Puskesmas Wlingi Blitar Ditutup Usai Rawat Pasien Positif COVID-19

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Puskesmas Wlingi Blitar ditutup Usai Rawat Pasien Positif COVID-19. SP/ DECOM
Puskesmas Wlingi Blitar ditutup Usai Rawat Pasien Positif COVID-19. SP/ DECOM

i

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Puskesmas Wlingi Kabupaten Blitar ditutup selama tiga hari. Penutupan dilakukan, usai pasien yang baru ditangani dirujuk ke rumah sakit, terkonfirmasi positifCOVID-19.

Jubir Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Blitar Krisna Yekti menyatakan, pihaknya langsung merekomendasikan penutupan puskesmas selama tiga hari. Yakni mulai hari ini, Selasa (28/7) sampai 30 Juli mendatang.

"Puskesmas Wlingi kami tutup tiga hari. Selama itu, kami akan lakukan general cleaning dan juga swab massal kepada tenaga kesehatan yang sebelumnya menangani pasien positif kemarin," kata Krisna, Selasa (28/7/2020).

Sebelumnya, seorang pasien datang berobat ke Puskesmas Wlingi. Sambil menunggu surat rujukan menuju rumah sakit rujukan penanganan COVID-19, pasien sempat diinfus. Namun kondisinya memburuk hingga mengalami muntah.

"Otomatis yang di puskesmas membersihkan. Setelah kondisinya bersih baru diantar ke rumah sakit rujukan. Dua hari di rumah sakit, hasil swabnya keluar dan terkonfirmasi positif Corona," jelasnya.

Begitu menerima laporan itu, gugus tugas langsung melakukan tracing kepada nakes yang menangani pasien tersebut. Hasilnya ada enam nakes yang menangani langsung. Dan selama dua hari itu, mereka juga melakukan interaksi dan kontak erat dengan rekan di tempat kerja juga keluarganya.

"Kami tracing ada enam nakes. Mereka telah kami ambil tes swabnya. Siapa saja yang kontak erat dengan pasien positif lainnya juga kami tes swab dan saat ini menunggu hasilnya," pungkasnya.

Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Blitar, setidaknya sudah merekomendasikan penutupan beberapa layanan publik sebelumnya. Di antaranya, Puskesmas Selopuro, Kantor Desa Selopuro dan Srengat, dan Pasar Sutojayan yang diperpanjang penutupannya sampai 29 Juli Dan hari ini, Puskesmas Wlingi. Sementara Dirut RSUD Ngudi Waluyo Wlingi juga telah menutup Instalasi Bedah Sentral dan IGD selama dua hari, setelah 31 nakesnya terkonfirmasi positif COVID-19.  dsy5

Tag :

Berita Terbaru

Kopdes Bikin Biaya Penalti Rp 100 Juta ke Calon Manajer

Kopdes Bikin Biaya Penalti Rp 100 Juta ke Calon Manajer

Kamis, 18 Jun 2026 23:21 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ada ketentuan biaya penalti Rp 100 juta pada Seleksi Pengadaan SDM Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah…

Menteri Pariwisata, Koleksi Mercedes-Benz G63 Senilai Rp 8,8 Miliar

Menteri Pariwisata, Koleksi Mercedes-Benz G63 Senilai Rp 8,8 Miliar

Kamis, 18 Jun 2026 23:18 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri telah melaporkan harta kekayaan terbarunya. Dalam laporan paling anyar itu, Widiyanti…

Grammy Awards, juga Hargai Kategori R&B dan Folk

Grammy Awards, juga Hargai Kategori R&B dan Folk

Kamis, 18 Jun 2026 23:16 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pihak penyelenggara ajang Grammy Awards mengumumkan penambahan kategori penampilan musik pop Asia terbaik, buat ngerayain rilisan…

Jumat Berkah: Tahun Baru Islam Vs Masehi

Jumat Berkah: Tahun Baru Islam Vs Masehi

Kamis, 18 Jun 2026 23:12 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Tahun Baru Islam, yang baru kita peringati, lebih berfokus pada perenungan spiritual dan muhasabah (evaluasi diri) dibandingkan…

Hotel Sultan Jakarta, Dieksekusi Saat Masih Ada Tamu Hotel

Hotel Sultan Jakarta, Dieksekusi Saat Masih Ada Tamu Hotel

Kamis, 18 Jun 2026 23:10 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Eksekusi hotel Sultan di Jakarta, Kamis (18/6) diwarnai kericuhan dan keunikan. Ricuh ada ratusan masa menghadang. Unik, saat…

Manuver dari Pengacara Senior Bela Eks Pejabat BGN

Manuver dari Pengacara Senior Bela Eks Pejabat BGN

Kamis, 18 Jun 2026 23:00 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:00 WIB

Karena Pak Sony tidak jujur. Sebelumnya bersumpah bersih. Tapi info beberapa orang, Sony menerima uang dari Asep secara rutin." Elza Syarief,…