Cari Ikan di Sungai, Tujuh Orang Dibawa ke Polisi Ini Sebabnya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tujuh orang yang diamankan saat mencari ikan dengan menggunakan setrum. 
Tujuh orang yang diamankan saat mencari ikan dengan menggunakan setrum. 

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Gara-gara mencari ikan di sungai dengan cara menggunakan setrum, sejumlah orang di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, digerebek warga, Kamis (12/11/2020). 

Peristiwa tersebut terjadi di aliran sungai avur, atau warga setempat menyebutnya yakni Kali Dor, yang berada di Dusun Paras, Desa Turipinggir, Kecamatan Megaluh, Jombang pada pada Selasa, (10/11) siang kemarin lusa. 

Dalam penggerebekan itu, warga setempat mengamankan tujuh orang yang mencari ikan di sungai tersebut dengan cara menggunakan setrum dari aki. Dan mereka sempat dibawa ke Polsek Megaluh. 

Kepala Urusan Kesejahteraan Rakyat (Kaur Kesra) Desa Turipinggir, Mohammad Irfan mengatakan, bahwa warganya merasa resah dengan aktivitas orang yang mencari ikan dengan cara disetrum. Dan hal itu sudah lama dirasakan warganya. 

"Siapapun boleh mencari ikan di sungai avur yang melintasi desa ini hanya dengan menggunakan jaring atau pancing. Warga tidak menghendaki kalau menggunakan setrum," katanya, kepada jurnalis. 

Irfan menjelaskan, kegiatan itu (nyetrum, red), bisa mengancam dan merusak populasi ikan di sungai. Kalau menggunakan setrum, bisa membunuh ikan yang masih kecil-kecil. 

"Kejadian itu sekitar pukul 12.00 WIB, warga Dusun Paras mengetahui banyak orang mencari ikan di aliran sungai avur dengan cara disetrum. Warga pun langsung bergegas untuk meringkus para pencari ikan tersebut," jelasnya. 

Upaya penangkapan warga berhasil mengamankan tujuh orang. Sedangkan yang lainnya berhasil meloloskan diri. Ketujuh orang pencari ikan kemudian digiring oleh anggota polisi ke Polsek Megaluh.

"Ketujuh warga yang diamankan di Polsek Megaluh tidak diproses hukum. Para pelaku hanya diberikan imbauan dan membuat surat pernyataan tidak mengulangi lagi. Pemdes Tanjunggunung juga hadir. Kemarin Mediasinya, di Polsek Megaluh," paparnya. 

Sementara itu, Sekdes Tanjunggunung, Kecamatan Peterongan, Hendra Wijaya mengakui bahwa ketujuh orang yang ditangkap warga dan Pemdes Turipinggir merupakan warganya. 

"Kronologinya, mereka itu belum sampai turun ke sungai. Tapi memang hendak mencari ikan di sungai itu. Memang banyak kelompok yang lain sedang mencari ikan. Lainnya melarikan diri, tapi warga saya tidak melarikan diri," akunya. 

Hendra menegaskan, bahwa persoalan itu sudah selesai dalam mediasi di Polsek Megaluh. "Kami juga menghimbau kepada warga untuk tidak melakukan hal serupa yang bisa merusak lingkungan," tegasnya. 

Terpisah, Kapolsek Megaluh, AKP Darmaji membenarkan, bahwa kedua belah pihak sepakat damai dan tidak meneruskan masalah ke proses hukum setelah pihaknya melakukan mediasi dengan Pemdes Turipinggir. 

"Sudah diselesaikan oleh kedua pihak perangkat desa. Mereka (para pelaku, red) sudah sepakat tidak mengulangi perbuatan seperti itu lagi," pungkasnya. suf

Berita Terbaru

Dari Bumi Mojopahit untuk Indonesia, Walikota Ning Ita Langitkan Doa Bersama Peringati Dua Tahun Prabowo - Gibran

Dari Bumi Mojopahit untuk Indonesia, Walikota Ning Ita Langitkan Doa Bersama Peringati Dua Tahun Prabowo - Gibran

Rabu, 21 Okt 2026 06:11 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 06:11 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto bersama Polres Mojokerto Kota menggelar doa kebangsaan dalam rangka memperingati dua tahun pe…

UNESA Taklukkan UM 2-0, Kampiun Campus League Futsal Regional Surabaya

UNESA Taklukkan UM 2-0, Kampiun Campus League Futsal Regional Surabaya

Selasa, 20 Okt 2026 22:14 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 22:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Universitas Negeri Surabaya (UNESA) keluar sebagai juara Campus League 2026 Futsal Regional Surabaya setelah menundukkan Universitas N…

HUT ke-62 Golkar, Mashudi Tekankan Sinergi dengan Pemkab Madiun

HUT ke-62 Golkar, Mashudi Tekankan Sinergi dengan Pemkab Madiun

Selasa, 20 Okt 2026 22:07 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 22:07 WIB

SURABAYA PAGI, ‎Madiun – DPD Partai Golkar Kabupaten Madiun menegaskan komitmennya untuk mengawal kebijakan pemerintah daerah agar berpihak kepada masyarakat. S…

Dua Kali Mediasi Buntu, Keluarga Bocah Korban Kecelakaan di Madiun Tuntut Keadilan

Dua Kali Mediasi Buntu, Keluarga Bocah Korban Kecelakaan di Madiun Tuntut Keadilan

Selasa, 20 Okt 2026 21:59 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 21:59 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Keluarga M. Sofian Arif Nugroho, bocah berusia 6 tahun yang meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan di Desa Nglandung, K…

Hendak Berobat, Ibu Empat Anak di Ponorogo Meninggal di Atas Motor

Hendak Berobat, Ibu Empat Anak di Ponorogo Meninggal di Atas Motor

Selasa, 20 Okt 2026 18:56 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 18:56 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Ponorogo– Lu’luatun Nikmah, warga Desa Banggel, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, ditemukan meninggal dunia di atas sepeda mo…

ASUS ProArt P14 dan P16 Hadir di Indonesia, Harga Tembus Rp114 Juta

ASUS ProArt P14 dan P16 Hadir di Indonesia, Harga Tembus Rp114 Juta

Selasa, 20 Okt 2026 18:30 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 18:30 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – ASUS resmi menghadirkan laptop kreator ProArt P14 (H7407BA) dan ProArt P16 (H7607BA) di Indonesia dengan mengandalkan kemampuan p…