Penjual Tanah yang Dilaporkan, Angkat Bicara

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Jufri Ketua Yayasan Penjaga Asta Tinggi (Yapasti) Kab. Sumenep saat memberikan keterangan kepada media terkait pelaporan kasus dugaan penipuan jual beli tanah. SP/Ainur Rahman
Jufri Ketua Yayasan Penjaga Asta Tinggi (Yapasti) Kab. Sumenep saat memberikan keterangan kepada media terkait pelaporan kasus dugaan penipuan jual beli tanah. SP/Ainur Rahman

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Terkait pelaporan tanah seluas 2 Hektar yang ada di Desa Ketawang Laok Kecamatan Guluk-guluk Sumenep, yang dilakukan  Kiai Jurjiz Muzammil beberapa hari yang lalu, akhirnya mendapat tanggapan dari penjual tanah atas nama Jufri selaku ketua Yayasan Penjaga Asta Tinggi (Yapasti)  Kab. Sumenep. 

 “Saya tidak melakukan penipuan terhadap kiai Jurjiz, sebab saya tidak memiliki perjanjian apapun dengan beliau. Kiai Jurjiz itu awalnya mau membeli tanah ke saya permeternya 50 ribu, lalu membayar DP sebesar 50 Juta, sambil lalu menunggu sertifikat tanah selesai di pertanahan, tapi sambungnya karena sertifikat belum jadi ternyata tanah itu pembelinya adalah Sugianto dengan harga 75 ribu per meternya. Otomatis Kiai Jurjis telah memiliki keuntungan 25 ribu permeter,” katanya kepada Surabaya Pagi, Selasa (11/08).

“Kalau saya dan Kiai Jurjiz dituduh menipu, atas dasar apa tuduhan penipuan itu, wong tanahnya saya jual sambil menunggu sertifikat, sementara kiai Jurjiz menjualnya ke Sugianto dan itu fee yang dibayarkan ke saya,” tambahnya.

“Kalau sugianto membatalkan pembelian itu, seharusnya Sugianto yang meminta ke saya, bukan Kiai Jurjiz, sebab itu hanya makelarnya," Tegasnya

"Kalaupun saya dilaporkan, ya tidak masalah, sebab, Saya tidak melakukan penipuan terhadap Kiai Jurjiz, nanti jika Sugianto membatalkan pembelian tanah, saya tinggal mengembalikan uangnya, selesai kan," kilahnya.

Dalam pemberitaan sebelumnya, Kiai Jurjiz melaporkan melaporkan Jufri atas dugaan penipuan jual beli tanah yang ada di Desa Ketawang Laok Kecamatan Guluk-guluk Kab Sumenep

Sementara Kabag Humas Polres Kab. Sumenep, Widiarti mengakui pelaporan yang dilakukan kiai Jurjiz sudah masuk dan ditangani Kanit Pidum, kita tunggu hasilnya.

"Ya, berkas sudah masuk di polres, kita tunggu hasilnya, pasti nanti dikabari," pungkasnya. AR

 

Berita Terbaru

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekosistem produk halal dengan menggelar fasilitasi sertifikasi halal massal bagi p…

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kenyamanan warga menjadi prioritas utama dalam pengelolaan parkir di Kota Mojokerto. Untuk itu, Pemerintah Kota Mojokerto melalui …

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda   ‎

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda  ‎

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Gugatan puluhan pedagang pasar tradisional Kota Madiun terhadap pemerintah Kota Madiun menguak dugaan cacat prosedural dalam p…

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Gresik sukses menggelar Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 yang diikuti sebanyak 1.111 peserta di kawasan Wisma J…

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

SURABAYA PAGI, Pacitan- Aksi brutal dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap seorang pedagang tempe di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Korban yang…