Tips Diet pasca Melahirkan ala Sherly Lembono

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sherly Lembono.
Sherly Lembono.

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Memiliki berat badan ideal merupakan idaman bagi kebanyakan wanita. Namun salah satu permasalahan yang kerap dialami oleh para ibu pasca melahirkan adalah berat badan yang tak kunjung turun.

Pasca melahirkan memang fase yang menyenangkan bagi para ibu. Tak terkecuali, influencer Sherly Lembono. Tapi ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar para ibu tetap bisa menjaga berat badannya secara ideal.

Selebgram asal Surabaya ini mengaku, berat badannya saat awal kehamilan 49,2 kg. Seiring berkembangnya janin di perutnya sampai melahirkan, berat badan Sherly Lembono akhirnya naik menjadi 65,5 kg.

"Awalnya bingung gimana cara menurunkan, padahal aku juga menyusui dan harus merawat anak. Tapi setelah ku jalani dengan metode tepat. Hasilnya 6 bulan saja berat badanku turun lebih rendah menjadi 46 kg (turun 19,5 kg),"kata Sherly Lembono. Influencer 1 anak ini memiliki tips diet sehat yang dijalani selama menyusui dan mengurus anak. Pertama dengan olahraga pagi seperti jogging sekitar 30 menit untuk membakar kalori. Kedua yang tak kalah penting adalah mengkonsumsi air putih dalam jumlah banyak.

"Sehari biasanya aku konsumsi sampai 4 liter air putih karena aku menyusui anak dan juga olahraga jogging," tutur selebgram dengan followers 110 ribu ini.

Tips yang ketiga, lanjut Sherly Lembono, memperbanyak protein dan mengurangi karbohidrat saat makan juga faktor penting. Namun, untuk ibu menyusui penting memperhatikan porsi kebutuhan asupan gizi tubuhnya karena kondisi tubuh setiap orang berbeda.

"Kalau aku lebih suka makan nasi sedikit tapi lauknya banyak. Bahkan beberapa kali aku hanya mengkonsumsi karbohidrat hanya dari kentang rebus, daging dan salmon sebagai pengganti rasa lapar," jelasnya.

Dia menambahkan, tips dietsaat makan juga harus disesuaikan dengan selera. Sebab, makan yang tidak sesuai selera justru membuat diet gagal dalam waktu dekat.

Oleh karena itu, memastikan makanan diet sesuai dengan selera agar terasa enak dan mengeyangkan dengan tetap menghindari karbohidrat yang berlebih.

"Saat hamil tubuh kita sudah terlalu banyak makan. Tanpa disadari saat ngidam porsi gula dan garam sering berlebihan, maka kurangi makanan yang manis dan asin selama diet," pungkasnya.li

Berita Terbaru

Lewat Program IJD, Pemkab Lumajang Fokus Prioritaskan Jalan Rusak Berat

Lewat Program IJD, Pemkab Lumajang Fokus Prioritaskan Jalan Rusak Berat

Selasa, 29 Sep 2026 11:02 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 11:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui program Infrastruktur Jalan Daerah (IJD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang memprioritaskan jalan rusak berat untuk…

Perguruan tinggi di AS Perkuat Penggunaan Perangkat AI

Perguruan tinggi di AS Perkuat Penggunaan Perangkat AI

Selasa, 29 Sep 2026 07:09 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 07:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Mahasiswa ilmu komputer Jack Zemke tidak kunjung mendapatkan hasil meski telah mengirim ratusan lamaran pekerjaan yang sebagian besar…

Nilai Tukar Rupiah Rp 18.000,-

Nilai Tukar Rupiah Rp 18.000,-

Selasa, 29 Sep 2026 07:05 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 07:05 WIB

SURABAYAPAGI.com – Nilai tukar rupiah kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan awal pekan ini, Senin (28/9/2026), dekati l…

CSR, Dibutuhkan Pembangunan Desa

CSR, Dibutuhkan Pembangunan Desa

Selasa, 29 Sep 2026 07:03 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 07:03 WIB

SURABAYAPAGI.com - Wamendes PDT, Ahmad Riza Patria, menegaskan penyertaan dana CSR untuk berbagai program terkait pembangunan desa yang terarah sangat…

Diluncurkan Sedan Aeris di Pasar India Rp 90 Juta

Diluncurkan Sedan Aeris di Pasar India Rp 90 Juta

Selasa, 29 Sep 2026 07:00 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 07:00 WIB

SURABAYAPAGI.com - Produsen otomotif Tata resmi meluncurkan sedan Aeris di pasar India. Untuk membuktikan kekuatan struktur bodi serta keamanan sistem CNG,…

IMF Akui Guncangan Ekonomi Global, Akibatkan Tingkat Utang Meningkat

IMF Akui Guncangan Ekonomi Global, Akibatkan Tingkat Utang Meningkat

Selasa, 29 Sep 2026 06:56 WIB

Selasa, 29 Sep 2026 06:56 WIB

SURABAYAPAGI.com - Lembaga keuangan yang berbasis di Washington mencatat negara-negara maju membayar bunga lebih dari US$ 3,3 triliun atas obligasi pemerintah…