Tercemar Limbah, Air PDAM Berwarna Coklat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Air PDAM ini terlihat seperti air comberan berwarna coklat beberapa hari ini. SP/MUHAJIRIN KASRUN
Air PDAM ini terlihat seperti air comberan berwarna coklat beberapa hari ini. SP/MUHAJIRIN KASRUN

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Air Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Lamongan sejak beberapa hari ini berubah menjadi keruh dan kecoklatan. Kondisi seperti ini tidak saja terjadi saat ini saja tapi sudah sering. Meski kondisi air tidak layak dipakai, pihak manajemen masih saja nekad menyalurkan air keruh itu ke pelanggan.

Karuan saja, kondisi yang demikian ini membuat pelanggan PDAM berang. Tidak sedikit dari mereka menggerutu dengan air yang diterima oleh para pelanggan. "Ini air PDAM atau air comberan," kata Zainal yang mengetahui Kamar Mandi rumahnya tempat airnya terlihat coklat. 

Ia meminta kepada PDAM untuk melakukan langkah-langkah kongkrit, agar air yang saat ini berwarna coklat bisa kembali normal seperti biasa. "Situasi ini jangan lama-lama dibiarkan kasihan pelanggan," ujarnya.

Sementara itu,  Direktur PDAM Kabupaten Lamongan Ali Mahfudi saat dihubungi Senin (24/8/2020) terkait menghitamnya air PDAM untuk pelanggan tidak membantahnya. Menurut Ali menghitamnya air PDAM tiga hari ini disebabkan karena tercemar limbah.

Limbah tersebut kata Ali panggilan akrab Direktur PDAM, karena air baku Bengawan Solo tercemar mulai Jumat kemarin. Tercemarnya air PDAM ini kata Ali,  ia dapatkan informasi dari  PJT 1, selaku pengelola air baku Bengawan Solo.

Indikasinya kata Ali, ada pencemaran limbah domestik limbah industri di sepanjang Badan Bengawan Solo, utamanya di wilayah Blora dan Cepu. "Info yang saya terima ada pencemaran limbah, sehingga air baku Bengawan Solo jadi coklat seperti saat ini," kata Ali menjelaskan.

Kondisi seperti ini tambah Ali, belum diketahui kapan bisa berangsur normal. Namun ia memperkirakan air bisa kembali normal seperti biasa antara 2-3 hari ini."Insyaallah air akan kembali normal 2-3 hari seiring dengan turunnya tingkat pencemarannya," jelasnya.

Apakah limbah tersebut membahayakan, pihaknya masih belum bisa memastikan, ia kini terus melakukan koordinasi. "Ini di lapangan sedang menganalisa untuk menentukan dosing yang tepat untuk pembunuhan kimia nya," ujarnya.

Meski kondisi air berwarna coklat, suplai air ke pelanggan sampai saat ini masih tetap normal seperti biasa. Apalagi sampai saat ini tidak ada keluhan air itu berdampak gatal-gatal atau tidak. "Untuk suplai air kita terus lakukan, meski air kondisi coklat, dan sampai saat ini belum ada komplain dari masyarakat air itu berdampak tidak baik dengan kulit," ujarnya.

Sementara manajemen PDAM juga terus melakukan upaya lain, salah satunya dengan menentukan formulasi yang tepat, karena air baku Bengawan Solo kadar warnanya sering berubah-ubah," jelasnya.

Pihaknya juga telah meminta klarifikasi dari pihak PJT 1 selaku pengelola air  bengawan solo. Dan air di long storage antara Bojonegoro sampai dengan Babat, masih air lama, karena belum ada kiriman air hujan yang baru. jir

Berita Terbaru

Bulan Berkah, Kabupaten Mojokerto Terima Lima Bansos dari Pemprov Jatim

Bulan Berkah, Kabupaten Mojokerto Terima Lima Bansos dari Pemprov Jatim

Jumat, 27 Feb 2026 08:31 WIB

Jumat, 27 Feb 2026 08:31 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa memberikan Bantuan Sosial (Bansos) dan taliasih bagi pilar-pilar kesejahteraan…

Matangkan Strategi Angkutan Lebaran, DLU Siapkan 49 Armada Serta Tekankan Kelancaran Logistik

Matangkan Strategi Angkutan Lebaran, DLU Siapkan 49 Armada Serta Tekankan Kelancaran Logistik

Kamis, 26 Feb 2026 21:05 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 21:05 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Darma Lautan Utama (DLU) menggelar acara buka puasa bersama mitra usaha, agen, dan ekspedisi dengan mengusung tema “Tebar Keb…

Penanganan Ritel Modern, 3 Menteri Berseberangan

Penanganan Ritel Modern, 3 Menteri Berseberangan

Kamis, 26 Feb 2026 20:57 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 20:57 WIB

Mendes PDT, Stop Ekspansi ke Desa   Mendag, Minta Indomaret dan Alfamart Kolaborasi dengan Kopdes Merah Putih    PDIP Dukung Rencana Penghentian Indomaret d…

Rugikan Negara Rp 200 Triliun, Eks Dirut PT Pertamina Hanya Divonis 9 Tahun

Rugikan Negara Rp 200 Triliun, Eks Dirut PT Pertamina Hanya Divonis 9 Tahun

Kamis, 26 Feb 2026 20:55 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 20:55 WIB

Anak Buahnya, Edward Corne (EC) selaku eks VP Trading Operations PT Pertamina Patra Niaga, Divonis 10 tahun penjara    SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks D…

Pegawai BC Ditangkap di Kantornya, Komplotan Pemilik Koper Uang Rp 5 Miliar

Pegawai BC Ditangkap di Kantornya, Komplotan Pemilik Koper Uang Rp 5 Miliar

Kamis, 26 Feb 2026 20:52 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 20:52 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta – Kamis (26/2/2026) sore kemarin, KPK menetapkan seorang pegawai Bea Cukai, Budiman Bayu Prasojo (BBP), sebagai tersangka baru kasus s…

OJK Berharap Tahun 2026, Penyaluran Kredit UMKM Harus Kencang

OJK Berharap Tahun 2026, Penyaluran Kredit UMKM Harus Kencang

Kamis, 26 Feb 2026 20:49 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 20:49 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Dengan perpanjangan ini, ia berharap bunga kredit makin kompetitif sehingga penyaluran kredit UMKM bisa lebih kencang tahun ini.…