Anggota DPRD Jatim

Stok Kosong, Mantan Penderita Covid-19 Diajak ikut Donor Plasma Darah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota DPRD Jatim Deni Wicaksono
Anggota DPRD Jatim Deni Wicaksono

i

 

SURABAYA PAGI, Surabaya – Anggota DPRD Jawa Timur, Deni Wicaksono, mengajak para mantan penderita Covid-19 untuk melakukan donor plasma. Terapi plasma ini dalam sejumlah kasus bisa membantu pasien agar tidak jatuh dalam kondisi yang lebih berat.

 

”Pemprov Jatim dan seluruh pemkab/pemkot harus hadir memberikan dukungan agar mantan penderita Covid-19 atau survivor Covid-19 secara sukarela mau mendonorkan plasma. Harus ada langkah dorongan dari pemerintah, termasuk dengan memberikan apresiasi, agar saudara-saudara kita mantan penderita Covid-19 bersedia mendonorkan plasmanya,” ujar Deni kepada wartawan, Rabu (2/12/2020).

 

Deni menyampaikan hal tersebut setelah mengecek stok plasma konvalesen di Palang Merah Indonesia (PMI) Surabaya mengalami kekosongan. Sejak Juli hingga November, PMI Surabaya mencatat sudah sekitar 1.500 kantong plasma konvalesen disalurkan untuk membantu para penderita Covid-19 yang masih berjuang melawan virus tersebut.

 

”Kecukupan stok ini harus menjadi perhatian kita semua, karena kasus aktif dan kasus kematian akibat Covid-19 di Jawa Timur masih tinggi,” papar politisi muda alumnus FISIP Universitas Airlangga Surabaya tersebut.

 

Seperti diketahui, Badan Litbangkes Kementerian Kesehatan secara resmi telah memulai penelitian Uji Klinik Terapi Plasma Konvalesen pada pasien COVID-19 pada September 2020. Uji klinik ini berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MENKES/346/2020 tentang Tim Penelitian Uji Klinik Pemberian Plasma Konvalesen Sebagai Terapi Tambahan COVID-19.

 

Terapi plasma konvalesen pada Covid-19 hingga kini hanya boleh digunakan untuk kodisi kedaruratan dan dalam penelitian. Manfaat terapi ini masih terus diuji efektivitasnya secara ilmiah. RSUD dr. Soetomo milik Pemprov Jatim termasuk salah satu RS yang memakai terapi plasma konvalesen untuk terapi pasien Covid-19. Beberapa kasus membuktikan terapi plasma konvalesen membantu agar pasien tidak jatuh dalam kondisi berat.

 

”Penggunaan plasma darah dari penderita yang sudah sembuh untuk membantu pengobatan orang yang masih berjuang melawan virus sebenarnya bukanlah hal baru. Langkah serupa sudah pernah dilakukan saat pengobatan pada wabah penyakit flu babi pada tahun 2009, Ebola, SARS, dan MERS,” papar Deni.

 

Terapi ini dilakukan dengan memberikan plasma, yaitu bagian dari darah yang mengandung antibodi dari orang-orang yang telah sembuh dari COVID-19, kepada orang yang masih terinfeksi Covid-19.

 

 

”Kita semua masih menunggu vaksin, namun kita tidak bisa memastikan kapan waktunya. Segala upaya termasuk dukungan program terapi plasma konvalesen harus jelas dan jangan sampai terjadi kekosongan stok,” paparnya.

 

”Kita bisa jatuh karena Covid-19, namun kita harus bangkit bersama-sama secara gotong royong mengatasi pandemi ini. Pemerintah harus hadir bersama-sama kita galang solidaritas, mengajak mantan penderita Covid-19 untuk mendonorkan plasmanya,” pungkas Deni. (rmc)

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…