Surat Izin Hajatan Kemenag Jombang Tidak Dilampiri Tes Kesehatan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Acara hajatan pernikahan Kepala Kemenag Jombang di salah satu hotel ternama di Jombang. SP/ M. Yusuf
Acara hajatan pernikahan Kepala Kemenag Jombang di salah satu hotel ternama di Jombang. SP/ M. Yusuf

i

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Soal izin acara hajatan pernikahan yang dilakukan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jombang, ternyata tidak disertakan surat keterangan sehat dari keluarga yang menggelar hajatan.

Asisten 1 Setdakab Jombang, Anwar mengungkapkan, bahwa izin hajatan dikeluarkan oleh Pemerintah Kabupaten Jombang. Dan untuk mengajukan izin pesta pernikahan, pihak keluarga mempelai hingga panitia acara diminta menjalani tes kesehatan.

"Untuk memastikan pihak penyelenggara bebas dari Covid-19. Izinnya tiga hari sebelum acara. Hari itu juga kita sarankan untuk melakukan tes kesehatan, sehingga mengamankan semua yang terlibat dalam acara itu," ungkapnya, saat dikonfirmasi, Rabu (07/10/2020).

Surat keterangan sehat merupakan salah satu syarat penting untuk mengajukan permohonan izin hajatan di tengah pandemi Covid-19 sesuai SE Bupati Jombang Nomor 700/454/415.10.1.3/2020 tentang protokol kesehatan dalam penyelenggaraan pesta perkawinan, hajatan dan pertunjukan seni dalam hajatan.

Menurut pengakuan Anwar, pihaknya juga tidak mengetahui apakah Kepala Kemenag Jombang beserta keluarga telah menjalani tes kesehatan atau belum.

"Secara otomatis itu menjadi aturan di dalam SE Hajatan. Kita sudah sarankan untuk tes kesehatan. Buktinya kemarin surat tes kesehatan tidak dilampirkan," tukasnya.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Jombang dr Achmad Iskandar Dzulqornain menjelaskan, surat keterangan sehat merupakan hal penting bagi penyelenggara hajatan di tengah pandemi Covid-19 saat ini.

"Di surat edaran bupati tentang pelaksanaan hajatan, sebenarnya itu (tes kesehatan, red) sudah diatur. Jadi untuk memastikan mulai panitia, mempelai pengantin, keluarga mempelai dan semua yang terlibat dalam kondisi sehat," ujarnya.

Iskandar menegaskan, Satgas Covid-19 Kabupaten Jombang harus proaktif menyikapi surat izin yang diajukan oleh Kepala Kemenag Jombang. Terutama memastikan surat keterangan sehat, yang merupakan langkah dari pencegahan terjadinya penularan Covid-19.

"Kami mengimbau panitia dan dinas kesehatan proaktif melakukan upaya screaning. Jangan sampai nanti di belakang hari baru kemudian satu demi satu ketahuan (terpapar Covid-19, red). Itu bakal akan lebih menyulitkan," pungkasnya. (suf)

Berita Terbaru

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Satu unit handphone dibawa Komisi Pemberantasan Korupsi dari hasil penggeledahan di rumah pengusaha event organizer Faizal Rachman d…

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya baru-baru ini mencatat terjadi lonjakan kasus terhadap suspek penyakit campak yang mana…

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Perihal rencana dua koridor baru Bus Trans Jatim Malang Raya, saat ini masih menunggu anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur…

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Status Gunung Semeru masih berada di level tiga atau siaga pasca hujan deras yang mengguyur kawasan Gunung Semeru mengakibatkan…

Viral! Belasan IRT Surabaya Tertipu PO Sembako Fiktif, Kerugian Ditaksir Capai Rp1,5 Miliar

Viral! Belasan IRT Surabaya Tertipu PO Sembako Fiktif, Kerugian Ditaksir Capai Rp1,5 Miliar

Kamis, 09 Apr 2026 14:32 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 14:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral terkait penipuan berkedok open pre-order (PO) sembako murah. Akibat fenomena tersebut, sebanyak belasan ibu…

Dipicu Mahalnya Harga Pemasok dari Luar Daerah, Daging Sapi di Kota Pasuruan Tembus Rp140 Ribu per Kg

Dipicu Mahalnya Harga Pemasok dari Luar Daerah, Daging Sapi di Kota Pasuruan Tembus Rp140 Ribu per Kg

Kamis, 09 Apr 2026 14:21 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 14:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Para pedagang daging sapi di wilayah Kota Pasuruan, Jawa Timur ikut mengeluh lantaran adanya kenaikan harga pada komoditas…