Dikeroyok 20 Orang Setelah Pulang Ngopi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Suasana persidangan kasus penganiayaan anggota pencak silat Pagar Nusa yang digelar secara online di Pengadilan Negeri Surabaya, Rabu (9/9). SP/ Patrik Cahyo
Suasana persidangan kasus penganiayaan anggota pencak silat Pagar Nusa yang digelar secara online di Pengadilan Negeri Surabaya, Rabu (9/9). SP/ Patrik Cahyo

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Sidang perkara penganiayaan antara 2 perguruan pencak silat hingga mencederai satu orang digelar di Pengadilan Negeri Surabaya, Rabu (9/9).

Dua perguruan pencak silat yang terlibat yakni perguruan pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dan perguruan pencak silat Pagar Nusa.

Sidang digelar langsung secara online dengan menghadirkan saksi korban untuk memberikan keterangan di persidangan di Ruang Cakra, Pengadilan Negeri Surabaya, Jawa Timur, Rabu (9/9). 

Majelis Hakim Basrie menanyakan langsung kepada saksi yang hadir dalam persidangan tersebut.

“Saksi bagaimana peristiwa pengeroyokan yang dilakukan oleh terdakwa, bisa dijelaskan seperti apa saat kejadiannya?” ungkap Majelis Hakim.

Korban yang hadir dalam sidang tersebut memberikan keterangan terkait dengan pengeroyokan yang dialaminya. Muhammad Ikbal menjelaskan kejadian itu bermula setelah pulang dari ngopi di daerah Korem, pukul 12:00 dihadang kurang lebih 20 orang hingga terjadi pengeroyokan.

“Setelah ditanya oleh orang yang menghadang korban dengan mengatakan kamu orang apa? Tanpa basa – basi korban langsung melarikan diri dan dikeroyok dengan memukul serta menginjak – injak kepala yang dilakukan di bawah tol sampai luka pada bagian kepala, memar mata kiri, hidung dan mulut bagian kanan keluar darah,” ungkapnya.

Korban diapit menggunakan tangan kanan pada leher hingga tidak bisa bernafas. Setelah itu dilihat di dalam jok sepeda motor korban ditemukan terdakwa selendang Pagar Nusa. Pengeroyokan berujung pada permintaan maaf oleh terdakwa dengan memberikan uang berobat dan surat pernyataan damai.

Dalam persidangan tersebut tidak ditemukan perkara masalah perselisihan antara PSHT dan persilatan Pagar Nusa.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Andhi Ginanjar merespon perkara sidang dengan memberikan tenggang waktu untuk menghadirkan saksi kedua. “Sidang ditunda minggu depan sambil menutup persidangan” ungkap JPU. Pat

 

Berita Terbaru

Sentuhan Humanis Kapolres Gresik di SLB

Sentuhan Humanis Kapolres Gresik di SLB

Kamis, 09 Apr 2026 19:40 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Suasana penuh kehangatan dan haru menyelimuti kegiatan kunjungan Kapolres Gresik Ramadhan Nasution di SLB Kemala Bhayangkari 2 G…

SK Palsu Berkedok Rekrutmen PNS, Belasan Warga Datangi Kantor Pemkab Gresik

SK Palsu Berkedok Rekrutmen PNS, Belasan Warga Datangi Kantor Pemkab Gresik

Kamis, 09 Apr 2026 19:13 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 19:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Dugaan penipuan rekrutmen pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mulai terkuak setelah b…

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Satu unit handphone dibawa Komisi Pemberantasan Korupsi dari hasil penggeledahan di rumah pengusaha event organizer Faizal Rachman d…

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya baru-baru ini mencatat terjadi lonjakan kasus terhadap suspek penyakit campak yang mana…

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Perihal rencana dua koridor baru Bus Trans Jatim Malang Raya, saat ini masih menunggu anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur…

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Status Gunung Semeru masih berada di level tiga atau siaga pasca hujan deras yang mengguyur kawasan Gunung Semeru mengakibatkan…