Anak JK Laporkan Dua Politisi, Soal Caplin

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Musjwira Jusuf Kalla, anak mantan wapres Jusuf Kalla.
Musjwira Jusuf Kalla, anak mantan wapres Jusuf Kalla.

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta- Musjwira Jusuf Kalla, anak mantan wapres Jusuf Kalla, laporkan seorang politisi dan pengamat politik.

Laporan polisi bernomor ST/407/XII/Bareskrim yang dibuat putri JK ini dialamatkan kepada Ferdinand Hutahaean dan Rudi S. Kamri.

Laporan ini bermula cuitan akun Twitter, @FerdinandHaean3. Ferdinand mengunggah sebuah status. Ferdinand menyinggung terkait agenda politik 2024 dan menyebut 'si Caplin'.

"Hebat jg si Caplin, bawa duit sekoper ke Arab, bayar ini itu beres semua. Agenda politik 2022 menuju 2024 sdh dipanasi lebih awal. Tampaknya Presiden akan sgt disibukkan olh kegaduhan rekayasa caplin demi anak emasnya si asu pemilik bus edan," tulis Ferdinand.

 

Pencemaran Nama Baik

Musjwira JK, melaporkan Ferdinand Hutahaean dan Rudi S. Kamri, ke Bareskrim Mabes Polri. Isi laporan ini berkaitan dengan pencemaran nama baik di media sosial.

"Saya disini atas nama saya sebagai anaknya Pak Jusuf Kalla melaporkan Ferdinand Hutahaean dan Rudi S Kamri atas tulisan-tulisan yang mereka buat. Tulisan tersebut mengganggu martabat kami, saya dan keluarga," kata Musjwira di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (2/12).

"Seperti yang kita ketahui, di-tweet-nya esensi paling dalam dalam hak asasi manusia. Jadi sebagai warga negara Indonesia, saya melaporkan berhak untuk melaporkan hal-hal yang mengganggu hak asasi saya dan keluarga," lanjut putri JK.

 

Bisa Laporan Palsu

"Saya tidak mengenal pelapor yang memberikan kuasa dan saya menghargai laporan tersebut, menghormati hak hukum yang diambil oleh pelapor, dan nanti kalau laporan ini diproses oleh kepolisian tentu saya akan memberikan klarifikasi dan jawaban," ujar eks politikus Partai Demokrat itu.

Ferdinand dilaporkan ke polisi atas cuitannya di Twitter. Dia mengaku kaget atas laporan putri JK. Sebab, dia mengklaim tidak menuduh siapa-siapa dalam statusnya di Twitter.

"Tapi saya juga agak kaget ya dan heran mendengar laporan ini disampaikan ke kepolisian oleh pihak yang tidak pernah saya tuduh. Jadi agak lucu bagi saya. Tapi tidak apa-apa," ucapnya.

Ferdinand mengklaim sama sekali tidak pernah bicara tentang JK ataupun putrinya. Ferdinand menuturkan akan membuktikan argumentasinya dalam proses hukum yang berjalan nantinya.

"Dan seingat saya, saya tidak pernah menuduh pelapor ini tentang apapun dan saya tidak pernah bicara tentang apapun ya tentang beliau, dan juga tentang Pak Jusuf Kalla. Saya tidak pernah menuduh Pak Jusuf Kalla. Saya tidak pernah berbicara tentang beliau, sesuai dengan cuitan saya. Jadi ya janggal dan aneh bagi saya tentang pelaporan ini," sebutnya.

"Nanti kita buktikan dari proses hukum yang berjalan dan saya juga nanti punya hak hukum ya, ketika nanti ini menjadi tidak terbukti ya tentu ini akan menjadi kategori laporan palsu dan saya juga punya hak untuk mengambil langkah hukum nantinya," tambah Ferdinand.

Politisi ini belum memikirkan langkah hukum lebih jauh selain memberikan klarifikasi. Baginya, laporan putri JK tak begitu penting. n erc/ct/rmc

Berita Terbaru

Bulan Berkah, Kabupaten Mojokerto Terima Lima Bansos dari Pemprov Jatim

Bulan Berkah, Kabupaten Mojokerto Terima Lima Bansos dari Pemprov Jatim

Jumat, 27 Feb 2026 08:31 WIB

Jumat, 27 Feb 2026 08:31 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa memberikan Bantuan Sosial (Bansos) dan taliasih bagi pilar-pilar kesejahteraan…

Matangkan Strategi Angkutan Lebaran, DLU Siapkan 49 Armada Serta Tekankan Kelancaran Logistik

Matangkan Strategi Angkutan Lebaran, DLU Siapkan 49 Armada Serta Tekankan Kelancaran Logistik

Kamis, 26 Feb 2026 21:05 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 21:05 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Darma Lautan Utama (DLU) menggelar acara buka puasa bersama mitra usaha, agen, dan ekspedisi dengan mengusung tema “Tebar Keb…

Penanganan Ritel Modern, 3 Menteri Berseberangan

Penanganan Ritel Modern, 3 Menteri Berseberangan

Kamis, 26 Feb 2026 20:57 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 20:57 WIB

Mendes PDT, Stop Ekspansi ke Desa   Mendag, Minta Indomaret dan Alfamart Kolaborasi dengan Kopdes Merah Putih    PDIP Dukung Rencana Penghentian Indomaret d…

Rugikan Negara Rp 200 Triliun, Eks Dirut PT Pertamina Hanya Divonis 9 Tahun

Rugikan Negara Rp 200 Triliun, Eks Dirut PT Pertamina Hanya Divonis 9 Tahun

Kamis, 26 Feb 2026 20:55 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 20:55 WIB

Anak Buahnya, Edward Corne (EC) selaku eks VP Trading Operations PT Pertamina Patra Niaga, Divonis 10 tahun penjara    SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks D…

Pegawai BC Ditangkap di Kantornya, Komplotan Pemilik Koper Uang Rp 5 Miliar

Pegawai BC Ditangkap di Kantornya, Komplotan Pemilik Koper Uang Rp 5 Miliar

Kamis, 26 Feb 2026 20:52 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 20:52 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta – Kamis (26/2/2026) sore kemarin, KPK menetapkan seorang pegawai Bea Cukai, Budiman Bayu Prasojo (BBP), sebagai tersangka baru kasus s…

OJK Berharap Tahun 2026, Penyaluran Kredit UMKM Harus Kencang

OJK Berharap Tahun 2026, Penyaluran Kredit UMKM Harus Kencang

Kamis, 26 Feb 2026 20:49 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 20:49 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Dengan perpanjangan ini, ia berharap bunga kredit makin kompetitif sehingga penyaluran kredit UMKM bisa lebih kencang tahun ini.…