Tokoh Perempuan Madura Bersatu Kawal Kemenangan Eri - Armuji

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Eri Cahyadi Calon Wali Kota Surabaya 2020 menghadiri doa bersama dalam ikhtikar kemenangan ERJI yang diikuti oleh tokoh perempuan Madura Jumat (4/12). SP/Patrik Cahyo
Eri Cahyadi Calon Wali Kota Surabaya 2020 menghadiri doa bersama dalam ikhtikar kemenangan ERJI yang diikuti oleh tokoh perempuan Madura Jumat (4/12). SP/Patrik Cahyo

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Tokoh-tokoh perempuan Madura berkumpul bersama mengadakan doa bersama untuk kemenangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Cawali-Cawawali) Surabaya nomor urut 1, Eri Cahyadi-Armuji, Jumat (04/12/20).

Acara tersebut juga dihadiri Ketua DPP PDI Perjuangan, Tri Rismaharini. Hadir pula Cawali Surabaya Eri Cahyadi dan istri Rini Eri Cahyadi; ibunya Eri Cahyadi, Mas Ayu Esa Aisyah.

Tokoh-tokoh perempuan Madura yang hadir diantaranya; Nyai Hj Makkiyah As'ad, yang merupakan putri KH As'ad Syamsul Arifin. Beliau datang khusus dari Situbondo untuk menginstruksikan kepada seluruh santri, alumni, jamaah dan keluarga Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah, Sukorejo, Situbondo yang ada di Surabaya untuk mendukung Eri-Armuji.

Selain Nyai Hj Makkiyah As’ad, hadir pula Nyai Hj Muthmainnah Aschal, cucu dari dari KH Syaichona Kholil, Bangkalan yang memiliki banyak muhibbin dan jamaah yang sudah menetap di Surabaya. Kemudian ada Nyai Hj Ainur Rohmah, Nyai Oranye, Nyai Jamilah, Nyai Nuril, Nyai Khomsatun dan masih banyak lagi.

Dalam acara doa tersebut, Nyai Makkiyah As’ad sempat menyanyikan syiir khusus untuk memberikan dukungan kepada Eri-Armuji. “Satu hati, satu cinta, cinta Eri-Armuji. Kalau cinta, kalau cinta, 9 Desember coblos nomor siji,” kata Nyai Makkiyah As’ad.

Menurut Nyai Makkiyah As’ad, sebelum menjatuhkan pilihan dukungan kepada Eri-Armuji, dirinya sudah melakukan istikhoroh dan melakukan riyadloh.

“Saya sudah istikhoroh, santri dan guru di Ponpes Sukorejo juga ada yang melakukan riyadhloh. Hasilnya baik untuk Mas Eri Cahyadi,” tuturnya.

Selain hasil istikhoroh tersebut, alasan lain Nyai Makkiyah As’ad mendukung Eri-Armuji juga karena Eri merupakan anak didik Risma, dibimbing dan di calonkan Risma.

“Bu Risma telah sukses memimpin Surabaya. Yang paling membanggakan adalah penutupan lokalisasi Gang Dolly dan sekolah gratis. Saya yakin mas Eri bisa meneruskan dan bisa lebih baik lagi. Makanya saya perintahkan untuk seluruh alumni ponpes, tidak hanya alumni Ponpes Sukorejo, tapi seluruh alumni dan santri untuk mendukung mas Eri. Ini perintah,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua DPP Kebudayaan PDI - Perjuangan, Tri Rismaharini juga menyampaikan bila dirinya bersyukur dengan support yang telah diberikan oleh para tokoh perempuan Madura dan turut memberikan doa restu kepada Eri Cahyadi dan Armuji.

"Saya bersyukur karena ada support dari para Bu nyaih, mudah-mudahan ini bisa menyemangati kami, dan mas Eri bisa melanjutkan perjuangan yang sudah saya lakukan dan untuk Surabaya juga," katanya.

Senada dengan hal tersebut, Eri Cahyadi mengungkapkan bahwa Para Tokoh Perempuan Madura yang memberikan restu merupakan guru ngajinya bersama adiknya.

"Beliau adalah guru saya semua, karena sejak saya dulu saya dan adik saya kalau liburan selalu berpindah-pindah ke pondok. Ketika beliau tahu saya maju menjadi walikota, saya minta doanya beliau. Sejak lama sebelum saya menjadi walikota saya juga ngaji nya kepada guru saya dan tentunya bersama dengan istri saya," ungkapnya.

Nantinya pada tanggal 09 Desember, para Bu Nyaih juga akan datang untung memberikan doa kepada Eri Cahyadi.

"Sekarang guru-guru saya juga sudah datang ke Surabaya, beliau juga ikut mendoakan saya. Karena mereka guru saya dan saya dekat dengan para beliau, dan pada pencoblosan tanggal 09 Desember mereka juga akan datang untuk memberikan doa kepada saya," pungkasnya.byt

Berita Terbaru

PLN UP3 Ponorogo Luncurkan Program EVplore di Museum dan Galeri SBY-Ani

PLN UP3 Ponorogo Luncurkan Program EVplore di Museum dan Galeri SBY-Ani

Jumat, 07 Agu 2026 19:38 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 19:38 WIB

SurabayaPagi, Pacitan – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur melalui Unit P…

Bangun Sinergi dengan PCNU, Kapolres Lamongan Shalat Ashar Berjamaah Bersama Pengurus

Bangun Sinergi dengan PCNU, Kapolres Lamongan Shalat Ashar Berjamaah Bersama Pengurus

Jumat, 07 Agu 2026 17:58 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 17:58 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Kapolres Lamongan yang baru AKBP Adhytiawarman Gautama Putra P.hD menyempatkan diri melaksanakan shalat Ashar berjamaah, bersama j…

Sinergitas Polres Blitar dan Media Demi Kamtibmas yang Kondusif

Sinergitas Polres Blitar dan Media Demi Kamtibmas yang Kondusif

Jumat, 07 Agu 2026 17:08 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 17:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar – Kapolres Blitar AKBP Ardy Zuul Hasbih Nasution, S.I.K., M.H., bertatap muka dengan awak media di Blitar Raya pagi tadi di ruang Lo…

Sidang Maidi: Terdakwa Tak Bantah Kesaksian ATM hingga Transfer Jutaan Rupiah

Sidang Maidi: Terdakwa Tak Bantah Kesaksian ATM hingga Transfer Jutaan Rupiah

Jumat, 07 Agu 2026 17:08 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 17:08 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Terdakwa Maidi tidak membantah keterangan saksi Siti Ulfasyah terkait pemberian ATM serta transfer uang Rp3 juta hingga Rp10 juta p…

Diancam akan Dibunuh, Korban Dugaan Penganiayaan Kades Kunti Ponorogo Minta Perlindungan Polisi

Diancam akan Dibunuh, Korban Dugaan Penganiayaan Kades Kunti Ponorogo Minta Perlindungan Polisi

Jumat, 07 Agu 2026 17:05 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 17:05 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo— Kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan oknum Kepala Desa Kunti, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo, terus bergulir. Kali Korban b…

Ponorogo Luncurkan Logo Hari Jadi Ke-530, Usung Simbol Persatuan 

Ponorogo Luncurkan Logo Hari Jadi Ke-530, Usung Simbol Persatuan 

Jumat, 07 Agu 2026 17:02 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 17:02 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo meluncurkan logo resmi Hari Jadi Kabupaten Ponorogo ke-530 yang mengusung tema “Kidung Aruna K…