Sebut ICOR Harus Naik, Eri Cahyadi Sesat Pikir

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya 2020 No 1 Eri Cahyadi – Armuji saat dalam debat publik II di Dyandra Convention Hall, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (18/11). SP/Patrick Cahyo
Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya 2020 No 1 Eri Cahyadi – Armuji saat dalam debat publik II di Dyandra Convention Hall, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (18/11). SP/Patrick Cahyo

i

 SURABAYAPAGI, Surabaya - Dalam debat ke II Pilkada Surabaya Rabu Malam (18/11), calon wali Kota Surabaya Eri Cahyadi secara percaya diri bicara soal perekonomian. Namun, ternyata dia keliru. Salah satunya ketika menyampaikan perihal ICOR (incremental capital-output ratio).

 ”ICOR Kota Surabaya harus kita angkat. Semakin tinggi nilai ICOR itu semakin bagus,” ujar Eri seraya melihat catatan yang ada di depannya. 

Pernyataan Eri itu cukup mengejutkan. Hal itu terbalik dari realita di lapangan. Menurut Rumayya, akademisi dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Airlangga. Seharusnya ICOR harus diturunkan, bukan malah dinaikkan.

 ”Jadi memang keliru. Diturunkan, dikecilkan bukan dinaikkan,” ujarnya ketika dimintai pendapat Kamis (19/11). 

Menurut dia ICOR itu adalah suatu ukuran. Dimana pertambahan output dibagi sama modal. ”Jadi kalau di suatu daerah ada penambahan output, kalau itu semakin besar semakin tak efisien ekonomi. Harus diturunkan malahan ICOR,” lanjutnya.

Dia menjelaskan, jika ICOR turun artinya kita bisa membuat output lebih banyak dengan input yang lebih sedikit.

Rumayya berpendapat jika bicara soal itu ranahnya efisiensi investasi. ”Investasi kita lebih efisien dalam artian dampaknya lebih luas dengan menciptakan lapangan pekerjaan, menciptakan pendapatan,” beber dia. 

Pun demikian halnya dengan ILOR (incremental labour-output ratio). ”ILOR sama saja. Cuma ini tenaga kerja. Kalau ini naik berarti butuh tenaga kerja lebih banyak untuk menghasilkan output. Kalau dia turun berarti pekerja semakin produktif, pekerjanya makin sedikit menghasilkan lebih tinggi," pungkas dia. 

Dalam kurun waktu 2012-2015, ICOR Surabaya terus naik. Pada 2015 mencapai 4,30. Itu angka yang cukup tinggi alias buruk. Iklim investasi di satu kota dianggap baik kalau ICOR maksimal di angka 4,00. Alq

Berita Terbaru

KPK Geledah Rumah Kadiskominfo, Sita 2 HP dan Dokumen SPPD

KPK Geledah Rumah Kadiskominfo, Sita 2 HP dan Dokumen SPPD

Senin, 06 Apr 2026 17:54 WIB

Senin, 06 Apr 2026 17:54 WIB

‎SURABAYAPAGI, Kota Madiun – KPK menyita dua handphone dan dokumen SPPD saat menggeledah rumah Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Mad…

Warga Tolak KKMP di Lapangan Josenan, Kelurahan Pilih Pending Proyek ‎

Warga Tolak KKMP di Lapangan Josenan, Kelurahan Pilih Pending Proyek ‎

Senin, 06 Apr 2026 17:52 WIB

Senin, 06 Apr 2026 17:52 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun –Rencana pembangunan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Lapangan Josenan, Kecamatan Taman, Kota Madiun ditolak warga. Pem…

Jelang Keberangkatan, Ratusan Calon Jamaah Haji Asal Lamongan Belum Terima Seragam

Jelang Keberangkatan, Ratusan Calon Jamaah Haji Asal Lamongan Belum Terima Seragam

Senin, 06 Apr 2026 16:04 WIB

Senin, 06 Apr 2026 16:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Menjelang keberangkatan ibadah haji 1447 H tahun 2026, ratusan calon jamaah haji (CJH) asal Kabupaten Lamongan, dilaporkan belum…

Nekat Seberangi Palpin Rel KA Sambil Angkat Sepeda, Kakek 74 Tahun Tewas Disambar Kereta Api

Nekat Seberangi Palpin Rel KA Sambil Angkat Sepeda, Kakek 74 Tahun Tewas Disambar Kereta Api

Senin, 06 Apr 2026 15:45 WIB

Senin, 06 Apr 2026 15:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Nandam 74 warga Desa Bendosari Kec.Sanankulon Kab.Blitar nekat seberangi Rel KA yang tak berpalang pintu, yang berujung tertemper…

PMI Kota Mojokerto Lampaui Target Kuartal I, Optimistis Capai 22 Ribu Kantong Darah di 2026

PMI Kota Mojokerto Lampaui Target Kuartal I, Optimistis Capai 22 Ribu Kantong Darah di 2026

Senin, 06 Apr 2026 15:39 WIB

Senin, 06 Apr 2026 15:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Kinerja Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Mojokerto menunjukkan capaian positif di awal tahun 2026. Hingga kuartal pertama, PMI…

Tak Dukung Digitalisasi Parkir, Dishub Catat 600 Jukir di Surabaya Dibekukan

Tak Dukung Digitalisasi Parkir, Dishub Catat 600 Jukir di Surabaya Dibekukan

Senin, 06 Apr 2026 15:24 WIB

Senin, 06 Apr 2026 15:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai langkah menuju era digitalisasi, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Perhubungan (Dishub) gencar melakukan…