UNAIR Perketat Protokol Kesehatan UTBK Tahap 2

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Peserta sedang melakukan UTBK. SP/BYTA
Peserta sedang melakukan UTBK. SP/BYTA

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Pelaksanaan UTBK tahap 1di Universitas Airlangga (Unair) Surabaya talah resmi berkahir, Ketua Panitya UTBK Prof. Junaedi  Khatib mengatakan bila sebanyak 12.936 siswa resmi mendaftar.

"Peserta terdaftar sebanyak 12.926 siswa dan peserta hadir yang hadir11.809 siswa atau sekitar 91.36%. Lalu untuk peserta yang tidak hadir sebanyak 1.137 siswa atau sekitar 8.64%, serta peserta yang yang dilakukan relokasi sebanyak 261 siswa" ungap Prof Junaedi saat di temui oleh Surabaya Pagi.

Prof. Junaedi juga menjelaskan bila rapid test yang diselenggarakan di Unair telah dilakukan oleh para peserta UTBK sebanyak 1.102 peserta.

"Nah untuk peserta rapid onsite ada sebnayak 1.102 siswa dan hasil yang dinyatakan reaktif sebanyak 88 siswa atau sebanyak 7.99%. Untuk yang dinyatakan reaktif maka kami reschedule untuk masuk ditahap 2 dengan persyaratan telah melakukan uji swab test" ujarnya.

Pada UTBK tahap 1 ini kemudian menjadi evaluasi dari pihak Unair, Prof. Junaedi kemudian meminta kepada para peserta UTBK yang akan mengikuti tahap 2 untuk lebih menjaga kesehatan agar bisa mengikuti UTBK.

"Hal ini tentu menjadi perhatian kami, maka kepada para peserta yang nantinya mengikuti UTBK tahap 2 untuk lebih menjaga kesehatan, walaupun reaktif tidak selalu dinyatakan positif Corona Virus Diseases namun alangkah lebih baik menjaga kesehatan" terangnya.

Hal ini di ungkapkan oleh Prof. Junaedi sebab  bila ditemukan peserta yang reaktif pada tahap 2, maka kemungkinan besar tidak bisa mendapat reschedule untuk tahap ke 3.

"Mungkin tidak bisa karena gelombang dua pada 20-29 Juli 2020. Kemudian pada tahap 3 atau gelombang cadangan pada 29 Juli-2 Agustus 2020 jaraknya dekat dan tidak sampai 14 hari. Maka kemungkinan besar tidak bisa. Kami juga akan memperketat protokol kesehatan dari evaluasi tahap 1 ini" pungkasnya.Byt

 

Berita Terbaru

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) siap berjuang mati-matian. Menurutnya pernyataan Jokowi itu menjadi dorongan moral dan militansi…

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Setelah tak jabat Kepala Staf Kepresidenan (KSP) dan kini jadi Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia…

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengundang organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam pada Selasa (3/2) siang. Apa yang akan…

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komnas Anak berharap kasus ini tidak berlarut-larut. Sebab, konflik yang terus menerus terekspos di media dikhawatirkan akan…

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Drama perseteruan antara pihak Ressa dan Denada memasuki babak baru yang makin panas. Tak main-main, Dino Rossano Hansa selaku Om…

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Saat pidato di Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026, di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026), Presiden Prabowo…