Guru SD-SMP di Surabaya Wajib Work From Home

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Supomo.sp/sp
Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Supomo.sp/sp

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Terhitung sejak tanggal 18 Agustus 2020 seluruh guru SD dan SMP Negeri maupun Swasta di Kota Surabaya diwajibkan untuk bekerja dari rumah atau Work From Home.

Hal ini berdasarkan surat edaran dari Pemerintah Kota Surabaya yang memerintahkan melalui surat edaran nomor 800/7311/436.8.3/2020 tanggal 15 Agustus 2020 untuk melaksanakan tugas kedinasan di rumah dalam rangkah pencegahan penyebaran Covid-19.

Dari surat edaran tersebut, Surabaya Pagi mencoba meminta pendapat dan pandangan dari beberapa guru SD dan SMP Negeri maupun Swasta Kota Surabaya.

Seperti Felycia Dewi Witanto selaku asisten School Founder dan pengajar dari SD Growing Kid School. Ia mengaku bila mematuhi surat edaran tersebut demi kebaikan bersama antara murid, pengajar, dan orang tua.

"Wajib dipatuhi dan didukung namun tetap harus disesuaikan dengan kondisi sekolah masing - masing, karena kita swasta, jadi hak siswa dan orang tua juga wajib kita berikan dengan mengadakan pembelajaran lancar," ungkapnya.

Senada dengan hal tersebut, Gun selaku salah satu pengajar SD St. Yosef Surabaya juga mengaku bila pihaknya setuju dengan surat edaran tersebut. Bahkan sebelumnya pihaknya sudah melakukan shifting dengan teknis para guru masuk bergantian.

"Saya setuju dgn adanya surat edaran Walikota mengenai WFH untuk para guru. Sebenarnya, sebelum ada surat edaran tersebut di SD St Yosef, bapak ibu guru sudah dibuat shifting, masuk bergantian. Dan saat masuk di sekolahpun, saat PJJ tidak dalam satu ruangan, tetapi melakukn PJJ di ruang kelas masing-masing," terangnya.

SD St. Yosef juga menekankan protokol kesehatan yang cukup ketat. Pihaknya mengaku bila dalam pelaksanaan WFO atau Work From Office dengan mewajibkan menggunakan masker, pengecekan suhu tubuh dan membawa baju ganti sebelum ataupun sesudah meninggal sekolah.

Nampaknya surat edaran yang diberikan oleh Pemerintah Kota Surabaya tidak hanya di respon positif oleh sekolah-sekolah Swasta saja, seperti salah satu pengajar di SMPN 25 Surabaya, Muhammad Shobar yang mengaku bila dirinya setuju dengan surat edaran tersebut.

"Setuju. Karena lebih aman WFH, resikonya kecil. Sampai ada pemberitahuan lebih lanjut," ungkapnya.

Hal serupa juga di ungkapkan oleh Untung selaku pengajar di SMPN 18 Surabaya. Ia mengatakan bila jika memang surabaya masih benar-benar belum hijau sudah sewajar guru juga diselamatkan. Mengingat guru adalah pahlawan bangsa, untuk mencerdaskan generasi masa depan.

"Jangan sampai guru tumbang karena ego dan salah satu kepentingan seseorang saja. Wfh ini adalah kebijakan yang tepat, mengingat di Surabaya akhir-akhir ini sekolah menjadi klaster baru. Dari beberapa info juga, puluhan guru ini terpapar oleh Covid. Jadi jangan sampai, Surabaya sudah kekurangan guru dan jangan sampai ada kebijakan yang menumbangkan para guru," tegasnya saat di hubungi oleh Surabaya Pagi.

Untung juga berpesan kepada para pengampuh kebijakan, untuk tidak membuat kebijakan tanpa melakukan kajian terlebih dahulu.

"Harapan saya sebagai guru jangan terlalu buru-buru mengambil keputusan, karena corona tidak main-main," keluhnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Supomo mengatakan bahwa Pemerintah Kota Surabaya ingin mengendalikan penyebaran Covid-19.

"Ini kita memakai tritment sekarang ini guru WFH dulu. Setelah WFH kita lakukan analisa. Kita juga ingin mengerti efek atau dampak dari WFH itu bagaimana," terangnya.

Disinggung, hingga kapan surat edaran tersebut berlaku. Supomo mengatakan bila belum diketahui hingga kapan WFH tersebut berlangsung.

"Sampai nanti menurut analisa memungkin untuk di berlakukan lagi WFO. Mangkanya didalam surat itu kan nanti sampai pemberitahuan lebih lanjut," ujarnya

Supomo juga menjelaskan bila selama program WFH, analisa atau kajian untuk dibukanya kembali proses belajar tatap muka masih tetap berjalan.

"Kajiannya jalan, rencana tatap muka jalan. Jadi kita ini harus berani melawan Covid. Secara melawan Covid adalah kita memahami pola-pola penyebaran Covid. Rencana nanti untuk sekolah yang akan kita buka kita pastikan semua yang hadir di sekolah itu dalam kondisi sehat, tidak ada satupun yang positif Corona," pungkasnya.Byt

 

Berita Terbaru

PKB Magetan di Pusaran Dugaan Korupsi Dana Hibah Pokir 

PKB Magetan di Pusaran Dugaan Korupsi Dana Hibah Pokir 

Selasa, 05 Mei 2026 19:53 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 19:53 WIB

SURABAYA PAGI, Magetan- ‎Respon publik cukup beragam pasca penetapan Ketua DPRD Magetan periode 2024-2029 Suratno, sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi …

Peringati Hari Bumi, PLN UIT JBM Tanam Pohon dan Perkuat Program GI Andal di Jatigedong

Peringati Hari Bumi, PLN UIT JBM Tanam Pohon dan Perkuat Program GI Andal di Jatigedong

Selasa, 05 Mei 2026 19:52 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 19:52 WIB

SurabayaPagi, Jombang – Dalam rangka memperingati Hari Bumi, PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) menggelar aksi penanaman pohon di l…

Luncurkan SUV Listrik MGS5 EV, MG Bidik Pasar Kendaraan Keluarga dan Percepatan Elektrifikasi

Luncurkan SUV Listrik MGS5 EV, MG Bidik Pasar Kendaraan Keluarga dan Percepatan Elektrifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 19:48 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 19:48 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Produsen otomotif MG Motor Indonesia memperkenalkan kendaraan listrik terbarunya, MGS5 EV, di Surabaya, Jawa Timur. Peluncuran ini m…

Bupati Gresik Tekankan Integritas Pengadaan BLUD, Kepala Puskesmas Diminta Tak Bertindak Sepihak

Bupati Gresik Tekankan Integritas Pengadaan BLUD, Kepala Puskesmas Diminta Tak Bertindak Sepihak

Selasa, 05 Mei 2026 19:31 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 19:31 WIB

SURABAYApAGI.com, Gresik – Fandi Akhmad Yani menegaskan pentingnya tata kelola pengadaan barang dan jasa yang profesional dan berintegritas dalam lingkungan B…

Sidang Korupsi Ponorogo Ungkap Miliaran Rupiah Mengalir Ke 6 Parpol Untuk Mahar Politik 

Sidang Korupsi Ponorogo Ungkap Miliaran Rupiah Mengalir Ke 6 Parpol Untuk Mahar Politik 

Selasa, 05 Mei 2026 19:08 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 19:08 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Tabir dugaan praktik mahar politik untuk mendapatkan dukungan partai dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Ponorogo…

Hearing di Komisi C DPRD Surabaya,  Proyek Pembangunan PT Wulandaya Capai Kesepakatan dengan Warga

Hearing di Komisi C DPRD Surabaya,  Proyek Pembangunan PT Wulandaya Capai Kesepakatan dengan Warga

Selasa, 05 Mei 2026 17:45 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 17:45 WIB

Surabaya Pagi - Polemik yang ada di Jalan Basuki Rahmat Nomor 165-167 tersebut menimbulkan adanya pro kontra di tengah-tengah warga. Akhirnya menemukan titik…