Linmas Pengedar Sabu Diadili

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sidang perkara narkotika jenis sabu dengan terdakwa Arief Arisandi, agenda saksi penangkap yang juga pembeli sabu ke terdakwa, di ruang Kartika PN Surabaya, Rabu (25/11/2020). SP/Budi Mulyono
Sidang perkara narkotika jenis sabu dengan terdakwa Arief Arisandi, agenda saksi penangkap yang juga pembeli sabu ke terdakwa, di ruang Kartika PN Surabaya, Rabu (25/11/2020). SP/Budi Mulyono

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Benar-benar apes nasib Arief Arisandi ini. Warga jalan Petemon Kuburan yang mengaku berprofesi sebagai Linmas Pemkot Surabaya ini harus duduk di kursi pesakitan Pengadilan Negeri (PN) Surabaya setelah tertangkap tangan sedang menjual Narkotika jenis Sabu-Sabu kepada polisi yang sedang menyamar (Undercover).

Dalam persidangan yang digelar secara Online di ruangan sidang Kartika 1, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Jatim, Ni Putu Parwati menghadirkan saksi yang melakukan penangkapan pada Arief Arisandi. Saksi itu adalah Siswono dari Ditresnarkoba Polda Jatim.

Dihadapan majelis hakim yang diketuai Sarwedi, saksi Siswono mengatakan bahwa terdakwa Arief Arisandi ditangkap di dekat Gapuro Jalan Petemon. Saat digeledah ditemukan satu poket sabu dengan berat kotor sekitar 1,10 gram. 

Ditanya JPU Ni Putu Parwati mau dijual kemana sabu tersebut,? Saksi Siswono menjawab mau di jual ke saya.

"Sabu itu ya mau dijual ke saya. Sebelumnya saya sudah menyerahkan uang 1.3 juta kepada dia untuk beli 1 gram," kata saksi Siswono sambil tersenyum. Rabu (25/11/2020).

Ditanya lagi oleh JPU, bagaimana sikap terdakwa saat ditangkap,? Apakah diam saja atau melakukan perlawanan. Saksi Siswono menjawab, Ya sempat melawan, seperti gak percaya gitu, kalau pembelinya Polisi.

"Dia sempat berontak, dia mengaku sebagai Linmas," jawab saksi.

Hari Selasa 7 Juli 2020 pukul 18.30 WIB, saksi Siswono dan saksi Heri Tri Agus dari Ditresnarkoba Polda Jatim yang menyamar sebagai pembeli mendatangi terdakwa Arief Arisandi di depan gapura Jalan Petemon Kuburan, Kelurahan Sawahan, Kota Surabaya, lantas menyerahkan uang sebesar Rp 1,3 juta untuk membeli 1 gram sabu.

Setelah menerima uang, terdakwa Arief Arisandi pulang ke rumahnya  untuk menemui Adek Pujianto (DPO). Saat bertemu Adek Pujianto mengatakan pada terdakwa Arief Arisandi kalau barangnya hanya ada Rp 700 ribu. Lalu terjadilah serah terima uang dan sabu antara keduanya.

Kemudian terdakwa Arief Arisandi kembali menuju Gapura Jalan Petemon Kuburan untuk menemui pembelinya yakni saksi Siswono dan saksi Heri Tri Agus. Belum sempat sabu tersebut diserahkan, terdakwa Arief Arisandi langsung ditangkap.

Saat digeledah, di genggaman tangan kanan ditemukan barang bukti 1 bungkus plastik klip narkotika jenis shabu dengan berat kotor 1,10 gram beserta bungkusnya, serta uang Rp 600 ribu di saku baju sebelah kiri terdakwa Arief Arisandi.

Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 114 ayat (1) UU No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika. nbd

Berita Terbaru

Pemkot Kediri Tunggu Legal Opinion Kejaksaan untuk Penyelesaian Proyek RTH Alun-alun

Pemkot Kediri Tunggu Legal Opinion Kejaksaan untuk Penyelesaian Proyek RTH Alun-alun

Kamis, 05 Feb 2026 21:41 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 21:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri masih menunggu Legal Opinion (LO) dari Kejaksaan dalam rangka menentukan langkah penyelesaian proyek…

Dinas Perkim Kabupaten Kediri Jelaskan Status Konflik Fasum Fasos Perum Griya Keraton Sambirejo

Dinas Perkim Kabupaten Kediri Jelaskan Status Konflik Fasum Fasos Perum Griya Keraton Sambirejo

Kamis, 05 Feb 2026 21:35 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 21:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Kediri memberikan penjelasan berkaitan dengan masalah fasilitas umum…

Dugaan Penjualan Aset Hibah Gedung Sekolah, DPMD Turun Tangan

Dugaan Penjualan Aset Hibah Gedung Sekolah, DPMD Turun Tangan

Kamis, 05 Feb 2026 20:28 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 20:28 WIB

SURABAYA PAGI, ‎Madiun — Dugaan penyelewengan aset hibah terus berlanjut, bangunan SD Negeri Tiron 3 yang merupakan aset hibah pemerintah Kabupaten Madiun dib…

Aniaya Istri hingga Tewas, Suami di Blitar Jadi Tersangka

Aniaya Istri hingga Tewas, Suami di Blitar Jadi Tersangka

Kamis, 05 Feb 2026 17:48 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 17:48 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Setelah dilakukan pemeriksaan P warga Desa mBoro Kec.Selorerjo Kabupaten Blitar, yang telah membunuh SN istrinya, dengan beberapa…

Pohon Pisang Jadi "Monumen Kekecewaan" Jalan Rusak di Madiun Viral

Pohon Pisang Jadi "Monumen Kekecewaan" Jalan Rusak di Madiun Viral

Kamis, 05 Feb 2026 16:40 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 16:40 WIB

SURABAYA PAGI, Madiun- ‎Sebuah foto jalan berlubang yang ditanami pohon pisang di RT 3 Desa Sidomulyo, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, viral di media s…

Jabat Ketum IKBA UNTAG Dorong Kaum Intelektual Bangun Negeri Lebih Baik

Jabat Ketum IKBA UNTAG Dorong Kaum Intelektual Bangun Negeri Lebih Baik

Kamis, 05 Feb 2026 15:33 WIB

Kamis, 05 Feb 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Anggota Komisi B DPRD Sidoarjo Kusumo Adi Nugroho, S.E, yang juga politisi PDI Perjuangan ini, berjibaku menggerakkan kaum…