Soal Gas Elpiji 3 Kg Telat di Jombang, Begini Penjelasan Pertamina

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gas elpiji 3 kilogram. (SP/M. Yusuf)
Gas elpiji 3 kilogram. (SP/M. Yusuf)

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Terkait pasokan gas elpiji 3 kilogram yang sulit didapatkan dan berkurang pada sejumlah daerah di Jombang, Jawa Timur, pihak Pertamina angkat bicara. 

Kabar tersendatnya pasokan elpiji 3 kilogram di Jombang, juga langsung mendapat respon. Secara cepat, pihak Pertamina meminta timnya turun melakukan pengecekan di sejumlah agen distributor dan pangkalan gas elpiji di kota santri.

Section Head Communication Relation Pertamina Marketing Operation Region (MOR) V Jatimbalinus, Ahad Rahedi menegaskan, bahwasanya tidak ada kelangkaan gas elpiji 3 kilogram di Jombang. Hanya saja, permintaan gas elpiji melon tersebut mengalami lonjakan belakangan ini.

"Kelangkaan belum tentu disebabkan karena barang tidak tersedia. Kelangkaan bisa terjadi karena pada saat yang bersamaan permintaan akan barang tersebut meningkat," tegasnya, kepada jurnalis, Rabu (09/9/2020). 

Ahad menerangkan, adanya peningkatan konsumsi elpiji 3 kg di beberapa lokasi di Kabupaten Jombang.bisa disebabkan oleh banyak hal. Diantaranya mulai berangsur pulihnya kegiatan ekonomi masyarakat yang membutuhkan elpiji. 

"Stok elpiji di sebanyak 30 agen elpiji dan 716 pangkalan yang tersebar di 21 kecamatan di Kabupaten Jombang, aman. Selama pandemi Covid-19 berlangsung, pihak Pertamina tidak pernah melakukan pengurangan pasokan elpiji 3 kg di semua daerah," terangnya. 

Ahad menjelaskan, untuk di Jombang, kebutuhan elpiji 3 kg mencapai 106.000 tabung. Dan Ahad memastikan, untuk setiap harinya semua kebutuhan itu terpenuhi. 

"Kita Pertamina, dari awal pandemi bulan Maret, sebanyak 106.000 tabung kita kirim setiap hari. Tidak ada pengurangan dari Pertamina, baik ke agen maupun pangkalan. Hingga tanggal 31 Agustus 2020 Pertamina sudah menyalurkan elpiji bersubsidi 3 kg bagi masyarakat Jombang sebanyak 31.900 Metrik Ton (MT)," jelasnya.

Ahad mengungkapkan, bahwa Pertamina memiliki tanggung jawab untuk memastikan pasokan gas elpiji di tingkat agen hingga pangkalan. Yang terjadi di Jombang, tersendatnya pasokan elpiji terjadi di tingkat pengecer. 

"Yang terjadi itu di tingkat pengecer, itu tidak bisa dipertanggungjawabkan. Tadi sudah dicek, hampir di beberapa titik pangkalan semuanya (gas elpiji 3 kg, red) ada setiap pagi," ungkapnya.

Kemudian Ahad kembali mengingatkan, kepada masyarakat yang berhak mengakses gas elpiji bersubsidi itu untuk membeli di pangkalan atau agen. "Saya memastikan, pasokan tidak akan ada keterlambatan maupun kelangkaan," ujarnya. 

Sedangkan masyarakat yang tidak berhak menggunakan elpiji bersubsidi 3 kg, agar menggunakan Bright Gas 5,5 kg dan 12 Kg. Seperti masyarakat dengan ekonomi menengah ke atas, aparatur sipil negara (ASN) dengan eselon tertentu, TNI/POLRI, pengusaha cafe, dan restoran.

"Sehingga tidak mengurangi hak masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), yang seharusnya berhak menggunakan LPG Bersubsidi 3 kilogram tersebut," pungkasnya. suf

Berita Terbaru

Kuasa Hukum Minta Sugiri Bebas Murni

Kuasa Hukum Minta Sugiri Bebas Murni

Selasa, 21 Jul 2026 16:31 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 16:31 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya– Tim Penasihat Hukum Bupati nonaktif Ponorogo Sugiri Sancoko angkat suara mengenai konstruksi dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi P…

Bupati Gus Barra Salurkan Insentif bagi 1.661 Kepsek dan Guru PAUD

Bupati Gus Barra Salurkan Insentif bagi 1.661 Kepsek dan Guru PAUD

Selasa, 21 Jul 2026 15:41 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 15:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kabupaten Mojokerto mengucurkan bantuan insentif jasa pendidik tahun anggaran 2026 kepada 1.661 kepala sekolah dan…

Anggarkan Rp400 Miliar, Pemkab Sidoarjo Percepat Pembebasan Lahan Flyover Gedangan

Anggarkan Rp400 Miliar, Pemkab Sidoarjo Percepat Pembebasan Lahan Flyover Gedangan

Selasa, 21 Jul 2026 15:26 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 15:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Sebagai langkah strategis mempercepat pembebasan lahan proyek Flyover Gedangan, saat ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo…

Tandai 182 Bangunan, Pemkot: Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Surabaya Masuki Tahap III

Tandai 182 Bangunan, Pemkot: Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Surabaya Masuki Tahap III

Selasa, 21 Jul 2026 15:20 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 15:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka mengembalikan fungsi sungai sekaligus mengurangi risiko banjir di wilayah Kecamatan Asemrowo dan Kecamatan…

Sambut HUT RI ke-81, Pemkot Surabaya Perbolehkan Tarik Sumbangan Tanpa Paksaan

Sambut HUT RI ke-81, Pemkot Surabaya Perbolehkan Tarik Sumbangan Tanpa Paksaan

Selasa, 21 Jul 2026 15:14 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 15:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya baru saja menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 100.3.4.3/16871/436.1.1/2026 terkait sumbangan…

Genjot Layanan Kependudukan, Disdukcapil Trenggalek Tuntaskan 100 Akta Kelahiran Anak

Genjot Layanan Kependudukan, Disdukcapil Trenggalek Tuntaskan 100 Akta Kelahiran Anak

Selasa, 21 Jul 2026 14:47 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 14:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Hingga Juni 2026, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Trenggalek mencatat capaian membanggakan dalam…