12 Hari, Polres Gresik Ringkus 54 Budak Narkoba

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
54 budak narkoba dipertontonkan saat Polres Gresik menggelar konferensi pers Operasi Tumpas Narkoba Semeru. SP/M AIDID
54 budak narkoba dipertontonkan saat Polres Gresik menggelar konferensi pers Operasi Tumpas Narkoba Semeru. SP/M AIDID

i

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Polres Gresik dan polsek jajaran berhasil meringkus 54 budak narkotika dan obat-obatan terlarang. Mereka dibekuk dalam giat Tumpas Narkoba Semeru yang berlangsung selama 12 hari.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto menerangkan selama operasi tersebut pihaknya bekerja keras sehingga mengamankan tersangka dalam jumlah cukup besar dengan barang bukti sabu-sabu, ganja dan pil dobel L.

"Kami berkomitmen untuk menumpas narkoba di Gresik. Selama 12 hari kita amankan 54 tersangka dari 45 kasus. Ini bukti keseriusan kami," katanya, Kamis (10/9/2020).

Alumnus Akpol 2001 ini mengungkapkan, dari ungkap kasus narkoba kali ini pihaknya juga menangkap 4 tersangka yang masih di bawah umur serta berstatus pelajar.

Mantan Kapolres Ponorogo ini berharap ke masyarakat untuk ikut serta aktif melawan narkoba. Dengan dimulai dari lingkungan sekitar serta pengawasan keluarga untuk meminimalisir anak terjerumus narkoba.

"Dan kami meminta peran aktif orang tua agar para anak-anak tidak terjerumus, mari kita lawan narkoba bersama-sama," tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Kapolres Arief bersama Dandim 0817 Letkol Inf Taufik Ismail, Wabup Gresik Moh Qosim, Wakil Ketua DPRD Ahmad Nurhamim serta Ketua MUI KH Mansoer Shodiq melaksanakan pemusnahan barang bukti narkoba.

Terpisah, Kasatreskoba AKP Heri Kusnanto menyatakan selain mengamankan tersangka pihaknya juga menyita sejumlah barang bukti diantaranya sabu-sabu seberat 139,82 gram, 1733 butir pil dobel L serta ganja 2,89 gram.

Terkait dengan tersangka yang masih di bawah umur, Heri mengaku akan mengenakan pasal yang berlaku sesuai undang-undang perlindungan anak.

"Tentang tersangka yang masih di bawah umur itu kami tangkap di lokasi berbeda. Selain pengguna kita juga menangkap pelaku pengedar narkoba. Paling banyak dari wilayah selatan," imbuh Heri. did

Berita Terbaru

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Takmir Masjid At-Taqwa di Desa Bayubang Kecamatan Solokuro Lamongan Jawa Timur, dibuat murka oleh pelayanan PLN, lantaran…

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai langkah kongkrit dalam komitmen menjalankan instruksi Pemerintah Pusat untuk efesiensi energi, Pemkab Lamongan telah…

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang bersih dan t…

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

SURABAYA PAGI, Malang - BPJS Ketenagakerjaan menghadirkan fitur antrean online pada Layanan Tanpa Kontak Fisik atau Lapak Asik mulai 1 April 2026 guna …

PKL Alun-alun Madiun Tolak Relokasi, Tempat Baru Dinilai Merugikan Pedagang 

PKL Alun-alun Madiun Tolak Relokasi, Tempat Baru Dinilai Merugikan Pedagang 

Kamis, 02 Apr 2026 14:01 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 14:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kota Madiun - Pedagang kaki lima (PKL) di kawasan alun-alun Kota Madiun menolak relokasi yang direncanakan Pemkot Madiun. Alasannya tempat…

Lem Rajawali Lakukan Transformasi Brand 2026, Luncurkan Produk Baru dan Perkuat Ekspansi Pasar

Lem Rajawali Lakukan Transformasi Brand 2026, Luncurkan Produk Baru dan Perkuat Ekspansi Pasar

Kamis, 02 Apr 2026 13:57 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 13:57 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Lem Rajawali, brand milik Mikatasa Group, resmi melakukan transformasi brand secara menyeluruh pada 2026 sebagai upaya memperkuat p…