curiga karena mencium bau menyengat yang bersumber dari rumah korban. Sementara, kondisi pintu rumah saat itu dalam keadaan terkunci.

Saat pintu didobrak, korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa dan telentang di ruang tamu dengan bagian tubuh yang sudah menggelembung. Di dalam rumah tampak berbagai jenis botol minuman beralkohol. Botol-botol tersebut tertata rapi di sebuah meja yang berada di dalam rumah korban.

Menurut warga, korban dikenal tertutup. "Setiap hari korban terlihat keluar rumah pukul 09.00 dan baru terlihat pulang pada malam hari," terang Rohman, tetangga korban.

Diketahui sebelumnya, perumahan Perumahan Alam Juanda Desa Pepe Kecamatan Sedati mendadak gempar saat ditemukannya jasad seorang janda yang jasadnya telah membengkak pada Rabu (1/7) lalu.

Kondisi jasad korban yang sudah membengkak memberikan asumsi korban sudah meninggal sejak 3 hari sebelum ditemukan oleh pihak keluarga. 

 

 

 

Berita Terbaru

Usung 4 Motor, SUV Offroad Listrik Hongqi Tertangkap Kamera Uji Coba di Musim Dingin

Usung 4 Motor, SUV Offroad Listrik Hongqi Tertangkap Kamera Uji Coba di Musim Dingin

Kamis, 19 Feb 2026 12:24 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 12:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Sebuah SUV offroad milik Hongqi baru-baru ini yang masih disamarkan tertangkap kamera tengah melakukan uji coba di musim dingin.…

Dibanderol Rp105 Juta, MPV Nissan Gravite Sasar Segmen Keluarga dengan Harga Terjangkau

Dibanderol Rp105 Juta, MPV Nissan Gravite Sasar Segmen Keluarga dengan Harga Terjangkau

Kamis, 19 Feb 2026 12:17 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 12:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Nissan Motor India resmi meluncurkan Nissan Gravite yang diposisikan sebagai MPV 7 tempat duduk tiga baris yang menyasar segmen…

Harga Cabai di Pasar Pasuruan Tembus Rp 120 Ribu Masuki Awal Bulan Ramadhan

Harga Cabai di Pasar Pasuruan Tembus Rp 120 Ribu Masuki Awal Bulan Ramadhan

Kamis, 19 Feb 2026 12:01 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 12:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Memasuki bulan suci Ramadhan, sejumlah harga bahan dapur di Kota Pasuruan mengalami kenaikan signifikan, salah satunya harga cabai…

Diduga Panic Buying, Warga Ngunut Tulungagung Keluhkan Kelangkaan LPG Subsidi 3 Kg

Diduga Panic Buying, Warga Ngunut Tulungagung Keluhkan Kelangkaan LPG Subsidi 3 Kg

Kamis, 19 Feb 2026 11:53 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 11:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Selama dua pekan lamanya, warga Tulungagung, Jawa Timur mulai mengeluhkan kelangkaan LPG bersubsidi 3 Kg di sejumlah pangkalan…

Terendam Banjir, Ruas Jalan Nasional Trenggalek-Pacitan Ditutup Total

Terendam Banjir, Ruas Jalan Nasional Trenggalek-Pacitan Ditutup Total

Kamis, 19 Feb 2026 10:57 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 10:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Diguyur hujan dengan intensitas tinggi memicu banjir di ruas jalan nasional Trenggalek-Pacitan. Diketahui, ruas jalan yang…

Dorong Perputaran Ekonomi, Pemkab Trenggalek Siapkan 2 Lokasi Berburu Takjil Selama Ramadhan

Dorong Perputaran Ekonomi, Pemkab Trenggalek Siapkan 2 Lokasi Berburu Takjil Selama Ramadhan

Kamis, 19 Feb 2026 10:43 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 10:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Selama bulan Ramadhan 2026 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek, akan menyiapkan dua lokasi khusus berburu takjil sekaligus…