Kampanye Terbuka Trump Picu Lonjakan Kasus Corona di AS

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kampanye terbuka Presiden Donald Trump di Tulsa turut memicu lonjakan kasus baru virus corona. SP/ CNN
Kampanye terbuka Presiden Donald Trump di Tulsa turut memicu lonjakan kasus baru virus corona. SP/ CNN

i

SURABAYAPAGI.com, Amerika Serikat - Pemerintah Negara Bagian Oklahoma, Amerika Serikat, menyebut gelaran kampanye terbuka Presiden Donald Trump pada Juni lalu di Tulsa turut memicu lonjakan kasus baru virus corona di wilayah itu.

Pemerintah Tulsa mencatat rekor penemuan kasus corona baru pada pekan ini yakni sebanyak 266 pasien pada Rabu (8/7). Lonjakan penularan ini berlangsung ketika pemerintah Tusla mencatat penurunan kasus baru di kota itu selama dua pekan terakhir.

"Sangat mungkin bahwa peristiwa penting dalam beberapa pekan terakhir berkontribusi (pada lonjakan kasus corona baru)," kata Direktur Departemen Kesehatan Tulsa, Bruce Dart, saat ditanya wartawan apakah lonjakan infeksi baru-baru ini disebabkan oleh kampanye Trump.

Meski peserta yang hadir tak sesuai ekspektasi, kampanye Trump pada 20 Juni lalu mendapat kecaman karena mengabaikan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19.

Saat itu, Trump menargetkan sekitar 60 ribu peserta datang ke kampanye yang digelar di ruangan tertutup itu. 

Panitia kampanye juga tidak menerapkan aturan menjaga jarak sosial dan penggunaan masker sesuai protokol kesehatan Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Walau panitia kampanye memeriksa suhu tubuh setiap orang yang hadir dan membagikan masker secara gratis, banyak peserta kampanye termasuk Trump sendiri tidak memakai masker.

Padahal, sampai saat ini AS masih dihantui tren penularan virus corona yang meningkat signifikan. Dalam sehari, pejabat kesehatan AS masih menemukan puluhan ribu kasus baru.

Beberapa hari setelah kampanye Tulsa itu, sejumlah panitia tim kampanye Trump juga dinyatakan positif corona.

"Dua hari terakhir kami menemukan hampir 500 kasus corona baru dan kami tahu bahwa ada beberapa acara besar kurang lebih dua pekan lalu yang sekiranya berhubungan. Jadi kami berusaha menghubungkan titik-titik ini," kata Dart seperti dikutip AFP.

Berdasarkan statistik Worldometer per Kamis (9/7), AS masih menjadi negara dengan kasus dan kematian corona tertinggi di dunia. Negeri Paman Sam tercatat memiliki lebih dari 3,1 juta kasus corona dengan 134.862 kematian.  dsy6

Berita Terbaru

Disita, 420 Bungkus cartridge Berisi Cairan Narkotika Jenis Etomidate

Disita, 420 Bungkus cartridge Berisi Cairan Narkotika Jenis Etomidate

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

SURABAYAPAGI : Awak pekan ini polisi menangkap tersangka inisial MH (29) berikut barang bukti 420 cartridge Etomidate.Ditrektur Reserse Narkoba Polda Riau…

Hai! Gubernur Jangan Berorientasi Pada Fasilitas

Hai! Gubernur Jangan Berorientasi Pada Fasilitas

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

SURABAYAPAGI : Wamendagri Bima Arya Sugiarto mengatakan Kemendagri menurunkan tim Inspektorat Jenderal (Itjen) untuk memantau aktivitas Gubernur Kaltim.…

Didemo Gunakan Anggaran Rumah Dinas Rp 25 M, Mobil Mewah Rp 8,5 M dan Konsumsi Rp 10 Miliar

Didemo Gunakan Anggaran Rumah Dinas Rp 25 M, Mobil Mewah Rp 8,5 M dan Konsumsi Rp 10 Miliar

Senin, 27 Apr 2026 22:05 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:05 WIB

SURABAYAPAGI : Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud, menggunakan anggaran jumbo hingga berujung aksi demo mahasiswa pada 21 April lalu.Aksi 21 April Rakyat…

Oknum Polisi Main dengan Markus, Greedy

Oknum Polisi Main dengan Markus, Greedy

Senin, 27 Apr 2026 22:03 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:03 WIB

Institusi Polri diguncang anggotanya lagi. Terbaru, mantan Kanit Narkoba Polresta Pulau Ambon berinisial IT ditangkap atas kasus penyalahgunaan narkoba. Pelaku…

Berebut Mahasiswa Baru, PTN Jadi Lembaga Pelatihan Kerja

Berebut Mahasiswa Baru, PTN Jadi Lembaga Pelatihan Kerja

Senin, 27 Apr 2026 22:00 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:00 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemdiktisaintek, Badri Munir Sukoco ancang ancang hentikan prodi yang kurang peminat. Badri Munir, berharap…

Irish Bella, Dikelilingi Calon-calon Dokter

Irish Bella, Dikelilingi Calon-calon Dokter

Senin, 27 Apr 2026 21:55 WIB

Senin, 27 Apr 2026 21:55 WIB

SURABAYAPAGI-Irish Bella mengaku sangat bersyukur karena, proses adaptasi menjadi ibu sambung berjalan dengan sangat lancar dan penuh kehangatan.Aktris berusia…