Begal Sadis Ditembak Mati Beraksi di 8 Tempat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Polrestabes Surabaya menggelar rilis begal sadis pelaku curanmor yang ditembak mati petugas. SP/Septyan
Polrestabes Surabaya menggelar rilis begal sadis pelaku curanmor yang ditembak mati petugas. SP/Septyan

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Satreskrim Polrestabes Surabaya telah menindak tegas pelaku pencurian dengan pemberatan (Curanmor). Tindakan tegas terukur dilakukan karena pelaku bernama Sugeng (30), melakukan perlawan saat kepergok hendak mencuri motor di Masjid An Nur.

Kapolrestabes Surabaya, Kombespol Jhony Edizon Isir mengatakan, pengungkapan kasus pencurian kendaraan bermotor berawal dari pengembangan penyelidikan seorang pelaku curanmor bernama Saiful (28), pada (3/10/2020). Dari penyelidikan tersebut, diketahui jika pelaku Sugeng akan beraksi mencuri kendaraan bermotor.

"Dari hasil pengembangan, diperoleh informasi satu pelaku yang akan melaksanakan aksinya. Dilakukan Surveilance dan pembuntutan lebih lanjut, saat anggota kita mengikuti ternyata betul, akhirnya dilakukan upaya penangkapan," ujar Isir saat jumpa pers di Mapolrestabes Surabaya, Senin (5/10/2020).

Saat dilakukan penangkapan pelaku melakukan perlawanan dan membahayakan petugas, sehingga dilakukan tindakan yang tegas dan terukur.

"Karena dia melakukan perlawanan dan membahayakan petugas, sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur. Kemudian mengakibatkan tersangka Sugeng terluka dan langsung dilarikan ke RS oleh anggota, namun jiwanya tidak selamat," terang Isir.

Isir mengaku berdasarkan hasil pemeriksaan sindikat curanmor yang ditangkap dan ditembak mati sudah beraksi di delapan tempat kejadian perkara. Untuk wilayah aksi curanmor di Surabaya Timur dan Selatan.

"Total sampai hari ini tercatat ada delapan laporan polisi dan TKP. Bervariasi ada yang di Surabaya timur dan selatan, rata-rata di situ," tuturnya.

Isir mengaku, pihaknya tidak segan-segan melakukan tindakan tegas terhadap pihak yang melakukan tindak pidana di tengah pandemi Covid-19. Hal tersebut merupakan wujud komitmen Polrestabes Surabaya untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Kami tidak memberikan toleransi terhadap siapapun melakukan tindak pidana di wilayah hukum Polrestabes Surabaya. Khususnya tindak pidana pencurian dengan kekerasan, pemberatan, atau pemberatan dengan sasaran kendaraan bermotor," kata dia.

Sementara Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran menambahkan, pelaku curanmor yang ditembak mati bernama Sugeng merupakan buronan atau sudah masuk daftar pencarian orang (DPO) Unit Resmob Polrestabes Surabaya. Sementara satu pelaku bernama Sugeng merupakan residivis kasus sama.

"Pelaku Sugeng itu residivis, sedangkan yang meninggal merupakan DPO unit Resmob Polrestabes Surabaya yang tahun lalu kita tangkap komplotannya," tuturnya.

Sudamiran mengaku, Sugeng merupakan pelaku curanmor yang cukup sadis karena tidak segan melukai korbannya jika ketahuan saat mencuri.

"Kalau kepergok dia pasti melukai korbannya," tutup Sudamiran. tyn

Berita Terbaru

Tingkat Hasil Panen Petani Desa Tanjekwagir Dapat Bantuan Traktor Roda Empat.

Tingkat Hasil Panen Petani Desa Tanjekwagir Dapat Bantuan Traktor Roda Empat.

Jumat, 26 Jun 2026 10:45 WIB

Jumat, 26 Jun 2026 10:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Harapan petani Desa Tanjekwagir Kecamatan Krembung untuk meningkatkan hasil pertanian akhirnya terwujud. Pada Kamis (25/6) Dinas P…

Tiga komplotan Curas di bekuk Satreskrim Polres Blitar Kota dalam waktu singkat

Tiga komplotan Curas di bekuk Satreskrim Polres Blitar Kota dalam waktu singkat

Jumat, 26 Jun 2026 09:19 WIB

Jumat, 26 Jun 2026 09:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar – Satreskrim Polres Blitar Kota dalam waktu singkat berhasil ungkap dan tangkap komplotan pelaku Curas,setelah pihak korban dari A…

Jumat Berkah, Antusiasme Warga Ingin Mengusap Kepala Anak Yatim

Jumat Berkah, Antusiasme Warga Ingin Mengusap Kepala Anak Yatim

Jumat, 26 Jun 2026 06:43 WIB

Jumat, 26 Jun 2026 06:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya, – ADA kebiasaan unik setiap tanggal 10 Muharam yaitu muliakan Anak Yatim. Banyak umat muslim rutin menggelar acara santunan komunal …

Komnas HAM: Penganiaya YTR Sangat Keji

Komnas HAM: Penganiaya YTR Sangat Keji

Kamis, 25 Jun 2026 20:57 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Komnas HAM Anis Hidayah turut buka suara terkait kasus Taufik Hidayat (30) diduga menganiaya dan menyekap wanita inisial YTR…

Taufik Akui Siksa YTR Selama 1,5 Tahun

Taufik Akui Siksa YTR Selama 1,5 Tahun

Kamis, 25 Jun 2026 20:47 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menurut polisi, Taufik mengaku menyiksa YTR selama 1,5 tahun. Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Polisi Hendra Rochmawan,…

Jadikan PDIP Sebagai Oposisi

Jadikan PDIP Sebagai Oposisi

Kamis, 25 Jun 2026 20:29 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:29 WIB

by Adi Prayitno Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya menilai alasan pertama berkaitan dengan PDIP kalah di…