Tambah Pengetahuan Melalui Launching Buku Penelitian Budaya dan Agama

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Launching Buku Pertama Guna Menambah Pengetahuan Masyarakat Melalui Penelitian Budaya Dan Agama. SP/ Ai
Launching Buku Pertama Guna Menambah Pengetahuan Masyarakat Melalui Penelitian Budaya Dan Agama. SP/ Ai

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Mengawali hobinya menulis sejak tahun 2011 dengan membantu proses penulisan buku budaya-budaya yang ada di Indonesia dan teologi Islam yang telah dibuat sebelumnya sampai pada akhirnya Faridilla Anisatus Sholikhah, S.Pd. I, M.Pd. I yang juga sebagai wakil direktur di PT. Ajiputra Jayaabadi berkesempatan untuk menulis dan menerbitkan buku karyanya sendiri. Buku pertamanya berjudul “Transformasi Keberagama-an Masyarakat Ngadas Dan Kebobang Gunung Kawi”. Dan ada beberapa judul-judul buku penelitian lainnya yang sudah masuk dalam proses penerbitan saat ini, Kamis (05/11/2020).

Buku ini berisi tentang desa Ngadas dan Kebobang Gunung Kawi dimana masyarakatnya masih menganut beranekaragam budaya, dan berbeda agama, yang awalnya masyarakat tersebut tidak mempunyai keyakinan apapun dan kemudian tumbuh menjadi masyarakat yang beragama dan harmonis.

Adapun tujuan dari penelitiannya adalah untuk mengetahui dan mendiskripsikan keberagama-an,proses Keberagama-an masyarakat, dan implikasi transformasi keberagama-an masyarakat Ngadas dan Kebobang Gunung Kawi dan diharapkan buku ini dapat diterima dari berbagai kalangan dan dapat memberikan informasi kepada siapapun yang membaca buku tersebut. Serta membuka pengetahuan masyarakat luas, bahwa adanya perbedaan dan multicultural tidak akan menjadi penghalang untuk sebuah keharmonisan sesama umat beragama.

Dalam penelitian ini, penulis menggunakan pendekatan kualitatif etnografi dengan tehnik pengumpulan data melalui observasi, wawancara atau interview, dan dokumentasi. Adapun untuk menganalisis data digunakan metode deskriptif kualitatif, yakni uraiannya didasarkan pada gejala-gejala yang tampak. Peneliti berupaya menggambarkan kembali data-data yang terkumpul mengenai transformasi keberagama-an masyarakat Ngadas dan Kebobang Gunung Kawi. Kelebihan dalam penelitian ini, Peneliti melakukan penelitian melalui pengumpulan dan pengecekan data mulai zaman dimana masyarakat Ngadas dan Kebobang Gunung Kawi belum menganut dan mempercayai satu agama apapun.

Buku pertama ini diterbitkan setelah adanya kejadian persekongkolan dan pemerasan yang dilakukan dengan sengaja juga terencana yang dialami oleh Faridilla Anisatus Sholikhah selaku Wakil Direktur PT. Ajiputra Jayaabadi dan Puspita Rahayu Widodo selaku Direktur PT. Ajiputra Jayaabadi. Kejadian yang diatur oleh pegawai-pegawai dari PT. Ajiputra Jayaabadi itu sendiri berimbas terhadap banyak hal.

Oleh karena itu dengan adanya penerbitan buku pertama ini dan kami iklankan melalui media berharap dengan adanya kejadian perencanaan yang berimbas dalam banyak aspek tersebut tidak akan mengganggu proses peluncuran dan penjualan buku Transformasi Keberagamaan Masyarakat Ngadas Dan Kebobang Gunung kawi dan buku-buku lainnya yang akan diterbitkan juga. Dan diharapkan pula akan membantu dalam mengembalikan lagi kepercayaan masyarakat terkait dengan buku-buku yang telah saya tulis dan terbitkan. Mengingat dari pihak gramedia dan beberapa kampus yang ada di jawa-timur sudah melakukan banyak pesanan terhadap buku pertama ini. Ai

Berita Terbaru

Luncurkan Program ELSINDUK GEMES, PLN UIT JBM Dorong Ekonomi Sirkular dari Pengelolaan Bank Sampah

Luncurkan Program ELSINDUK GEMES, PLN UIT JBM Dorong Ekonomi Sirkular dari Pengelolaan Bank Sampah

Selasa, 21 Jul 2026 23:16 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 23:16 WIB

SurabayaPagi, Gresik – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan b…

Aktivis Pemuda Apresiasi Upaya Sinergi Komdigi Berantas Judol

Aktivis Pemuda Apresiasi Upaya Sinergi Komdigi Berantas Judol

Selasa, 21 Jul 2026 23:02 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 23:02 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Upaya pemerintah dalam memberantas praktik judi online (judol) terus mendapatkan dukungan dari berbagai elemen masyarakat. Kalangan…

2 Hektar Hutan Perhutani di Sampung Ponorogo Terbakar, Diduga Sengaja Dibakar OTB

2 Hektar Hutan Perhutani di Sampung Ponorogo Terbakar, Diduga Sengaja Dibakar OTB

Selasa, 21 Jul 2026 21:18 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 21:18 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Kebakaran hutan melanda kawasan perhutani di Petak 62 RPH Ngangsiran, BKPH Sampung, KPH Madiun, yang masuk dalam wilayah Kecamatan…

Sensus Ekonomi Ponorogo Capai 58,62 Persen, BPS Beber Faktor Penghambat 

Sensus Ekonomi Ponorogo Capai 58,62 Persen, BPS Beber Faktor Penghambat 

Selasa, 21 Jul 2026 21:10 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 21:10 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 di Kabupaten Ponorogo menunjukkan progres positif. Berdasarkan data Aplikasi FASIH Pendataan SE…

BEM Nusantara Jatim Kirim Karangan Bunga ke Kejati, Protes Penanganan Kasus Eks Jampidsus

BEM Nusantara Jatim Kirim Karangan Bunga ke Kejati, Protes Penanganan Kasus Eks Jampidsus

Selasa, 21 Jul 2026 20:06 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 20:06 WIB

‎ ‎SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – BEM Nusantara Jawa Timur mengirim karangan bunga ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur, Selasa (21/7/2026), sebagai aksi simb…

Persidangan Ungkap PT JPC Tidak Miliki Perjanjian Kontraktual Langsung Dengan Pemilik Lahan  ‎

Persidangan Ungkap PT JPC Tidak Miliki Perjanjian Kontraktual Langsung Dengan Pemilik Lahan ‎

Selasa, 21 Jul 2026 20:03 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 20:03 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sidang gugatan perdata sengketa pengelolaan lahan parkir yang melibatkan PT Jatim Parkir Center (JPC) kembali bergulir di Pen…