Kasus Covid-19 di Pamekasan Tinggi, KBM Tatap Muka Dihentikan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Disdik Pamekasan, Akhmad Zaini. SP/ BJ
Kepala Disdik Pamekasan, Akhmad Zaini. SP/ BJ

i

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka di Pamekasan kembali dihentikan sementara akibat tingginya angka kasus Covid-19 di wilayah setempat. Tingginya angka kasus Covid-19 di Pamekasan, mulai dari angka pasien baru hingga sejumlah pasien positif yang meninggal dunia akibat Covid-19, Rabu (16/12/2020).

Kepala Disdik Pamekasan, Akhmad Zaini juga sempat mengeluarkan kebijakan dengan menerapkan dua model pembelajaran berbeda, yakni pembelajaran model dalam jaringan (daring) dan luar jaringan (luring). Hal tersebut digelar sejak 23 September 2020.

“Penghentian sementara pembelajaran tatap muka ini juga bertepatan dengan libur semester di akhir tahun. Sehingga nantinya proses pembelajaran akan dilaksanakan dari rumah dengan model pembelajaran daring,” jelasnya

Kebijakan menghentikan proses pembelajaran tatap muka berlaku untuk semua jenjang di lingkungan instansi yang dipimpinnya.

“Jadi mulai Rabu 16 Desember 2020, kita istirahatkan sementara selama 15 hari kedepan, apalagi bertepatan dengan libur semester, natal dan tahun baru. Hal itu berlaku untuk semua jenjang pendidikan, mulai tingkat PAUD, TK, SD dan SMP,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga mengimbau sekaligus berpesan kepada seluruh siswa agar tidak memanfaatkan momentum libur dengan rekreasi atau keluar rumah tanpa ada kepentingan yang sangat mendesak. “Jadi saat belajar dari rumah, sebaiknya siswa tidak perlu pergi keluar rumah kalau memang tidak terlalu penting, apalagi untuk rekreasi,” imbuhnya.

“Hal ini sengaja kami lakukan sebagai bentuk kekhawatiran, sebab jika pembelajaran digelar dengan tatap muka, maka siswa benar-benar berada di sekolah. Sementara kalau belajar dari rumah, justru tidak menutup kemungkinan para siswa justru bepergian,” ungkap Zaini.

Dari itu pihaknya berharap sekaligus meminta wali siswa agar berpartisipasi, guna mengawasi putra-putri mereka agar selalu di rumah selama pembelajaran tatap muka dihentikan sementara. Dsy14

 

Berita Terbaru

Sidak SPPG Grogol, DLH Ponorogo Temukan IPAL Tak Standar dan Larang Hasilkan Limbah 

Sidak SPPG Grogol, DLH Ponorogo Temukan IPAL Tak Standar dan Larang Hasilkan Limbah 

Jumat, 17 Jul 2026 19:43 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 19:43 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ponorogo bergerak cepat merespons keluhan masyarakat terkait dugaan pencemaran lingkungan oleh…

Wujudkan Pasar Pangan Aman, Balai POM di Bima Gandeng Pengelola Pasar dan Saka POM Sisir Pasar Amahami

Wujudkan Pasar Pangan Aman, Balai POM di Bima Gandeng Pengelola Pasar dan Saka POM Sisir Pasar Amahami

Jumat, 17 Jul 2026 17:19 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 17:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, BIMA – Dalam upaya memberikan jaminan perlindungan kesehatan bagi masyarakat dari bahaya pangan yang tidak memenuhi syarat, Balai Pengawas O…

Bapenda Surabaya Periksa Pajak Rumah Makan Ny Suharti, Minta Dokumen Keuangan selama Setahun

Bapenda Surabaya Periksa Pajak Rumah Makan Ny Suharti, Minta Dokumen Keuangan selama Setahun

Jumat, 17 Jul 2026 17:16 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 17:16 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya– Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Surabaya mulai mengintensifkan pemeriksaan kepatuhan Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) t…

PLN UIT JBM Tegaskan Komitmen Hadirkan Sistem Transmisi Andal pada Surabaya Electric Forum 2026

PLN UIT JBM Tegaskan Komitmen Hadirkan Sistem Transmisi Andal pada Surabaya Electric Forum 2026

Jumat, 17 Jul 2026 16:41 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 16:41 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) turut mendukung penyelenggaraan Surabaya Electric Forum 2…

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya – Sebanyak 447 anak di Jawa Timur kini memiliki kepastian hukum yang menjadi pintu masuk untuk memperoleh berbagai hak dasar sebagai …

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP  ‎

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP ‎

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya SILPA Tahun Anggaran 2025 yang mencapai sekitar Rp210 miliar menjadi perhatian DPRD Kota Madiun. Ketua DPRD Kota Madiun Arm…