Modus Test Drive, Pria di Tangerang Sikat Harley

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
TL, tersangka pencurian motor Harley Davidson saat digelandang petugas.
TL, tersangka pencurian motor Harley Davidson saat digelandang petugas.

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Tangerang – Kasus pencurian motor Harley Davidson di Ciputat Timur, Tangerang Selatan yang sempat viral di medsos beberapa waktu yang lalu akhirnya terungkap.

Dalam kasus tersebut, polisi meringkus tersangka berinisial TL (43).

Dari pemeriksaan sementara, tersangka mengaku melakukan aksi tersebut sebanyak dua kali dengan menggunakan modus pura-pura test drive.

"Penyidik mengembangkan kasus ini. Ternyata penyidik berhasil juga menyita satu unit Honda Rebel yang ternyata pelaku pada Juni 2020 melakukan hal yang sama dan modus yang sama di mana hendak membeli kendaraan, mencoba, lalu membawa kabur," kata Kapolres Tangerang Selatan AKBP Iman Setiawan di Mapolres Metro Tangerang Selatan, Jalan Promoter, Kecamatan Serpong, Tangerang Selatan, Kamis (27/8/2020).

Iman mengatakan pelaku pertama kali mencuri motor gede pada Juli 2020 di kawasan Serpong, Tangerang. Saat itu pelaku mendatangi korban dan berniat membeli motor tersebut.

Pelaku diketahui memiliki pengetahuan yang baik perihal spesifikasi motor besar yang menjadi sasarannya. Hal itu membuat korban teperdaya dan yakin pelaku akan membeli motor tersebut.

Polisi menyebut TL adalah pelaku tunggal. Namun polisi mengaku masih akan mengembangkan kasus ini. Apakah pelaku terlibat dalam sebuah sindikat.

Dalam kesempatan yang sama, polisi menuturkan motif pelaku melakukan Tindakan kejahatan karena ekonomi.

Iman mengatakan pelaku berniat menjual kembali motor tersebut. Belum diketahui ke mana pelaku hendak menjualnya, namun harganya diyakini lebih murah dari pasaran.

Selain mengamankan pelaku, polisi menyita barang bukti satu unit Harley Davidson dan satu unit motor Honda Rebel.

Atas perbuatannya tersebut pelaku dijerat dengan Pasal 378 dan 372 KUHP dengan ancaman 4 tahun penjara.

 

 

 

Berita Terbaru

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) siap berjuang mati-matian. Menurutnya pernyataan Jokowi itu menjadi dorongan moral dan militansi…

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Setelah tak jabat Kepala Staf Kepresidenan (KSP) dan kini jadi Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia…

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengundang organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam pada Selasa (3/2) siang. Apa yang akan…

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komnas Anak berharap kasus ini tidak berlarut-larut. Sebab, konflik yang terus menerus terekspos di media dikhawatirkan akan…

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Drama perseteruan antara pihak Ressa dan Denada memasuki babak baru yang makin panas. Tak main-main, Dino Rossano Hansa selaku Om…

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Saat pidato di Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026, di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026), Presiden Prabowo…