Dituding Galau, Tim MAJU : Justru Kami Jauh di Atas

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Direktur Komunikasi dan Media Tim Pemenangan MAJU Imam Syafi’i, Selasa (27/10).SP/Alqomaruddin.
Direktur Komunikasi dan Media Tim Pemenangan MAJU Imam Syafi’i, Selasa (27/10).SP/Alqomaruddin.

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Klaim hasil survei internal pasangan calon Eri Cahyadi-Armuji (ERJI) unggul 6 persen atas paslon Machfud-Mujiaman (MAJU)."menjadi rasan-rasan banyak orang. Pasalnya, kondisi riil menunjukkan pasangan yang diusung PDI Perjuangan itu terlihat gelisah. Fakta itu bisa dilihat dari Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini yang ngoyo mencari simpati untuk memenangkan Erji. Bahkan ada indikasi kuat Risma sering menyelipkan kampanye di sela-sela kegiatannya sebagai wali kota. 

Hal itu menunjukkan kondisi sebenarnya bahwa Eri-Armuji justru kalah dengan pasangan Machfud Arifin-Mujiaman (MAJU)."Hasil survei internal kami justru pasangan MAJU unggul 20 persen," ujar Direktur Komunikasi dan Media Tim Pemenangan MAJU Imam Syafi’i, Selasa (27/10).

Anggota Komisi A DPRD Surabaya ini menanggapi santai hasil survei PusdeHAM  yang mengklaim unggul 6 persen itu. Karena hasil survei internal PDIP itu sama sekali tidak nyambung dengan fakta di lapangan. 

"Kalau Erji memang sudah unggul dari Maju, kan mestinya Bu Risma bisa lebih tenang. Bukan sebaliknya harus ngoyo sampai banyak laporan dugaan adanya pelanggaran dan penyalahgunaan kewenangan yang dilakukan Bu Risma untuk memenangkan Erji," paparnya.

"Saya justru merasa curiga hasil survei internal mereka kurang bagus sehingga terus menerus membuat narasi yang mengingkari fakta dan akal sehat. Karena sekali lagi hasil survei internal kami, Poltracking, unggul jauh," tegas ketua lembaga kajian dan pengembangan sumber daya manusia (Lakpesdam) PCNU Surabaya.

Imam menduga, unggul 6 persen itu hanya klaim tim pemenangan Eri-Armuji. Hal itu bisa dilihat dari alur rilis berita yang disebar di media massa beberapa hari terakhir ini. Dimana setelah klaim unggul, Eri-Armuji membuat isu tim MAJU galau, setelah itu yang paling parah membuat tuduhan banyak APK Eri-Armuji dirusak pihak lain pasca berita yang memuat hasil survei mereka unggul 6 persen

"Ini seperti rangkaian framing seolah seolah Erji betul betul sudah unggul atas Maju, lalu pihak pendukung Maju frustasi dan merusak APK Erji. Ya  seperti playing victim, untuk mencari simpati publik" jelasnya. 

Imam mempersilahkah petugas untuk menangkap siapapun yang dengan sengaja merusak APK kedua paslon walikota dan wakil walikota surabaya. Imam yakin mereka bukan tim atau relawan MAJU.

Politisi Partai Nasdem ini mengungkapkan, yang terjadi di lapangan justru sebaliknya. Banner dan baliho Eri-Armuji berdiri tegak meski di tempat yang terlarang. Sementara banner dan baliho MAJU banyak yang dibongkar oleh petugas Satpol PP.

"Yang terjadi selama ini malah tebang pilih, baliho MAJU dibabat habis, biarpun itu di jalan kampung," katanya. 

Ditanya apakah ada pembohongan publik? Imam membiarkan masyarakat yang menilai. Tim MAJU sudah berkomitmen berkontestasi secara fair. "MAJU tidak akan menggunakan cara-cara keji, fitnah dan tidak beradab. Pak Machfud Arifin sudah menegaskan harus menang dengan bermartabat," tukas wakil ketua dewan masjid indonesia (DMI) Kota Surabaya ini. Alq

 

 

Berita Terbaru

Diduga Buang Limbah Sembarangan, SPPG Grogol Ponorogo Viral

Diduga Buang Limbah Sembarangan, SPPG Grogol Ponorogo Viral

Kamis, 16 Jul 2026 18:37 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 18:37 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Kendati belum genap seminggu beroperasi namun program Menu Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Ponorogo kembali bermasalah.  Ini …

Wakil Ketua DPRD Surabaya Minta Penataan PKL Harus Dibarengi dengan Solusi

Wakil Ketua DPRD Surabaya Minta Penataan PKL Harus Dibarengi dengan Solusi

Kamis, 16 Jul 2026 18:01 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 18:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Keberadaan pedagang kaki lima (PKL) dinilai memiliki peran penting dalam menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Selain…

JPU Tetap pada Tuntutan, Replik Tegaskan Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Dipakai Tak Sesuai Peruntukan

JPU Tetap pada Tuntutan, Replik Tegaskan Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Dipakai Tak Sesuai Peruntukan

Kamis, 16 Jul 2026 17:56 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 17:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Kejaksaan Negeri Gresik bergeming menyikapi pledoi tiga terdakwa kasus dugaan korupsi dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa Timur…

Pertamina Turunkan Harga Bright Gas 5,5 Kg dan 12 Kg, Berlaku di Seluruh Indonesia

Pertamina Turunkan Harga Bright Gas 5,5 Kg dan 12 Kg, Berlaku di Seluruh Indonesia

Kamis, 16 Jul 2026 16:33 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 16:33 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Pertamina (Persero) menurunkan harga liquefied petroleum gas (LPG) nonsubsidi Bright Gas ukuran 5,5 kilogram (kg) dan 12 kg yang…

PLN UID Jawa Timur Pamerkan Dua Karya Inovasi Terbaik di Surabaya Electric Forum 2026

PLN UID Jawa Timur Pamerkan Dua Karya Inovasi Terbaik di Surabaya Electric Forum 2026

Kamis, 16 Jul 2026 16:24 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 16:24 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Timur menampilkan dua inovasi unggulan di bidang distribusi tenaga listrik, yakni ASTROLT d…

JKSN dorong KH. Muhammad Yusuf Hasyim ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional 2026

JKSN dorong KH. Muhammad Yusuf Hasyim ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional 2026

Kamis, 16 Jul 2026 16:18 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 16:18 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Ketua Umum Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim menyebut KH Muhammad Yusuf Hasyim telah memenuhi…