Pedagang Gandeng SPG untuk Dongkrak Penjualan Hewan Kurban

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sales Promotion Girl (SPG) memberikan makan rumput pada sapi di pasar jual hewan kurban di Kedung Baruk, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (24/7). Patrik Cahyo
Sales Promotion Girl (SPG) memberikan makan rumput pada sapi di pasar jual hewan kurban di Kedung Baruk, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (24/7). Patrik Cahyo

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Hari Raya Idul Adha tahun ini nyatanya berbeda pada tahun-tahun sebelumnya. Sebabnya pada tahun seluruh dunia sedang terserang oleh Corona Virus Disease atau Covid - 19.

Virus yang menyebar dan di tetapkan menjadi pandemi global ini, kemudian memberikan dampak yang signifikan pada penjualan hewan kurban.

Seperti salah satu tempat penjualan hewan kurban di Jl. Kedung Baruk, Rungkut, Surabaya. Pemilik tempat penjualan hewan kurban terpaksa memutar otak untuk mendongkrak penjualan.

Ia bersama-sama dengan rekannya menyewa jasa SPG atau Sales Promotion Girl untuk membantu mendongkrak penjualan. Para SPG ini memilih menjadi blantik lantaran event yang mereka ikuti terpaksa diliburkan akibat dari pandemi yang belum berakhir.

Seperti, Adelia Oktavio (21) yang mengaku bila menjadi SPG penjualan hewan kurban atau blantik merupakan tantangan baru.

"Tantangannya, dulu menawarkan produk, saat ini menawarkan hewan dengan harga jutaan. Event kurban juga hanya satu tahun sekali. Ini pengalaman pertama saya, iya tentu karena event diliburkan karena Covid. Jadi saya beralih sementara menjadi SPG hewan kurban" ungkapnya kepada Surabaya Pagi.

Uniknya para SPG tersebut juga memakai pakaian yang bertemakan Koboy, hal ini dipilih untuk menarik minat para pembeli di sekitar tempat penjualan hewan kurban, maupun orang yang melintasi Jl. Kedung Baruk.

Pengawas kandang, Wahyudi (46) juga menuturkan bila menggunakan jasa SPG ini membuatnya membuka peluang baru akibat dari pandemi global saat ini.

"Karena kita ingin membuka peluang baru akibat dari pandemi, jadi kami mencoba berjualan dengan menggandeng SPG yang terdampak. Kami memakai jasa SPG juga baru tahun ini dan ide ini muncul dari kawan-kawan. Untuk mendongkrak penjualan, ada sebanyak 6 SPG," jelasnya.

Lanjut Wahyudi, para penjual sapi mematok harga dari 2,5 juta hingga 60 juta untuk masing-masing hewan kurban.

"Yang kami jual ada sapi dengan harga 18 juta sampai 60 juta, lalu kambing dengan harga 2,5 juta sampai 7 juta" ucapnya

Wahyudi juga menuturkan bila ia dan beberapa rekannya mengalami penurunan omzet mencapai 50�ri tahun-tahun sebelumnya.

"Pandemi ini beda jauh, cukup drop untuk tahun ini. Penurunan ada 50% tapi bersama teman-teman kami berjuang terus. Sampai hari ini baru mencapai 35 ekor untuk sapi dan kambing mencapai 40 ekor" keluhnya.

Pemilik Stand Pasar Hewan Kurban, Setiawan Basuki mengatakan bila semua hewan ternak yang berada di stand nya merupakan hewan ternak yang berasal dari Kediri.

"Disini kami menjual kambing dan sapi. Lokasi peternakan kami ada di Kediri, semua ternak ini berasal dari sana" katanya.

Setiawan juga mengatakan bila ia dan rekan-rekannya ingin memberikan image baru dengan menyewa jasa SPG untuk menjadi blantik di stand yang dimilikinya.

"Paling tidak kami memberikan image selalu dengan blantik laki-laki, tetapi saat ini perempuan bisa dan tidak menyeramkan. Cara mereka menjelaskan juga lebih baik" pungkasnya. Byta

 

Berita Terbaru

Semoga ini jadi Momentum untuk Bangkit" harap Leo Rolly/Daniel, Juara Thailand Open 2026

Semoga ini jadi Momentum untuk Bangkit" harap Leo Rolly/Daniel, Juara Thailand Open 2026

Senin, 18 Mei 2026 05:25 WIB

Senin, 18 Mei 2026 05:25 WIB

SURABAYAPAGI.com : Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin juara Thailand Open 2026! Leo/Daniel mengalahkan Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty dua gim langsung,…

Gus Fawait Ajak ASN Olah Raga Sore Bareng Perkuat Soliditas Program Jember Maju

Gus Fawait Ajak ASN Olah Raga Sore Bareng Perkuat Soliditas Program Jember Maju

Senin, 18 Mei 2026 05:20 WIB

Senin, 18 Mei 2026 05:20 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Pemerintah Kabupaten Jember kembali melaksanakan kegiatan rutin Olahraga Sore Bersama (OSMA) yang digelar di Jember Sport Garden, Rabu…

Puluhan Ribu Warga Jember Serbu Karnaval SCTV 2026, Gus Fawait : Berdampak Ekonomi

Puluhan Ribu Warga Jember Serbu Karnaval SCTV 2026, Gus Fawait : Berdampak Ekonomi

Senin, 18 Mei 2026 05:18 WIB

Senin, 18 Mei 2026 05:18 WIB

surabayapagi.com :  Karnaval SCTV 2026 di Kabupaten Jember sukses menyedot perhatian puluhan ribu warga. Bupati Jember, Gus Fawait, menegaskan bahwa gelaran …

Prabowo Tenang Dolar Meroket, karena Purbaya Tersenyum

Prabowo Tenang Dolar Meroket, karena Purbaya Tersenyum

Senin, 18 Mei 2026 05:16 WIB

Senin, 18 Mei 2026 05:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Presiden Prabowo Subianto menyinggung nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus melemah hingga tembus Rp…

10 Menit Baca Jurnal Harian, Raih Wisudawan Terbaik UPI

10 Menit Baca Jurnal Harian, Raih Wisudawan Terbaik UPI

Senin, 18 Mei 2026 05:15 WIB

Senin, 18 Mei 2026 05:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Siti Annisafa Oceania menjadi sorotan dalam momen wisuda Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) pada 12-13 Mei 2026 lalu. Ia menjadi…

Indonesia ,Peringkat 19 Penegakan Hukum Terburuk di Asia

Indonesia ,Peringkat 19 Penegakan Hukum Terburuk di Asia

Senin, 18 Mei 2026 05:10 WIB

Senin, 18 Mei 2026 05:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Dalam OC Index 2025, Indonesia menempati peringkat 19 penegakan hukum terburuk di Asia dengan skor 4,0. Indonesia kalah jauh dari Thailand…