Kantor DPRD Sampang Dijaga Ketat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pintu masuk kantor DPRD kabupaten Sampang dijaga oleh aparat kepolisian dengan persenjataan lengkap. SP/ Gan
Pintu masuk kantor DPRD kabupaten Sampang dijaga oleh aparat kepolisian dengan persenjataan lengkap. SP/ Gan

i

SURABAYAPAGI.com, Sampang - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)  Sampang, dijaga ketat pihak keamanan dari pihak kepolisian. Penjagaan super ketat tersebut terkait audien para ulama se Madura ke gedung DPRD Sampang.

Ketatnya penjagaan,  semua awak media dilarang memasuki area gedung,  dimana audiensi berlangsung. 

Dari pantauan langsung Surabaya pagi  di lapangan, penjagaan dari pihak keamanan yang terdiri dari TNI, Polri dan dari pihak Satpol PP. 

Fadol, Ketua DPRD Sampang saat dikonfirmasi mengatakan, ketatnya pengamanan di DPRD Sampang hanya antisipasi saja. 

"Pihaknya tidak tahu kedatangan para ulama ke DPRD terkait apa," kata Fadol,  Senin (28/12/2020).

Menurutnya, kedatangan pihak keamanan ke DPRD Sampang atas permintaan dirinya. Pihaknya tidak menginginkan sesuatu yang tidak kita inginkan.

"Itu antisipasi saja, agar tidak terjadi sesuatu yang tidak kita inginkan," tandas Fadol.

Sementara, Kapolres Sampang AKBP Abdul Hafidz mengatakan, ketatnya pengamanan di area gedung DPRD Sampang untuk meminimalisir penyebaran Covid -19.

"Kita ketahui bersama, Kabupaten Sampang kan zona merah," kata Kapolres. 

Untuk itu kata Hafidz, kita terapkan protokol kesehatan (Prokes), agar penyebaran Covid -19 bisa diminimalisir. 

"Ketatnya penjagaan itu untuk meminimalisir penyebaran Covid -19," tandasnya. gan

 

Berita Terbaru

Merawat Harapan di Hari Kartini, Srikandi PLN Kembali Gelar Posyandu Disabilitas di Malang

Merawat Harapan di Hari Kartini, Srikandi PLN Kembali Gelar Posyandu Disabilitas di Malang

Senin, 13 Apr 2026 17:31 WIB

Senin, 13 Apr 2026 17:31 WIB

SurabayaPagi, Malang — Dalam rangka menyambut Hari Kartini, Srikandi PLN Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Malang berkolaborasi dengan Yayasan Bersama Anak Bangsa …

DBMCKTR: Menunggu Penghitungan Retribusi, Izin PBG Perum Grand Zam-Zam Segera Terbit

DBMCKTR: Menunggu Penghitungan Retribusi, Izin PBG Perum Grand Zam-Zam Segera Terbit

Senin, 13 Apr 2026 15:40 WIB

Senin, 13 Apr 2026 15:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bandeng Lele melontarkan kritik keras terhadap kinerja pihak-pihak terkait, dalam penanganan dugaan…

Siap Tampung 1000 Siswa, Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Surabaya Tahap II Capai 45 Persen

Siap Tampung 1000 Siswa, Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Surabaya Tahap II Capai 45 Persen

Senin, 13 Apr 2026 15:31 WIB

Senin, 13 Apr 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti program terbaru Presiden Prabowo Subianto terkait Sekolah Rakyat (SR), saat ini untuk progres pembangunan Sekolah…

Hari Pertama Penerapan WFH, Pemkot Surabaya Tegaskan Pantau ASN Lewat Aplikasi ‘Kantorku’

Hari Pertama Penerapan WFH, Pemkot Surabaya Tegaskan Pantau ASN Lewat Aplikasi ‘Kantorku’

Senin, 13 Apr 2026 15:22 WIB

Senin, 13 Apr 2026 15:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Di hari pertama penerapan  work from home (WFH) pada Jumat (10/04/2026), Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menegaskan tetap …

Satgas MBG Trenggalek Bakal Beri Sanksi Suspend, Jika SPPG Abaikan Standar Standar Kualitas

Satgas MBG Trenggalek Bakal Beri Sanksi Suspend, Jika SPPG Abaikan Standar Standar Kualitas

Senin, 13 Apr 2026 15:04 WIB

Senin, 13 Apr 2026 15:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Trenggalek dengan tegas menyatakan bahwa seluruh Satuan Pelayanan…

Satreskrim Polres Blitar Kota Bekuk Pengedar Uang Palsu Lembaran Rp100 Ribuan

Satreskrim Polres Blitar Kota Bekuk Pengedar Uang Palsu Lembaran Rp100 Ribuan

Senin, 13 Apr 2026 15:00 WIB

Senin, 13 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Akhirnya Satreskrim berhasil bekuk pria berusia 50 tahun yang di duga pengedar uang palsu. Ditangkapnya seorang Pria setengah baya…