PSI Lantik dan Langsung Terjunkan Satgas Anti Politik Uang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Plt Ketua DPD PSI Yusuf Lakaseng mengatakan, pilwali di kota pahlawan dikenal bersih. SP/ Byta
Plt Ketua DPD PSI Yusuf Lakaseng mengatakan, pilwali di kota pahlawan dikenal bersih. SP/ Byta

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Surabaya menginginkan Pemilihan Walikota (pilwali) Surabaya harus bersih dari segala kecurangan. Termasuk politik transaksional. Guna menangkal money politik, DPD PSI Surabaya langsung bergerak dengan membentuk satgas anti money politik, Minggu (6/12/2020).

DPD PSI Surabaya langsung mengenalkan Tim Khusus tersebut, yang beranggotakan seluruh kader PSI serta simpatisan partai, dan berjumlah 400 personil satgas.

Plt Ketua DPD PSI Yusuf Lakaseng mengatakan, pilwali di kota pahlawan dikenal bersih. Tanpa campur tangan politik uang. PSI berupaya menjaga marwah itu.

"Jangan sampai kecurangan merebak," terangnya.

Yusuf menilai, bentuk kecurangan tersebut cukup beragam, .mulai dari pembagian sembako hingga penyebaran uang dengan tujuannya memenangkan salah satu pasangan calon (paslon).

Cara-cara pembagian "hadiah" itu, kata Yusuf tidak elok. Paslon yang bertindak curang dan kelak memenangkan pilwali, telah menciderai demokrasi.

"Warga juga dirugikan. Karena suara hanya dihargai dengan sejumlah uang dan pemberian lain," paparnya.

Untuk meredam maraknya politik kotor itu, DPD PSI membentuk satgas anti money politik. Tim itu bertugas memelototi. Segala jenis serangan fajar.

"Satgas itu dibentuk di seluruh RT/RW. Setiap Hari mereka akan berkeliling. Mencari kecurangan. Ketika mendapatkan informasi, tim itu bergegas turun. Mengumpulkan bukti-bukti. Bentuknya bisa rekaman video, foto, serta kesaksian warga," jelasnya.

Tak sekedar mengumpulkan informasi. Satgas itu dibekali keahlian. Salah satunya pemahaman aturan terkait politik uang. Di dalam regulasi, memberikan pemberian untuk mengarahkan pemilih dilarang.

"Satgas kami bisa melakukan penangkapan," jelasnya.

Ketika pelaku ditangkap, satgas tidak berwenang melakukan pemeriksaan. Pemberi dan penerima akan dibawa ke Bawaslu dan kepolisian. Untuk diproses lebih lanjut.

"Adanya satgas ini kami berupaya meringankan beban Bawaslu," ucapnya

Sementara Sekretaris DPD PSI Surabaya Tjutjuk Supariono menuturkan, satgas mulai beroperasi ketika masa tenang. Tepatnya pada 6 Desember hingga tanggal pencoblosan. Sebab, jeda itu merupakan waktu yang rawan. "Dimanfaatkan untuk politik uang," tandasnya.

Tidak hanya di perkampungan, nantinya satgas juga melakukan pengamatan hingga titik terdekat dari TPS. Lantaran disinyalir lokasi yang berdekatan dengan tempat pencoblosan kerap digunakan tindak kecurangan. Mengarahkan pemilih. (byt)

Berita Terbaru

Sengketa Tanah Lontar Surabaya Kembali Mengemuka di DPR RI

Sengketa Tanah Lontar Surabaya Kembali Mengemuka di DPR RI

Senin, 06 Apr 2026 21:09 WIB

Senin, 06 Apr 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Sengketa tanah di kawasan Lontar, Surabaya kembali menjadi perhatian nasional setelah dibawa ke forum Rapat Dengar Pendapat (RDP) K…

KPK Geledah Rumah Kadiskominfo, Sita 2 HP dan Dokumen SPPD

KPK Geledah Rumah Kadiskominfo, Sita 2 HP dan Dokumen SPPD

Senin, 06 Apr 2026 17:54 WIB

Senin, 06 Apr 2026 17:54 WIB

‎SURABAYAPAGI, Kota Madiun – KPK menyita dua handphone dan dokumen SPPD saat menggeledah rumah Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Mad…

Warga Tolak KKMP di Lapangan Josenan, Kelurahan Pilih Pending Proyek ‎

Warga Tolak KKMP di Lapangan Josenan, Kelurahan Pilih Pending Proyek ‎

Senin, 06 Apr 2026 17:52 WIB

Senin, 06 Apr 2026 17:52 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun –Rencana pembangunan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Lapangan Josenan, Kecamatan Taman, Kota Madiun ditolak warga. Pem…

Jelang Keberangkatan, Ratusan Calon Jamaah Haji Asal Lamongan Belum Terima Seragam

Jelang Keberangkatan, Ratusan Calon Jamaah Haji Asal Lamongan Belum Terima Seragam

Senin, 06 Apr 2026 16:04 WIB

Senin, 06 Apr 2026 16:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Menjelang keberangkatan ibadah haji 1447 H tahun 2026, ratusan calon jamaah haji (CJH) asal Kabupaten Lamongan, dilaporkan belum…

Nekat Seberangi Palpin Rel KA Sambil Angkat Sepeda, Kakek 74 Tahun Tewas Disambar Kereta Api

Nekat Seberangi Palpin Rel KA Sambil Angkat Sepeda, Kakek 74 Tahun Tewas Disambar Kereta Api

Senin, 06 Apr 2026 15:45 WIB

Senin, 06 Apr 2026 15:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Nandam 74 warga Desa Bendosari Kec.Sanankulon Kab.Blitar nekat seberangi Rel KA yang tak berpalang pintu, yang berujung tertemper…

PMI Kota Mojokerto Lampaui Target Kuartal I, Optimistis Capai 22 Ribu Kantong Darah di 2026

PMI Kota Mojokerto Lampaui Target Kuartal I, Optimistis Capai 22 Ribu Kantong Darah di 2026

Senin, 06 Apr 2026 15:39 WIB

Senin, 06 Apr 2026 15:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Kinerja Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Mojokerto menunjukkan capaian positif di awal tahun 2026. Hingga kuartal pertama, PMI…