Dinas PUPR Jombang Data Asset Tanah Pemkab Gunakan Drone

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sub Terminal Mojoagung. SP/ M. Yusuf
Sub Terminal Mojoagung. SP/ M. Yusuf

i

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Pada tahun 2020 Dinas Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Jombang, Jawa Timur, mengadakan kegiatan pendataan asset tanah pemkab untuk wilayah Kecamatan Mojoagung.

Pada tahun sebelumnya, kegiatan pendataan asset tanah sudah terselesaikan untuk Kecamatan Jombang dan Kecamatan Peterongan. Aset daerah adalah sumber daya yang penting bagi pemerintah daerah sebagai salah satu potensi ekonomi yang dimiliki daerah.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Jombang, Miftahul Ulum mengatakan, apabila asset dikelola dengan baik, maka dapat memberikan kontribusi bagi pemda sebagai sumber pendapatan sekaligus dapat menunjang peran dan fungsi pemda sebagai pemberi pelayanan publik kepada masyarakat.

"Aset daerah dapat dikategorikan menjadi dua bagian, yakni benda tidak bergerak (real property), meliputi tanah, bangunan gedung, bangunan air, jalan dan jembatan dan lainnya," katanya, Senin (16/11/2020).

Benda bergerak (personal property), terang Ulum, meliputi mesin, alat kesehatan atau kedokteran, alat kantor, kendaraan dan lainnya. Salah satu sektor yang dapat diharapkan menjadi penopang perekonomian daerah, yaitu aset tanah daerah yang dimiliki atau dikuasai oleh pemerintah daerah.

"Potensi sektor asset tanah tidak hanya dalam pembangunan aset saja, namun juga menyangkut strategi pengelolaan asset tanah yang sudah termanfaatkan ataupun belum termanfaatkan secara optimal," terangnya.

Ulum menandaskan, pemerintah daerah dituntut mampu memanfaatkan potensi asset tanah untuk kepentingan publik dalam rangka pelaksanaan pembangunan. Dan menjadi suatu kewajiban pemda harus mengetahui jumlah, lokasi atau letak geografis dan sejauh mana pemanfaatan asset-aset tanah yang dimiliki atau dikuasai.

"Tidak sedikit aset tanah pemerintah daerah yang tidak diketahui posisi atau letaknya di lapangan, karena data yang dimasukkan dalam daftar inventaris tidak menyebutkan letak titik geografisnya secara tepat," tandasnya.

Ulum memaparkan, pada pendataan asset ini dilakukan melalui penelusuran secara detail pada tiap bidang asset tanah daerah secara spasial, yaitu data grafis yang berkaitan dengan lokasi, posisi dan area koordinat tertentu.

"Ada kurang lebih 65 bidang asset yang terdiri tanah lambiran pengairan, tanah eks waduk atau embung, tanah sawah pertanian, sekolahan, fasilitas kesehatan dan perkantoran," paparnya.

Ulum menjelaskan, teknik penandaan koordinat setiap tanah asset daerah dilakukan dengan menggunakan GPS Geodetic, sehingga data yang didapatkan dapat dipertanggungjawabkan dari sisi akurasi spasial.

"Selain itu, untuk dapat memberikan gambaran visual yang lebih detail tentang kondisi tanah dan bangunan, juga dilakukan foto udara dengan menggunakan drone," pungkasnya. suf

Berita Terbaru

Dukung Swasembada Pangan, Sumenep Tingkatkan Produksi Padi Lewat Metode PM-AAS

Dukung Swasembada Pangan, Sumenep Tingkatkan Produksi Padi Lewat Metode PM-AAS

Kamis, 16 Jul 2026 12:29 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 12:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Sebagai upaya mendukung program swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah pusat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep terus…

Tingkatkan Pelayanan Publik, Disdukcapil Madiun Jemput Bola bagi Warga Rentan

Tingkatkan Pelayanan Publik, Disdukcapil Madiun Jemput Bola bagi Warga Rentan

Kamis, 16 Jul 2026 12:03 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 12:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai bukti nyata dalam pelayanan kepada masyarakat, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Madiun,…

Lewat Modernisasi Alat, Bangkalan Targetkan Sektor Pertanian Tumbuh hingga 10 Persen

Lewat Modernisasi Alat, Bangkalan Targetkan Sektor Pertanian Tumbuh hingga 10 Persen

Kamis, 16 Jul 2026 11:57 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 11:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bangkalan - Sebagai upaya dalam meningkatkan produksi melalui modernisasi alat dan hilirisasi produksi hasil pertanian, Pemerintah Kabupaten…

Dindik Pacitan Mulai Evaluasi dan Petakan Penurunan Siswa Baru Sekolah Negeri

Dindik Pacitan Mulai Evaluasi dan Petakan Penurunan Siswa Baru Sekolah Negeri

Kamis, 16 Jul 2026 11:49 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 11:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pacitan - Menanggapi fenomena penurunan jumlah siswa baru di sejumlah sekolah negeri, khususnya pada tingkat SD, guna mengevaluasi…

Tingkatkan Kuota Paspor hingga 75 Persen, Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar Catatkan 210 Pemohon per Hari

Tingkatkan Kuota Paspor hingga 75 Persen, Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar Catatkan 210 Pemohon per Hari

Kamis, 16 Jul 2026 11:38 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 11:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar meningkatkan kuota pelayanan permohonan paspor harian sebesar 75 persen, yang sebelumnya 120…

Tingkatkan Efektifitas Masalah Hukum, KAI Daop 7 Madiun Jalin Kerjasama dengan Kejari Kota Madiun

Tingkatkan Efektifitas Masalah Hukum, KAI Daop 7 Madiun Jalin Kerjasama dengan Kejari Kota Madiun

Kamis, 16 Jul 2026 11:35 WIB

Kamis, 16 Jul 2026 11:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun resmi jalin Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait Penanganan Masalah Hukum Bidang…