Anarkis Pelajar Dipengaruhi Kerumunan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sosiolog Unair Surabaya Prof. Bagong Suyanto
Sosiolog Unair Surabaya Prof. Bagong Suyanto

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Bahwa ada kondisi-kondisi khusus yang membuat model atau pola pergerakan sosial di masyarakat termasuk aksi unjuk rasa tersebut, terjadi seperti melibatkan banyak anak muda.

Itu juga ada sedikit banyak pengaruhnya, seperti situasi pandemi kejenuhan orang berupa mungkin itu menjadi sarana katarsis lalu itu tersalurkan semua dan itu kelihatan dari banyak peserta  unjuk rasa yang sekedar ikut-ikutan daripada yang memahami dengan benar isi UU cipta kerja.

Tindak anarkis yang dilakukan oleh para pelajar, memiliki karakteristik kerumunan.

Godaan untuk berbuat anarkis atau terjerumus menjadi gerakan anarskis memang sangat besar.

Kerumunan itu tergantung siapa yang memulai, sebab modelnya imitatif. Satu memulai melempar batu maka semuanya ikut. Karena siatuasinya orang kan merasa bisa bersembunyi dari identitas sosialnya.

Dengan adanya kerumunan tersebut, maka  tidak dikenal secara individu dan menjadi bagian dari kelompok kerumunan tersebut.

Makanya tergantung koordinator lapangannya itu kah mereka bisa mencegah disusupi kelompok yang memang tujuannya menginginkan anarkisme. Ini implementasi dari sub kultur anak muda marjinal yang cenderung resisten dan menemukan medianya. Jadi ada aksi unjuk rasa, mereka seperti menemukan wadah yang makin mendorong mereka untuk melakukan itu. Mereka menemukan momentumnya. byt

Berita Terbaru

Babak Baru Perkara Wire Rope, Rangkaian Fakta Mulai Dipertarungkan di Persidangan

Babak Baru Perkara Wire Rope, Rangkaian Fakta Mulai Dipertarungkan di Persidangan

Rabu, 02 Sep 2026 20:22 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 20:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Penolakan eksepsi oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya menjadi pintu masuk bagi perkara dugaan pelanggaran ketentuan …

Kerugian Rp83 Miliar Tak Otomatis Jadi Kesalahan Direksi, Ahli UNEJ Soroti Beban Pembuktian

Kerugian Rp83 Miliar Tak Otomatis Jadi Kesalahan Direksi, Ahli UNEJ Soroti Beban Pembuktian

Rabu, 02 Sep 2026 20:19 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 20:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Besarnya nilai kerugian perusahaan belum serta-merta dapat menjadi dasar untuk menyatakan seorang direksi melakukan kesalahan atau …

Sengketa Ijazah Sukur Prijanto Masuk Babak Baru, Mediasi Terbentur Legal Standing

Sengketa Ijazah Sukur Prijanto Masuk Babak Baru, Mediasi Terbentur Legal Standing

Rabu, 02 Sep 2026 20:17 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 20:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya— Sengketa dugaan ketidakabsahan ijazah yang melibatkan anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro Sukur Prijanto memasuki babak penting di P…

Jembatan Garuda di Madiun Tak Cuma Soal Konstruksi, Dampak ke Warga Jadi Tujuan

Jembatan Garuda di Madiun Tak Cuma Soal Konstruksi, Dampak ke Warga Jadi Tujuan

Rabu, 02 Sep 2026 16:36 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 16:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Jembatan Garuda yang dibangun di beberapa wilayah di kabupaten Madiun tak hanya diuji kekuatan konstruksinya. Korem 081/DSJ…

Perubahan APBD TA 2026 Disepakati, Belanja Daerah Naik Rp84,8 Miliar

Perubahan APBD TA 2026 Disepakati, Belanja Daerah Naik Rp84,8 Miliar

Rabu, 02 Sep 2026 16:35 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 16:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Pemerintah Kota Mojokerto bersama DPRD Kota Mojokerto menyepakati Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan Anggaran Pendapatan …

Untuk Surabaya Berkeadilan, ARSAS Tegaskan Sikap: Satu Tuntutan, Empat Usulan

Untuk Surabaya Berkeadilan, ARSAS Tegaskan Sikap: Satu Tuntutan, Empat Usulan

Rabu, 02 Sep 2026 15:57 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 15:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Arek Suroboyo Asli (ARSAS) menegaskan sikap organisasi terhadap sejumlah persoalan yang dinilai berkaitan langsung dengan k…