Direpoti Tante, Dagangan Sepi, Sering Dijemput Pacar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Suasana pasar kaget di daerah Tugu Pahlawan, Minggu (8/11/2020) pagi di tengah pandemi Covid-19. Sp/Byta Indrawati
Suasana pasar kaget di daerah Tugu Pahlawan, Minggu (8/11/2020) pagi di tengah pandemi Covid-19. Sp/Byta Indrawati

i

 

Melongok Pasar Kaget Tugu Pahlawan selama Pandemi Covid-19

 

 

 

Pasar Kaget Tugu Pahlawan atau yang biasa dikenal masyarakat Kota Surabaya  sebagai Pasar Tupal (Tugu Pahlawan), sebelum pandemi Covid-19, menjadi jujugan warga Surabaya kelas menengah bawah untuk mencari kebutuhan primer seperti sandang dan pangan. Tak hanya menjajakan pakaian bekas, juga ada beberapa penjual panganan atau jajanan jalanan. Bagaimana suasana Pasar Tupal setelah 8 bulan pandemi Covid-19 di Surabaya? Berikut laporan wartawati Surabaya Pagi, Byta Indrawati.

 

 

SURABAYAPAGI.COM, Syrabaya - Minggu (08/11/2020), dari pantauan wartawan harian kita, tetap ramai didatangi pengunjung meski Kota Surabaya sendiri belum di nyatakan zona bebas Covid-19. Bahkan, suasana nyaris ramai dan tak seperti adanya pandemi.

Pasar yang buka hanya pada hari Minggu ini,  dapat mendatangkan ribuan pengunjung, sebab para pedagang sendiri menjual beraneka ragam barang yang dijajakan.

Buka sejak subuh hingga pukul 09.00 pagi, masyarakat bisa bebas mencari barang yang di butuhkan, seperti pakaian bekas hingga pakaian baru, sandal, makanan, hingga tukang pijit jalanan.

Namun, para pedagang tidak serta merta bahagia dengan kepadatan pengunjung yang hadir. Sejak Corona Virus Diseases resmi masuk ke Indonesia, bahkan di Kota Surabaya hingga menjadi pandemi, para pedagang tersebut tidak diperboleh berjualan hingga waktu yang belum di tentukan, dengan alasan menimbulkan klaster baru.

Mendekati new normal, atau normal baru nampaknya mereka bisa kembali bernafas lega atau paling tidak bisa mengantongi pundi-pundi rupiah kembali.

Tetapi, juga tidak bisa dipungkiri bila pundi-pundi yang masuk tidak sesuai harapan atau penghasilan sebelumnya.

Seperti salah satu pedagang pakaian anak-anak yang ditemui, Minggu (8/11/2020), Sayidah. Perempuan berjilbab asal Madura ini harus legowo dengan keadaan saat ini. Pakaian yang ia jual rupanya tidak bisa menghasilkan nominal seperti dulu lagi.

"Ibaratnya kalau dulu dapat 1 kg, nah ini saya kehilangan 3/4 kg. Susah gara-gara tante Corona ini," ungkap Sayidah sambil melipat pakaian untuk para pembeli.

Pakaian yang Sayidah jual di bandrol harga mual dari Rp. 15.000 untuk celana kolor pendek hingga Rp. 50.000 an untuk pakaian anak-anak hingga dewasa.

"Paling gak yo agak mending hari minggu dapat segini, dari pada gak dapat blas, mbak," katanya.

Mendekati pukul 08.30 WIB, Sayidah segera bergegas merapikan dagangannya untuk dikemas pulang. Dia juga menurunkan sedikit harga kepada para pembeli.

"Iya mau pulang kita, iki ringkes-ringkes aja (berberes) nanti kalau jam 9 nggak bersih bisa dijemput sama pacar saya (truk satpol PP)," candanya seraya menunjuk truk yang didepan pagar Tugu Pahlawan.

Tak hanya Sayidah, beberapa pedagang lain juga mengalami seperti Sayidah. Sebut saja Dulah, penjual celana jeans bekas pakai. Selama ada Covid-19, juga berpengaruh pada pendapatan.

“Yah gini-gini aja mbak. Gara-gara Corona. Awal-awal malah gak boleh buka. Tetapi akhirnya yah dibolehin. Sempat dijaga. Yang pasti pendapatan gak kayak dulu. Biasa kulakan 1-2 kg, sekarang terjual Cuma 1/2 kg,” jelasnya.

Menurutnya, meski kini sudah mulai ramai kembali, para pengunjung lebih suka jalan-jalan dan melihat-lihat. Bahkan, lebih memilih penjual makanan.

Meski ramai dikunjungi, dari pantauan harian Surabaya Pagi dan SURABAYAPAGI.com, baik para pengunjung dan penjual, sudah mematuhi protokol kesehatan. Minimal memakai masker. Meski terkadang, ada penjual yang memakai masker masih di dagu atau hanya menutupi mulut. byt/cr3/ana

Berita Terbaru

Luncurkan Program ELSINDUK GEMES, PLN UIT JBM Dorong Ekonomi Sirkular dari Pengelolaan Bank Sampah

Luncurkan Program ELSINDUK GEMES, PLN UIT JBM Dorong Ekonomi Sirkular dari Pengelolaan Bank Sampah

Selasa, 21 Jul 2026 23:16 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 23:16 WIB

SurabayaPagi, Gresik – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan b…

Aktivis Pemuda Apresiasi Upaya Sinergi Komdigi Berantas Judol

Aktivis Pemuda Apresiasi Upaya Sinergi Komdigi Berantas Judol

Selasa, 21 Jul 2026 23:02 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 23:02 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Upaya pemerintah dalam memberantas praktik judi online (judol) terus mendapatkan dukungan dari berbagai elemen masyarakat. Kalangan…

2 Hektar Hutan Perhutani di Sampung Ponorogo Terbakar, Diduga Sengaja Dibakar OTB

2 Hektar Hutan Perhutani di Sampung Ponorogo Terbakar, Diduga Sengaja Dibakar OTB

Selasa, 21 Jul 2026 21:18 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 21:18 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Kebakaran hutan melanda kawasan perhutani di Petak 62 RPH Ngangsiran, BKPH Sampung, KPH Madiun, yang masuk dalam wilayah Kecamatan…

Sensus Ekonomi Ponorogo Capai 58,62 Persen, BPS Beber Faktor Penghambat 

Sensus Ekonomi Ponorogo Capai 58,62 Persen, BPS Beber Faktor Penghambat 

Selasa, 21 Jul 2026 21:10 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 21:10 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 di Kabupaten Ponorogo menunjukkan progres positif. Berdasarkan data Aplikasi FASIH Pendataan SE…

BEM Nusantara Jatim Kirim Karangan Bunga ke Kejati, Protes Penanganan Kasus Eks Jampidsus

BEM Nusantara Jatim Kirim Karangan Bunga ke Kejati, Protes Penanganan Kasus Eks Jampidsus

Selasa, 21 Jul 2026 20:06 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 20:06 WIB

‎ ‎SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – BEM Nusantara Jawa Timur mengirim karangan bunga ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur, Selasa (21/7/2026), sebagai aksi simb…

Persidangan Ungkap PT JPC Tidak Miliki Perjanjian Kontraktual Langsung Dengan Pemilik Lahan  ‎

Persidangan Ungkap PT JPC Tidak Miliki Perjanjian Kontraktual Langsung Dengan Pemilik Lahan ‎

Selasa, 21 Jul 2026 20:03 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 20:03 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sidang gugatan perdata sengketa pengelolaan lahan parkir yang melibatkan PT Jatim Parkir Center (JPC) kembali bergulir di Pen…