Pakar Epidemiologi Sarankan KBM Tatap Muka di Zona Hijau

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Simulasi sekolah tatap muka di Surabaya. SP/ DECOM
Simulasi sekolah tatap muka di Surabaya. SP/ DECOM

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Saat ini uji coba sekolah tatap muka dilakukan di sejumlah daerah di Jawa Timur. Pakar epidemiologi menyarankan sebaiknya sekolah tatap muka dibuka di zona hijau.

Jika ingin membuka sekolah tatap muka, Windhu menyebut ada sejumlah hal yang perlu dilakukan. Yakni meminta pendapat dari seluruh pihak, terkait apakah daerah tersebut sudah tak berisiko atau masih berisiko tinggi.

"Pertama kalau mau buka yang (zona) kuning, panggil semua stakeholder yang berkaitan dengan sekolah, ahli kesehatan, Ikatan Anak, dokter, ahli kesehatan, ahli profesional di bidang pendidikan, wakil wali murid, komnas perempuan, komisi perlindungan anak dipanggil ngomong bareng berani enggak membuka di daerah kuning. Jadi jangan sampai kita ini langsung melakukan tanpa mendengarkan pendapat para ahli, profesional," pesan Windhu.

Windhu juga menyebut jangan sampai daerah yang baru seminggu turun menjadi zona kuning, lantas buru-buru membuka sekolah. Menurutnya, harus menunggu zona kuning tersebut stabil selama minimal empat minggu.

Windhu menyebut kegiatan belajar mengajar memang tidak boleh berhenti. Salah satunya bisa dilakukan dengan cara lain seperti pembelajaran jarak jauh.

"Karena sekolah itu adalah yang tidak esensial, bisa ditunda, pembelajaran tidak boleh berhenti tapi ada cara lain dengan jarak jauh. Jadi harusnya itu tetapi kan SKB (menteri) sudah berubah, yang kemarin sudah diperbolehkan di (zona) hijau sekarang boleh (di zona) kuning. Itu diserahkan kepada daerah nanti yang memutuskan buka atau tidak," imbuhnya.

Di kesempatan yang sama, Windhu juga mengingatkan risiko penularan pada anak. Di mana risiko tertularnya juga cukup tinggi.

Tak hanya itu, Windhu juga menyoroti bagaimana cara mengawasi anak-anak dalam perjalanan berangkat dan sepulang sekolah. Hal ini juga penting untuk disiapkan protokol kesehatannya.

"Kalau lingkungan sekolah ya gampang, guru menyediakan infrastruktur, tapi berangkat ke sekolah, pulang siapa yang mengawasi. Kalau pakai motor aman ya asal dia taat protokol. Kalau di transportasi umum siapa yang menjamin tidak ada penularan. Wong saya lihat saja ada bemo dalamnya ada yang pake msker ada yang tidak. Jaraknya dekat nggak sampai satu setengah meter," papar Windhu.

"Bagaimana jika pulangnya nggak langsung pulang, mampir ke warung kopi, warnet main game ramai-ramai, siapa yang mengawasi, padahal di daerah itu masih ada penularan. Jadi itu yang harus dilihat protokol kesehatan diatur di sana, tapi diluar itu," lanjutnya.  dsy12

 

Berita Terbaru

Pertamina Imbau Warga Jatim Tak Panic Buying, Pasokan BBM dan LPG Dipastikan Aman

Pertamina Imbau Warga Jatim Tak Panic Buying, Pasokan BBM dan LPG Dipastikan Aman

Rabu, 01 Apr 2026 00:42 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 00:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus mengimbau masyarakat Jawa Timur untuk tidak melakukan pembelian berlebihan (panic b…

Bupati Madiun Tekankan Skala Prioritas dan Penurunan Kemiskinan

Bupati Madiun Tekankan Skala Prioritas dan Penurunan Kemiskinan

Selasa, 31 Mar 2026 22:50 WIB

Selasa, 31 Mar 2026 22:50 WIB

‎SURABAYAPAGI.com,  Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mencatat lebih dari seribu usulan masyarakat dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Mus…

Krisis Kepercayaan Jadi Pemicu, Warga Tetap Antre BBM Meski Pemerintah Pastikan Tak Ada Kenaikan 

Krisis Kepercayaan Jadi Pemicu, Warga Tetap Antre BBM Meski Pemerintah Pastikan Tak Ada Kenaikan 

Selasa, 31 Mar 2026 20:18 WIB

Selasa, 31 Mar 2026 20:18 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemerintah memastikan tidak ada kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), baik subsidi maupun nonsubsidi, per 1 April 2026. Namun ba…

Harga Produk Plastik Melonjak hingga 50 Persen di Pasar Besar Madiun

Harga Produk Plastik Melonjak hingga 50 Persen di Pasar Besar Madiun

Selasa, 31 Mar 2026 17:43 WIB

Selasa, 31 Mar 2026 17:43 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Kota Madiun – Kenaikan harga barang berbahan plastik melonjak signifikan. Dalam beberapa waktu terakhir, lonjakan harga disebut mencapai 40 h…

Isu Kenaikan Harga BBM Per April Picu Kepanikan, Warga Pilih isi Full Tank

Isu Kenaikan Harga BBM Per April Picu Kepanikan, Warga Pilih isi Full Tank

Selasa, 31 Mar 2026 17:39 WIB

Selasa, 31 Mar 2026 17:39 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Isu potensi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) imbas memanasnya konflik di Timur Tengah mulai memicu keresahan di masyarakat.…

Pemkot Mojokerto Pastikan Kualitas MBG, Ning Ita Turun Langsung Cek Dapur SPPG

Pemkot Mojokerto Pastikan Kualitas MBG, Ning Ita Turun Langsung Cek Dapur SPPG

Selasa, 31 Mar 2026 16:47 WIB

Selasa, 31 Mar 2026 16:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan…