DPP PDIP Harusnya Usung Puti di Pilwali Surabaya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Puti Guntur Soekarno, saat mengikuti kontestasi Pilgub Jatim 2018.
Puti Guntur Soekarno, saat mengikuti kontestasi Pilgub Jatim 2018.

i

Permintaan dan Masukan dari Mantan Ketua DPC PDIP Surabaya Periode 2005-2010

 

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Hingga Sabtu (29/8/2020), DPP PDI Perjuangan masih menyimpan erat-erat siapa nama yang bakal diusung di pemilihan kepala daerah Kota Surabaya 9 Desember 2020 mendatang.

 

Melihat adanya “kegalauan” dari DPP PDIP, ada masukan dari mantan Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya periode 2005-2010, Saleh Ismail Mukadar. Saleh meminta DPP PDIP mengusung Puti Guntur Soekarno, cucu dari Presiden Ir Soekarno untuk dijagokan dalam Pilkada Kota Surabaya.

 

Masukan dan permintaan ini ditulis Saleh Ismail Mukadar di laman facebooknya, yang dikutip Surabayapagi.com, Sabtu (29/8/2020). “Bila DPP PDI Perjuangan jeli melihat situasi, jalan keluar terbaik adalah menurunkan Puti Guntur Soekarno,” tulis Saleh yang pertama kali diposting di laman facebook pribadi Saleh pada Sabtu (29/8/2020) pukul 04:33 WIB.

 

Dengan menurunkan Puti, tambah Saleh, akan bisa dipasangkan dengan tokoh siapapun, dan bisa diterima oleh Tri Rismaharini, yang selama ini selalu menjadi kartu turf untuk memasukkan nama jagonya di DPP PDIP. Karena posisi Risma merupakan Ketua DPP PDIP bidang Kebudayaan.

 

“Puti Guntur Soekarno dipasangkan dengan siapapun sekalipun bukan dengan Erik (Eri Cahyadi, red) pasti akan diterima oleh Risma. Apalagi bila dipasangkan dengan Erik yang selama ini dijagokan Risma,” ucap pria yang pernah menjadi Manajer Persebaya Surabaya saat menjuarai Liga Indonesia 1997 saat itu.

 

Menurut politisi PDIP itu, Menurunkan Puti ke Surabaya selain menghindarkan menyelesaikan persoalan perbedaan antara DPP dengan Risma juga menyatukan faksi-faksi dalam PDI Perjuangan yang ada di Surabaya. “Jadi sebaiknya menyatukan faksi-faksi dalam PDIP di Surabaya, sehingga peluang menang dan tetap mempertahankan hegemoni Partai ini di Surabaya guna memelihara dan merawat keberagaman dan toleransi bisa terus dilanjutkan” tulis Saleh.

Saleh juga berbicara, melepas Risma dalam kondisi seperti saat ini adalah kerugian terbesar bagi PDI Perjuangan baik untuk kepentingan Surabaya maupun kepentingan Nasional.

“Karena ketika Risma dilepas maka secara otomatis PDI Perjuangan juga melepas aset sosial yang telah dibangun Risma selama sepuluh tahun justru dengan fasilitas yang disiapkan oleh PDI Perjuangan, dan aset sosial yang tidak boleh diremehkan itu pertama akan ditangkap dan menjadi bagian dari aset lawan PDI Perjuangan di Surabaya,” tulisnya.

 

“Dan kedua, Risma sendiri akan digoreng oleh lawan Politik PDI Perjuangan ditingkat Nasional untuk menjadi salah satu pesaing Presiden mengingat Gubernur DKI yang selama ini dijagokan Elektabilitas nya tidak pernah bisa melebihi Ganjar Pranowo karena faktor etnis,” tambah politisi yang juga mantan wartawan ini.

 

Postingan Saleh Ismail Mukadar di laman Facebooknya ini, hingga pukul 11:00 WIB, sudah dikomentari 60 komentar, dan telah mendapat like sebanyak 74 kali. Ada salah satu komentar, yang mempertanyakan Puti maju di Pilwali Surabaya. “Mbak puti?? Yakin bah bs menang d sby?? SedangKn kiprah nya mbk puti blm banyak terekspos...” tulis Muhammad Denny di kolom komentar Saleh.

 

Saleh pun membalas komentar tersebut, “elektabilitas Puti jauh diatas semua calon saat ini ingat dia adalah peraih suara terbanyak pada Pileg 2019”.

 

Kemudian dibalas komentar kembali oleh Muhammad Denny, “semoga saja benar.. Saya pribadi bukan simpatisan pdip.. Tp saya menunggu calon alternatif yg d tawarkan pdip.. Klo WS maju..?? Gak tak buka kertas gambar e WS... hehehe”. (put/rmc)

Berita Terbaru

Sidak SPPG Grogol, DLH Ponorogo Temukan IPAL Tak Standar dan Larang Hasilkan Limbah 

Sidak SPPG Grogol, DLH Ponorogo Temukan IPAL Tak Standar dan Larang Hasilkan Limbah 

Jumat, 17 Jul 2026 19:43 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 19:43 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ponorogo bergerak cepat merespons keluhan masyarakat terkait dugaan pencemaran lingkungan oleh…

Wujudkan Pasar Pangan Aman, Balai POM di Bima Gandeng Pengelola Pasar dan Saka POM Sisir Pasar Amahami

Wujudkan Pasar Pangan Aman, Balai POM di Bima Gandeng Pengelola Pasar dan Saka POM Sisir Pasar Amahami

Jumat, 17 Jul 2026 17:19 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 17:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, BIMA – Dalam upaya memberikan jaminan perlindungan kesehatan bagi masyarakat dari bahaya pangan yang tidak memenuhi syarat, Balai Pengawas O…

Bapenda Surabaya Periksa Pajak Rumah Makan Ny Suharti, Minta Dokumen Keuangan selama Setahun

Bapenda Surabaya Periksa Pajak Rumah Makan Ny Suharti, Minta Dokumen Keuangan selama Setahun

Jumat, 17 Jul 2026 17:16 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 17:16 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya– Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Surabaya mulai mengintensifkan pemeriksaan kepatuhan Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) t…

PLN UIT JBM Tegaskan Komitmen Hadirkan Sistem Transmisi Andal pada Surabaya Electric Forum 2026

PLN UIT JBM Tegaskan Komitmen Hadirkan Sistem Transmisi Andal pada Surabaya Electric Forum 2026

Jumat, 17 Jul 2026 16:41 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 16:41 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) turut mendukung penyelenggaraan Surabaya Electric Forum 2…

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya – Sebanyak 447 anak di Jawa Timur kini memiliki kepastian hukum yang menjadi pintu masuk untuk memperoleh berbagai hak dasar sebagai …

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP  ‎

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP ‎

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya SILPA Tahun Anggaran 2025 yang mencapai sekitar Rp210 miliar menjadi perhatian DPRD Kota Madiun. Ketua DPRD Kota Madiun Arm…