Dalam Sepekan, Kasus Covid-19 Kabupaten Pamekasan Bertambah 30

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tenaga Medis yang sedang merawat pasien Covid-19. SP/ BJ
Tenaga Medis yang sedang merawat pasien Covid-19. SP/ BJ

i

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Kasus Covid-19 di kabupaten Pamekasan kembali naik dan terus melonjak khususnya dalam sepekan terakhir. Di mana dalam rentang waktu tersebut, terdata sebanyak 30 orang dinyatakan terinfeksi virus corona. Bahkan lima orang di antaranya meninggal dunia, Minggu (29/11/2020).

Juru Bicara Tim Satgas Penanganan Covid-19 Pamekasan, Sigit Priyono menjelaskan bahwa berdasarkan tambahan tersebut, total pasien positif Covid-19 di kabupaten Pamekasan terdata sebanyak 424 orang. Meliputi sebanyak 40 orang dalam tahap isolasi, 40 orang meninggal dunia, serta sebanyak 344 orang lainnya dinyatakan sembuh.

“Update hari ini kembali ada tambahan tujuh pasien yang dinyatakan positif terinfeksi Covid-19, serta satu orang sembuh dan satu lagi pasien positif meninggal dunia,” kata Juru Bicara Tim Satgas Penanganan Covid-19 Pamekasan, Sigit Priyono.

Sementara untuk status suspect terdata sebanyak 998 orang, meliputi sebanyak 27 orang dalam tahap pengawasan, sebanyak 64 orang meninggal dunia, serta sebanyak 907 orang lainnya dinyatakan selesai atau negatif Covid-19.

“Maka dari itu kami kembali mengajak sekaligus mengimbau masyarakat agar selalu waspada dengan tetap mempraktikkan sikap disiplin menerapkan protokol kesehatan, salah satunya dengan melakukan 3M, rajin mencuci tangan, selalu menggunakan masker dan selalu menjaga jarak,” imbaunya.

Pemkab Pamekasan juga selalu menghimbau warganya untuk waspada dan selalu disiplin dianggap sebagai salah satu cara jitu memutus rantai penyebaran Covid-19. “Mari kita selalu bersama menerapkan sikap disiplin untuk memutus rantai penyebaran Covid-19,” sambung Sigit.

Sebelumnya ajakan serupa juga disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan, Ahmad Marzuki yang mengimbau sekaligus mengajak masyarakat agar selalu mematuhi protokol kesehatan guna memutus rantai penyebaran Covid-19.

Bahkan pihaknya menilai jika penerapan prokes sangat penting untuk meningkatkan kewaspadaan penyebaran Covid-19. “Memang saat ini untuk Pamekasan tercatat sebagai zona kuning penyebaran Covid-19, tetapi kita harus selalu meningkatkan kewaspadaan,” ungkapnya.

“Maka dari itu sangat penting agar kita semua selalu bersikap disiplin untuk bersama memutus rantai penyebaran Covid-19, di antaranya dengan selalu mempraktikkan 3M seperti yang dianjurkan pemerintah,” pungkasnya. 

 

Berita Terbaru

Kasus Maidi Melebar, Komisi Pemberantasan Korupsi Periksa Sekda hingga Juru Parkir 

Kasus Maidi Melebar, Komisi Pemberantasan Korupsi Periksa Sekda hingga Juru Parkir 

Selasa, 14 Apr 2026 19:38 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 19:38 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pengembangan perkara dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi, mulai merambah ke berbagai lapisan. Tak hanya p…

Musrenbang RKPD 2027, Emil Dardak: Pembangunan Jatim 2027 Tekankan Pertumbuhan Berkualitas

Musrenbang RKPD 2027, Emil Dardak: Pembangunan Jatim 2027 Tekankan Pertumbuhan Berkualitas

Selasa, 14 Apr 2026 19:08 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 19:08 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 di Hotel Shangri-La Surabaya, …

Dukung Konservasi Lahan dan Air, DKPP Bojonegoro Tanam 1.660 Bibit Alpukat

Dukung Konservasi Lahan dan Air, DKPP Bojonegoro Tanam 1.660 Bibit Alpukat

Selasa, 14 Apr 2026 15:50 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) setempat kembali menunjukkan hasil…

Pemkot Terapkan Kebijakan Gerakan 'Surabaya Tanpa Gawai' Tiap Pukul 18.00-20.00 WIB

Pemkot Terapkan Kebijakan Gerakan 'Surabaya Tanpa Gawai' Tiap Pukul 18.00-20.00 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:44 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menerapkan Gerakan Surabaya Tanpa Gawai setiap pukul 18.00-20.00 WIB. Dimana…

Jembatan Penghubung Putus, Siswa di Jember Rela Berangkat-Pulang Naik Rakit

Jembatan Penghubung Putus, Siswa di Jember Rela Berangkat-Pulang Naik Rakit

Selasa, 14 Apr 2026 15:36 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Melihat fenomena miris terutama siswa yang hendak berangkat dan pulang sekolah terpaksa menyeberangi sungai naik perahu dan rakit…

Dorong Kolaborasi Strategis, Pemkab Upayakan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember

Dorong Kolaborasi Strategis, Pemkab Upayakan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember

Selasa, 14 Apr 2026 13:56 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Sebagai salah satu langkah strategis menghapus kemiskinan di wilayah Jember, Jawa Timur, kini Bupati Muhammad Fawait atau Gus Fawait…