Mobil Paslon Mojokerto IkBar Bawa Segebok Uang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Screenshot video tumpukan uang yang bercecer di salah satu mobil timses paslon di Mojokerto.
Screenshot video tumpukan uang yang bercecer di salah satu mobil timses paslon di Mojokerto.

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Viralnya video mobil bercoretkan nama pasangan calon (paslon) nomor urut 1, Ikfina Fahmawati-Muhammad Al Barra (IkBar) yang berisi tumpukan uang pecahan Rp 100 ribuan, disorot Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Mojokerto.

Terbukti, lembaga yang berkantor di Jalan Raya Bangsal, Kecamtan Bangsal, Kabupaten Mojokerto ini langsung turun untuk melakukan investigasi terkait masalah ini.

Ketua Bawaslu Kabupaten Mojokerto, Aris Fahrudin Ashat saat dikonfirmasi mengatakan hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan masuk soal beredarnya video ini. Namun demikian, pihaknya mengaku bakal melakukan investigasi lebih dalam.

"Kita akan melakukan investigasi lebih dalam lagi terkait maksud dan tujuan serta pernak pernik lainnya dari pembuatan video ini," jelasnya melalui sambungan ponselnya, Minggu (4/10/2020) sore.

Mantan aktivis PMII ini menyebut, pada prinsipnya apa yang didugakan terkait masalah money politic masih sangatlah lemah, sebab itu belum terjadi. "Unsur money politic itu harus ada yang memberi dan yang diberi uang. Tapi dalam video berdurasi singkat itu tidak ada hal tersebut. Jadi bisa dikatakan belum ada peristiwa yang mendukungnya. Dan lagi uang itu mau dibuat apa juga belum jelas," tegasnya. 

Aris menambahkan, mobil yang berisi tumpukan uang itu masih dikategorikan lumrah. Hanya saja, karena itu mobil dari salah satu tim sukses paslpn maka dikait-kaitkan dengan money politic. "Mobil timses maupun non timses itu lumrah kalau di dalamnya berisi banyak uang," pungkasnya.

Seperti diketahui, beredar viral video mobil Daihatsu Xenia putih bernopol S 1012 SC di sejumlah grup whatsapp (WA) Mojokerto. Pasalnya, mobil bercoret cat pilox bertuliskan pasangan calon (paslon) nomor urut 1, Ikfina Fahmawati-Muhammad Al Barra (IkBar) ini penuh berisi ceceran uang pecahan Rp 100 ribuan.

Dalam video berdurasi 31 detik tersebut tergambar jelas uang pecahan 100 ribuan berserakan di jok, dasbor dan lantai mobil. Tak hanya di depan, bagian tengah mobil juga terlihat uang pecahan yang sama dengan jumlah yang cukup banyak juga tercecer di jok dan lantai mobil.

Dari video tersebut, juga sempat terlihat si pengambil video, meskipun hanya secara samar dari pantulan kaca hitam samping mobil. Nampak seorang pria muda berperawakan tinggi kurus sedang memvideokan bagian luar dan dalam mobil dengan menggunakan kamera handphone. Santoso,

 

Timses IkBar Bingung

Ketua Tim Pemenangan Paslon IkBar, mengaku kaget dan baru tahu keberadaan video viral tersebut. Ia juga belum mengetahui, apakah uang yang tercecer di dalam mobik tersebut asli atau bukan.

"Karena muncul video semacam ini, segera akan saya konfirmasi yang bersangkutan. Bisa jadi, milik salah satu pendukung,” jelasnya saat ditemui langsung di Kantor Sekretariat Bersama Tim Pemenangan IkBar di Kecamatan Mojosari, Sabtu (3/10/2020).

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini juga sempat menyebutkan nama pemilik mobil tersebut, namun ia mengaku tidak tahu motif dibalik pembuatan video ini. Sepengamatan dia, si pemilik mobil juga tidak terlihat dalam video viral itu dan ia mengaku juga belum bertemu dengan yang bersangkutan.

“Saya sudah melihatnya (video). Saya juga kaget, motifnya ini apa? Saya tidak tahu. Ini bagaimana, di luar koordinasi kita selaku Tim Pemenangan. Saya tidak ada (pamer), mungkin ini sekedar lelucon. Lucu-lucuan atau gimana? Mungkin buat tik-tok, sekarang kan banyak,” katanya.

Masih kata Santoso, pihaknya menegaskan jika video yang viral tersebut di luar koordinasi dengan Tim Pemenangan Ikbar. Menurutnya, Tim Pemenangan pasangan calon (paslon) nomor 1 ini tidak pernah memerintahkan untuk membuat video tersebut.

“Tidak ada (untuk money politic). Saya akan koordinasi dengan beliau (pemilik mobil), saya akan telepon. Bagaimana motifnya apa? Apa benar yang membuat ini beliau, motifnya apa? Saya tidak tahu kalau menjadi atensi kepolisian, selama ini belum menelepon saya selaku Tim Pemenangan,” jelasnya. Dwy/rl

                                                                                

Berita Terbaru

Diawali Doa, WCP Pasopati U-10 Siap Ukir Prestasi di Turnamen Internasional Bali7s

Diawali Doa, WCP Pasopati U-10 Siap Ukir Prestasi di Turnamen Internasional Bali7s

Jumat, 03 Apr 2026 09:56 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 09:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Suasana haru dan penuh harapan mengiringi langkah skuad muda WCP Pasopati Academy U-10 saat bersiap menapaki panggung internasional. …

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Takmir Masjid At-Taqwa di Desa Bayubang Kecamatan Solokuro Lamongan Jawa Timur, dibuat murka oleh pelayanan PLN, lantaran…

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai langkah kongkrit dalam komitmen menjalankan instruksi Pemerintah Pusat untuk efesiensi energi, Pemkab Lamongan telah…

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang bersih dan t…

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

SURABAYA PAGI, Malang - BPJS Ketenagakerjaan menghadirkan fitur antrean online pada Layanan Tanpa Kontak Fisik atau Lapak Asik mulai 1 April 2026 guna …

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Dugaan pencaplokan wilayah laut kembali mencuat di pesisir Desa Manyarejo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Kawasan yang b…