Analisa Ekonomi

Ada Kesenjangan Sosial Era Risma

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dr. Tjuk Sukiadi Kasturi
Dr. Tjuk Sukiadi Kasturi

i

Ekonom Senior Unair Dr. Tjuk Sukiadi, Minta Tata Kelola Pemerintahan Kota Surabaya ke Depan Harus Diperbaruhi

 

SURABAYA PAGI, Surabaya - Ekonom Senior Unair Dr. Tjuk Kasturi Sukiadi, menyoroti terdapat fenomena kesenjangan sosial di kota pahlawan era kepemimpinan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Penegasan Dr. Tjuk Sukiadi ini menjawab pertanyaan wartawan Surabaya Pagi atas munculnya pernyataan sejumlah Kader PDIP Surabaya  yang menyatakan bahwa, selama ini pemerintah kota Surabaya menerapkan pengelolaan oligarki.

“Praktik pemerintahan yang oligarki memang sudah menjadi budaya negeri kita. Dari pemerintah pusat, kota hingga daerah. Ironis memang, pengelolaan kota pun masih tercemar oleh tangan tangan kaum oligarki," tegas Tjuk Kasturi saat diwawancara Surabaya Pagi, Kamis (3/12/2020) siang.

Dr. Tjuk Sukiadi, ditanya tentang data pada Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2019, dimana Kota Kediri menempati posisi pertama sebagai Kota termakmur di Indonesia dengan PDRB per-kapitanya mencapai Rp. 449,93 juta. Diikuti oleh Kota tempat berdirinya perusahaan pupuk terbesar se-Asia Tenggara, yaitu Bontang yang menduduki peringkat kedua dengan PDRB per-kapitanya mencapai Rp. 337,95 juta per-tahunnya.

Sementara itu, Kota Surabaya yang notabenenya memiliki kawasan industri SIER masih belum bisa menggeser kota Kediri. Hal ini, kata pakar ekonomi, menilai bahwa justru Industri di Surabaya tidak memiliki nilai yang tinggi.

"Disisi lain, Kediri memiliki pabrik rokok terbesar se-Indonesia, yaitu Gudang Garam. Dari situ, pajak yang dihasilkan juga besar. Sementara, penduduk Kediri bisa dibilang sedikit. Jadi perhitungannya juga makin besar," papar Dr. Tjuk Kasturi Sukiadi.

Berbicara tentang kemakmuran warga Surabaya saat ini, tentunya tidak terlepas dari tata kelola pemerintahannya. “Jika kota Surabaya ingin lebih makmur, tata pengelolaan daerah di Surabaya harus diperbaiki oleh Pemerintah kotanya," ungkap Tjuk Sukiadi, sambil mengingatkan Pengelolaan di daerah secara merata memang menjadi impian bagi masyarakat.

Kedepannya, Dr. Tjuk Kasturi Sukiadi berharap pada walikota Surabaya selanjutnya, "Bagaimanapun, Walaikota harus lebih kuat dan mendahulukan kepentingan rakyat. Ketika salah satu paslon sudah terpilih, mereka harus melepas kepentingan kepentingan dibelakangnya," pungkasnya.

 

Tata Kelola Pemerintahan kota

Terpisah, Prof. Tjiptohadi Sawarjuwono, ekonom dair Uni mengatakan bahwa, "Kurang beruntungnya kemakmuran di Surabaya ada kaitannya dengan tata kelola pemerintah kota. Katakan Pemerintah kota sudah melakukan segala cara, namun masih tidak optimal," terangnya.

Pengamat ekonomi keuangan Unair ini menilai, "Pemerintah daerah  kurang aktif dalam meningkatkan perindustrian di Surabaya. Tampaknya Pemimpin daerah Surabaya era Bu Risma masih 'mlempem garap Industri'," nilainya.

Untuk menciptakan kemakmuran yang lebih baik bagi warga kota Surabaya, hendaknya masyarakat dan pemerintahan kota saling bekerjasama.

Menurut Prof. Tjiptohadi Sawarjuwono, orang yang ditunjuk jadi pemimpin harus mau menjemput masyarakat untuk di pimpin. Masyarakat juga harus mau diajak untuk membenahi Surabaya.

Pengamat ekonom itu berharap kedepannya, "Pemimpin Surabaya  harus lebih care pada rakyatnya. Yang sudah terpilih harus memperbaiki yang sudah lalu dan melaksanakan apa yang dijanjikan," pungkasnya. (mbi/cr2/rmc)

Berita Terbaru

Tersulut Emosi, Pelaku Bakar Rukonya Sendiri, Kerugian Tembus Puluhan Juta

Tersulut Emosi, Pelaku Bakar Rukonya Sendiri, Kerugian Tembus Puluhan Juta

Kamis, 19 Mar 2026 14:45 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 14:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Warga di Blitar tergopoh gopoh padamkan api yang membakar sebuah Ruko milik Pasutri Adi Kurniawan dan Sri Sulastri warga Desa…

Program KURMA 2026, Adira Finance Fasilitasi 300 Pemudik dengan Bus ke Solo dan Yogyakarta

Program KURMA 2026, Adira Finance Fasilitasi 300 Pemudik dengan Bus ke Solo dan Yogyakarta

Kamis, 19 Mar 2026 14:13 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 14:13 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk kembali menggelar program mudik gratis Kembali Seru Bersama (KURMA) 2026 untuk mendukung perjalanan …

Milad ke-8 SD Almadany, Perkuat Komitmen Pendidikan Berbasis Pengalaman

Milad ke-8 SD Almadany, Perkuat Komitmen Pendidikan Berbasis Pengalaman

Kamis, 19 Mar 2026 13:07 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 13:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – SD Alam Muhammadiyah Kedanyang (SD Almadany) Kebomas Gresik memperingati milad ke-8 pada 19 Maret 2026 dengan mengusung tema “…

PT Megasurya Mas Bagi Ribuan Bingkisan Warga Dua Desa

PT Megasurya Mas Bagi Ribuan Bingkisan Warga Dua Desa

Kamis, 19 Mar 2026 11:46 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 11:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Hari kemenangan 1 Syawal 1447 H / 2026 menjadi kegiatan rutin tiap tahun jelang Idul Fitri, PT Megasurya Mas, membagikan hasil…

Ratusan Warga Madiun Terima Sembako dari PTKN Jelang Idul Fitri 2026 ‎

Ratusan Warga Madiun Terima Sembako dari PTKN Jelang Idul Fitri 2026 ‎

Rabu, 18 Mar 2026 17:08 WIB

Rabu, 18 Mar 2026 17:08 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Kota Madiun – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026, Ormas Petarung Kehidupan Nusantara (PTKN) kembali menggelar aksi sosial dengan memba…

Coway Hadirkan 50 Water Station untuk Dukung Hidrasi Masyarakat Saat Mudik Lebaran

Coway Hadirkan 50 Water Station untuk Dukung Hidrasi Masyarakat Saat Mudik Lebaran

Rabu, 18 Mar 2026 15:07 WIB

Rabu, 18 Mar 2026 15:07 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Coway menghadirkan lebih dari 50 Coway Water Station di berbagai ruang publik untuk mendukung kebutuhan air minum bersih masyarakat, k…