Nasib Pedagang Pasar Ganding Semakin Tak Jelas

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Foto : Koordinator pedagang los pasar Ganding H. Fathor saat ditemui wartawan SP di kediamannya (SP/Ainur Rahman)
Foto : Koordinator pedagang los pasar Ganding H. Fathor saat ditemui wartawan SP di kediamannya (SP/Ainur Rahman)

i

Kepala UPTD Tetap Memilih Bungkam 

SURABAYAPAGI, Sumenep - Bungkamnya UPTD Pasar Kabupaten Sumenep banyak menyisakan persoalan di sejumlah pasar yang ada di Kabupaten Sumenep.

Salah satunya adalah Pasar Ganding, pedagang los pasar yang merasa didiskriminasi oleh kebijakan pemerintah dan pegawai pasar termasuk kepala UPTD Pasar Kabupaten.

“Sejumlah pedagang merasa kecewa terhadap kepala UPTD Pasar Kabupaten yang menunjuk H. Fauzi sebagai koordinator pembuatan los pasar, sehingga di bawah para pedagang kisruh karena ada yang sudah tidak memiliki tempat berjualan lagi. “kata H. Fathor koordinator Pedagang Pasar Ganding kepada surabaya pagi  Senin, (26/10).

Menurutnya polemik pasar itu terjadi karena adanya kecemburuan pedagang kepada pedagang lainnya, makanya kepala Pasar juga memiliki peran penting untuk meredam persoalan konflik para pedagang los, sebab para pedagang hanya mengikuti sesuai dengan petunjuk kepala pasar.

"Nasib mereka harus diperjuangkan, sebab mereka berjualan tidak di sembarang tempat, makanya mengikuti sesuai dengan arahan kepala pasar " jelasnya.

Mengenai terjadinya tebang pilih yang dilakukan UPT pasar dan Kepala Pasar itu terlihat dari banyaknya pendatang baru yang berjualan di los pasar, artinya kepala pasar dan UPT lebih memprioritaskan kelompok-kelompoknya, bukan menta ulang pedagang los pasar yang memang sudah menempati los pasar tersebut.

"Saya berharap kebijakan dari Kadisperindag Sumenep, untuk memperhatikan nasib teman-teman saya yang belum berjualan sampai sekarang" jelasnya.

H. Fathor meminta juga kepala Disperindag untuk mengkroscek keberadaan los yang ditempati pedagang los pasar Ganding sebelum pasar direnovasi, bukan malah membiarkan pedagang  baru yang sebelumnya tidak memiliki los berjualan.

"Jika pak Kadis berkenan ke Pasar Ganding, saya akan datangkan anak buah saya yang belum memiliki los berjualan yang sebelumnya pernah berjualan" pungkasnya.

Sementara kepala Disperindag Kabupaten Sumenep, Agus Dwi Saputra mengatakan, bahwa semua pedagang sudah memiliki los berjualan. “Jadi jika tidak ada yang kebagian berarti sebelumnya memang tidak berjualan”  tegasnya.

"Kalau pernah berjualan itu jelas diketahui oleh kepala Pasar dan pengelola karcis, makanya nanti saya akan kroscek siapa saja pedagang lama yang belum memiliki los berjualan tersebut.

Mengenai koordinator pembuatan los, ia mengatakan  tidak pernah memberikan rekomendasi apapun kepada siapapun, ia hanya menunjuk kepala UPTD Pasar supaya pedagang di pasar diperhatikan itu saja, jadi ia tidak tahu H. Fauzi atau siapa saja.

"Saya sebagai kepala Disperindag bertugas untuk memperhatikan semua para pedagang, begitu pula kepada UPTD pasar saya berpesan agar memperhatikan nasib para pedagang" pungkasnya.Ar

 

Berita Terbaru

The Nook Cafe Jadi Simbol Konspirasi Orang Dalam, KI Jatim Ikrarkan Keterbukaan Dokumen

The Nook Cafe Jadi Simbol Konspirasi Orang Dalam, KI Jatim Ikrarkan Keterbukaan Dokumen

Rabu, 15 Jul 2026 19:38 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 19:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Putusan Komisi Informasi (KI) Jawa Timur atas sengketa tata ruang Graha Famili bukan sekadar perkara dokumen. Di balik gugatan…

Anggaran Puluhan Miliar, Perbaikan Jalan Baik di Ponorogo Hanya Bertambah 2,5 Hingga 4 Persen

Anggaran Puluhan Miliar, Perbaikan Jalan Baik di Ponorogo Hanya Bertambah 2,5 Hingga 4 Persen

Rabu, 15 Jul 2026 17:31 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 17:31 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo mengalokasikan anggaran jumbo berkisar Rp 80 hingga Rp 90 miliar untuk proyek perbaikan…

Dugaan Korupsi Anggaran Desa Mliriprowo, Kejari Sidoarjo Sudah Kantongi Bakal Calon Tersangka

Dugaan Korupsi Anggaran Desa Mliriprowo, Kejari Sidoarjo Sudah Kantongi Bakal Calon Tersangka

Rabu, 15 Jul 2026 16:48 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 16:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo memastikan sudah mengantongi nama bakal calon tersangka dalam kasus dugaan korupsi anggaran…

TMMD di Lamongan Fokus Pada Percepatan dan Pemerataan Pembangunan Desa

TMMD di Lamongan Fokus Pada Percepatan dan Pemerataan Pembangunan Desa

Rabu, 15 Jul 2026 16:45 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 16:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun 2026 resmi dibuka oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi melalui upacara, Rabu…

Rokok Ilegal di Lamongan Terus Diburu, Petugas Berhasil Sita 3.040 Batang

Rokok Ilegal di Lamongan Terus Diburu, Petugas Berhasil Sita 3.040 Batang

Rabu, 15 Jul 2026 16:43 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 16:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Peredaran rokok ilegal di Lamongan menjamur. Hal itu terbukti dengan keberhasilan petugas mengamankan 3.040 rokok tanpa cukai itu…

Bank Madiun Tinggal Tunggu Izin Dari OJK Untuk Bertranformasi Ke Perseroda 

Bank Madiun Tinggal Tunggu Izin Dari OJK Untuk Bertranformasi Ke Perseroda 

Rabu, 15 Jul 2026 16:23 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 16:23 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Transformasi Bank Madiun dari Perumda menjadi Perseroda ( PT BPR Bank Daerah Kabupaten Madiun) tinggal tunggu izin operasional dari …