Golkar Jatim Desak Presiden Perancis Minta Maaf pada Muslim Dunia

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua DPD Golkar Jatim, Muhammad Sarmuji. SP/Alqomaruddin.
Ketua DPD Golkar Jatim, Muhammad Sarmuji. SP/Alqomaruddin.

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Ketua DPD Golkar Jatim, Muhammad Sarmuji mengecam pernyataan Presiden Prancis, Emmanuel Macron mengenai Agama Islam.

Disebutkan, Macron secara terang-terangan menyatakan bahwa Islam adalah agama yang sedang mengalami krisis. Pernyataan ini dilontarkan Macron terkait reaksi keras umat Islam di dunia terhadap sikap Macron yang menyebut pemuatan kartun Nabi Muhammad SAW merupakan kebebasan berekspresi.

Akibat sikap tersebut, Macron dikecam umat Islam diseluruh dunia. Bahkan negara-negara Arab Saudi sepakat untuk memboikot segala bentuk produk Perancis. Macron bereaksi dan menyebut Islam agama yang sedang mengalami krisis.

Cak Sar, sapaan akrab Sarmuji yang juga Anggota DPR RI tersebut menegaskan, Macron tak sepantasnya mengeluarkan pernyataan semacam itu. Untuk itu, kata dia, Golkar secara tegas mendesak Macron untuk meminta maaf kepada umat muslim dunia.

"Ini melukai hati umat Islam, untuk itu Macron harus minta maaf kepada umat muslim sedunia," kata Cak Sar, Minggu (1/11).

Menurut Cak Sar, radikalisme tidaklah ada dalam ajaran semua agama dan Islam tidak sedang mengalami krisis. "Secara umum Islam yang damai justru berkembang dan menjadi arus utama perkembangan Islam dunia," kata dia.

Sarmuji juga mengutuk kebebasan yang dapat menghancurkan harmoni dunia seperti karikatur nabi. 

"Kita membutuhkan kearifan sebagai warga global untuk tidak saling menyakiti satu dengan yang lain. Presiden Perancis seharusnya mengerti sejak lama bahwa pembuatan dan penayangan karikatur Nabi menyinggung perasaan umat Islam," lanjutnya. 

Sarmuji juga mendukung pernyataan Presiden Jokowi yang mengecam Presiden Perancis. Sarmuji mengatakan, Presiden Jokowi sedang mengajari Perancis untuk menggunakan kebebasan secara proporsional dan bertanggung jawab agar perdamaian dunia dapat diwujudkan. 

"Presiden Perancis sudah seharusnya meminta maaf secara terbuka untuk meredakan ketegangan yang timbul atas pernyataannya," tegas Sarmuji.

Sarmuji berharap,  kasus ini menjadi yang terakhir dan menjadi pelajaran penting bagi semua pemimpin dan tokoh dunia.

"Tuntutan untuk menciptakan dunia yang lebih damai tidak hanya diarahkan kepada satu kelompok tertentu tetapi menjadi kewajiban bagi semua warga dunia," kata Sarmuji mengakhiri pernyataannya. Alq

Berita Terbaru

Bangun Sinergi Kejar Target PAD Rp 1 Triliun, Bapenda Lamongan dan MGN Mulai Petakan Potensi Pendapatan Daerah

Bangun Sinergi Kejar Target PAD Rp 1 Triliun, Bapenda Lamongan dan MGN Mulai Petakan Potensi Pendapatan Daerah

Jumat, 18 Sep 2026 17:30 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 17:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sinergi semua pihak terus dibangun oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Lamongan, agar target Pendapatan Asli Daerah…

Ada Keluhan Beras, Bulog Bojonegoro Respon Cepat Ganti Beras Berkualitas

Ada Keluhan Beras, Bulog Bojonegoro Respon Cepat Ganti Beras Berkualitas

Jumat, 18 Sep 2026 17:26 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 17:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Beberapa hari yang lalu, warga di wilayah Tuban mengeluhkan beras Program Bantuan Pangan (Banpang) tidak layak konsumsi, langsung…

Tak Bisa Narik Ojol Usai Kecelakaan, Hasim Dapat Kursi Roda dan Modal Dagang dari Kapolres Gresik

Tak Bisa Narik Ojol Usai Kecelakaan, Hasim Dapat Kursi Roda dan Modal Dagang dari Kapolres Gresik

Jumat, 18 Sep 2026 13:28 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Hampir sebulan setelah mengalami kecelakaan lalu lintas, Hasim (54), pengemudi ojek online (ojol) asal Gresik, belum bisa kembali m…

Pria Paruh Baya Dilaporkan ke Polres Blitar Kota Usai Curi Uang Istri Anggota DPR RI

Pria Paruh Baya Dilaporkan ke Polres Blitar Kota Usai Curi Uang Istri Anggota DPR RI

Jumat, 18 Sep 2026 13:18 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - AS pria berusia 59 warga Jajan Sudanco Supriadi, Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, kini harus meringkuk dalam…

Jargas 7.363 Sambungan di Menganti Rampung, Tinggal Menunggu Gas Mengalir

Jargas 7.363 Sambungan di Menganti Rampung, Tinggal Menunggu Gas Mengalir

Jumat, 18 Sep 2026 13:16 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Warga Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, segera menikmati layanan jaringan gas bumi (Jargas) rumah tangga. Pembangunan i…

Tetapkan Lima Tersangka, Kejati Jatim Ungkap Dugaan Penyimpangan KUR BNI Jember

Tetapkan Lima Tersangka, Kejati Jatim Ungkap Dugaan Penyimpangan KUR BNI Jember

Jumat, 18 Sep 2026 13:05 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:05 WIB

SurabayaPagi, Jember — Pengusutan dugaan korupsi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro di Jember terus berkembang. Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati J…