4 Tersangka Pengeroyokan di Tol Karang Pilang, Sudah 2 Minggu Ditahan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Para tersangka pengeroyokan saat diamankan Polsek Karangpilang, Jumat (16/10/2020) lalu.
Para tersangka pengeroyokan saat diamankan Polsek Karangpilang, Jumat (16/10/2020) lalu.

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Empat pemuda pelaku pengeroyokan terhadap Moh Reza Zulkarnaen (32), warga Jalan Asem Surabaya, di tengah jalur tol Karangpilang Surabaya, pada Jumat (16/10/2020) lalu, masih mendekam di balik jeruji besi milik Polsek Karang Pilang.

Keempatnya masih menjalani proses hukum atas pengeroyokan yang dilakukannya terhadap korban hingga mengalami luka sangat serius di wajah dan jari jemari tangannya.

Tak hanya mengalami luka, mobil korban juga mengalami kerusakan cukup parah atas pengerusakan yang dilakukan oleh empat orang ini.

Kanit Reskrim Polsek Karangpilang, AKP Wardi Waluyo mengatakan, empat pelaku hingga saat ini masih ditahan di Polsek Karangpilang.

"Untuk keempat pelaku masih kita tahan di Polsek Karangpilang, dan berkas perkaranya sudah kami berikan kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU)," ujar AKP Wardi saat dihubungi via telpon, Senin (2/11/2020).

Keempat pelaku tersebut yakni Feri Risdianto (25) warga Surabaya, James Wong (21) warga Makasar, Jeremi Felix (21) warga Tuban, dan Andreanus Utomo (25) warga Surabaya.

Keempat pelaku tersebut dijerat pasal 170 KUHP jo pasal 351 ayat (2) jo pasal 406 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 12 tahun penjara dan paling sedikit 2 tahun penjara.

Diberitakan sebelumnya,  pengeroyokan terjadi di tengah jalur tol Karangpilang Surabaya, Jumat (16/10/2020) lalu. Atas pengeroyokan empat pemuda itu, korban bernama Moh Reza Zulkarnaen (32), warga Jalan Asem Surabaya, mengalami luka sangat serius di wajah dan jari jemari tangannya.

Tak hanya korban luka-luka cukup serius, mobil korban juga mengalami kerusakan cukup parah atas pengerusakan empat orang.

Keempat pelaku mempunyai peran sendiri-sendiri dalam melakukan aksinya yang membuat korban mengalami dislokasi jari jemari tangannya dan bengkak di sebagia wajah.

Dari informasi yang dihimpun SURABAYAPAGI.com, di Unit Reskrim Polsek Karangpilang, kejadian pengeroyokan berujung pengrusakan berawal saat korban Moh Reza Zulkarnaen memasuki tol Karangpilang. Bermaksud menghindari pembatas jalan yang menjorok ke tengah jalan, korban Reza tiba-tiba mengerem mobilnya mendadak.

Atas pengereman mendadak itu, membuat mobil para pelaku yang berada dibelakang mobil korban ikut berhenti. Lantas para pelaku marah, karena tidak suka korban rem mendadak. Selanjutnya para tersangka marahi dan bentak-bentak korban.

“Selanjutnya, korban membuka pintu mobilnya ternyata salah satu pelaku mendorong pintu mobil sehingga mengenai wajah korban hingga bengkak. Selain itu korban, juga dipukuli dan ditendang, dan juga jari manis korban sebelah kanan mengapami dislokasi tulang,” jelas salah satu penyidik di unit Reskrim Polsek Karangpilang.

Peran empat pelaku tersebut yakni, pelaku Fery Risdianto berperan mendorong dada korban, merusak kaca spion sebelah kiri mobil milik korban hingga rusak dan patah dan juga memaki dan bentak korban.

Pelaku James Wong berperan mendorong korban, bentak dan maki maki korban, menurut korban bahwa ketika korban membuka pintu mobil ternyata membentak dan mendorong pintu sehingga mengenai wajah korban dan akibatkan bengkak.

Pelaku Jeremi Felix, ikut mendorong korban, maki-maki dan bentak korban dalam video menggebrak-gebrak kap mobil milik korban.

Sedangkan pelaku Andreanus Utomo berperan mendorong korban, menendang korban gunakan kaki dan memaki maki korban dan bahasa kotor. tyn

Berita Terbaru

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) siap berjuang mati-matian. Menurutnya pernyataan Jokowi itu menjadi dorongan moral dan militansi…

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Setelah tak jabat Kepala Staf Kepresidenan (KSP) dan kini jadi Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia…

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengundang organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam pada Selasa (3/2) siang. Apa yang akan…

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komnas Anak berharap kasus ini tidak berlarut-larut. Sebab, konflik yang terus menerus terekspos di media dikhawatirkan akan…

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Drama perseteruan antara pihak Ressa dan Denada memasuki babak baru yang makin panas. Tak main-main, Dino Rossano Hansa selaku Om…

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Saat pidato di Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026, di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026), Presiden Prabowo…