Ragukan Hasil Swab, Kadinkes Sumenep Angkat Bicara

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Agus Mulyono Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep.Sp/ainur rahman
Agus Mulyono Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep.Sp/ainur rahman

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Legalitas keabsahan surat hasil Swab yang di keluarkan RSU. dr. Soetomo Surabaya diragukan keabsahannya oleh masyarakat di Kab. Sumenep. Pasalnya, surat tanpa kop dan stempel dari pihak RSU dinilai hanya akal-akalan pemerintah saja, mengenai covid 19.

Kepala Dinas Kesehatan Agus Mulyono pun akhirnya angkat bicara mengenai hasil Swab yang di tujukan atas nama Sutik warga Desa Nyapar Dasuk Kab. Sumenep yang terpapar virus covid-19 dan sudah dilakukan isolasi mandiri selama 14 hari di SKB Batuan.

“Berdasarkan dari hasil swab test, pasien bernama Sutik terkonfirmasi positif. Oleh karena itu, Pemerintah Kab. Sumenep, Bapak Bupati mengirimkan surat untuk dilakukan isolasi mandiri. Jadi saya laksanakan sesuai dengan perintah,” terangnya kepada surabayapagi kemarin.

Menurut Agus, hasil swab itu dari Kemenkes dan RSU.dr. Soetomo Surabaya, jadi sama sekali tidak ada permainan dari Pemkab. Selain itu, pihaknya menerima melalui aplikasi covid-19 se Jawa Timur. Disinggung masalah hasil swab yang tidak menggunakan kop dan stempel Rumah sakit, ia mengatakan jika hal tersebut sudah biasa.

Sementara itu, pernyataan Kepala Dinas Kesehatan, menurut Misnadin Ketua Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) DPC. Kab. Sumenep, di tuding hanya alasan yang tidak masuk akal. Sebab, dirinya menilai jika covid ini hanya sebuah akal-akalan saja, mengingat dari surat yang dilihat sangat tidak resmi dan ilegal. “Semesntinya Instansi atau lembaga apapun bentuknya harus memberikan kop surat atau stempel sebagai kekuatan hukum,” ujarnya kepada reporter surabaya pagi (12/07).

“Apalagi dalam lingkup pemerintahan, legalitasnya harus bisa dipertanggungjawabkan, nanti kita akan usut juga ke RSU. dr. Soetomo keabsahan surat yang dikeluarkan dari hasil Swab atasnama Sutik, sebab hal ini menjadi fitnah bagi masyarakat dan tetangga, makanya saya ingin kejelasannya, supaya masyarakat awam tidak merasa dibodohi,” tegasnya.

Keberadaan penyakit covid-19 ini tidak terlihat dan gampang menyebar. Bahkan, kata dia, seseorang yang terbebani dalam jiwanya, mentalnya akan terpengaruh dan sangat berdampak pada psikis yang membuat jiwanya lemah. Artinya imun seseorang itu bisa turun bila fikiran sedang kacau, jadi 80% rata-rata penyakit itu datang dari pikiran.

Selain itu kata Misnadin, ada banyak peristiwa yang terjadi di Kabupaten Sumenep. Pihak RSUD seakan tergesa-gesa memvonis pasien. Sehingga, jika terdapat pasien PDP yang meninggal, pihaknya akan langsung memvonis Covid-19 dan dimakamkan sesuai dengan protokol. “Padahal pasien tersebut memiliki riwayat penyakit jantung begitu turun hasil swabnya ternyata pasein itu negatif,” pungkasnya.ar

Berita Terbaru

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Surabaya, Surabayapagi.com - Dokumen resmi hasil Rapat Badan Musyawarah (Banmus) tertanggal 23 Februari 2026, tercantum agenda kegiatan Perjalanan ke Luar…

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kota Surabaya kembali menorehkan prestasi sebagai salah satu daerah dengan kinerja lingkungan terbaik di Indonesia. Berdasarkan…

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Halaman Balai Kota Surabaya kembali semarak dengan dibukanya gelaran JConnect Ramadan Vaganza 2026, Rabu (25/2). Event yang…

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Jelang Vonis Kamis Hari Ini, dalam Perkara Dugaan Korupsi Minyak Mentah yang Rugikan Negara Rp 285 triliun      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Hakim Ketua pe…

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Hasil Pemilu 2024, Ada 50 juta hingga 60 juta Suara Rakyat Terbuang Sia-sia Akibat Parliamentary Threshold 4%     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Putusan MK a…

Pasal Praktik Nepotisme Presiden atau Wapres, Digugat ke MK

Pasal Praktik Nepotisme Presiden atau Wapres, Digugat ke MK

Rabu, 25 Feb 2026 19:34 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemohon sebagai pemilih berpotensi tidak memiliki kesempatan memilih calon presiden pilihan sendiri secara bebas jika ada keluarga…