Atlet Sepatu Roda Gresik Tak Punya Lapangan Berlatih

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Beginilah atlet-atlet sepatu roda Gresik berlatih menggunakan jalan yang sepi dari kendaraan bermotor karena tidak memiliki lapangan khusus. SP/M.AIDID
Beginilah atlet-atlet sepatu roda Gresik berlatih menggunakan jalan yang sepi dari kendaraan bermotor karena tidak memiliki lapangan khusus. SP/M.AIDID

i

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Atlet-atlet sepatu roda Gresik intens berlatih kendati dalam kondisi pandemi Covid-19. Hanya saja mereka terkendala oleh ketiadaan lapangan khusus bagi pemain sepatu roda.

Tidak adanya trek khusus cabor sepatu roda sangat disayangkan oleh para atlet dan pegiat olahraga sepatu roda. Padahal Gresik dikenal di kalangan pesepaturoda nasional pada era 1980-1990 sebagai gudang lahirnya atlet-atlet berbakat. 

Kini kejayaan itu tinggal kenangan. Era kepiawaian Pak Tosen, pelatih sepatu roda legendaris Gresik yang telah banyak melahirkan atlet sepatu roda, rasanya sulit dikembalikan.

Minimnya fasilitas pendukung, khususnya lapangan khusus sepatu roda menjadi kendala utama pengembangan dan pembinaan cabor sepatu roda di Gresik.

Supporting Pemkab Gresik dalam hal ini Dinas Pemuda dan Olahraga (dispora) terhadap cabor sepatu roda nyaris tak tersentuh. Jangankan membangun sebuah trek khusus bagi atlet sepatu roda, memfasilitasi lapangan sementara untuk kegiatan berlatih saja ogah-ogahan mereka.

Mahesa Inline Skate, sebuah klub sepatu roda di Kota Pudak yang kini masih eksis di tengah minimnya fasilitas untuk melatih anak didiknya, sangat berharap kepada pemkab dan pengurus KONI setempat bentuk dukungan nyata agar atlet-atlet sepatu roda Gresik kembali berjaya seperti era coach Tosen.

"Kami sudah cukup lama berharap kepada pemkab untuk membangunkan lapangan sepatu roda di area Gejos, tapi hingga sekarang belum juga terealisasi," ungkap Sugiono, ketua klub Mahesa Inline Skate, Selasa (5/1/2021).

Pak Gik, panggilan akrab Sugiono, mengatakan meskipun anak-anak didiknya belum memiliki lapangan khusus yang representatif, namun kegiatan untuk berlatih rutin tetap berjalan. 

"Tidak ada rotan akarpun jadi. Dimanapun lokasinya asal bisa dibuat untuk berlatih sepatu roda, maka akan kami gunakan," katanya, prihatin.

Pada kondisi pandemi ini, mereka kerap menggunakan gedung dua lantai milik pemkab di tengah Alun-Alun Kota sebagai pusat latihan setiap harinya. 

Namun kadangkala mereka harus menggunakan jalan raya untuk mengetahui kecepatan masing-masing atlet. Karena pemain sepatu roda di klub ini rata-rata bermain di kelas speed dan standar.

Haris Tri Kurniawan, seorang wali atlet juga sangat berharap kepada Bupati Gresik terpilih Fandi Akhmad Yani untuk lebih peduli pada cabang olahraga yang pernah mengharumkan nama Gresik di tingkat nasional ini.

"Saya yakin anak-anak ini akan berprestasi jika ditunjang oleh fasilitas lapangan yang memadai. Karena saat ini mereka sudah dilatih oleh Mas Jhudi, pelatih sepatu roda berskala nasional," pungkasnya. did

Berita Terbaru

Bupati Yani Tinjau Korban Insiden Panceng, Pastikan Keamanan Wilayah Terjaga Selama Ramadan

Bupati Yani Tinjau Korban Insiden Panceng, Pastikan Keamanan Wilayah Terjaga Selama Ramadan

Minggu, 01 Mar 2026 21:52 WIB

Minggu, 01 Mar 2026 21:52 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Pemerintah Kabupaten Gresik bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) memastikan kondisi korban insiden p…

Israel dan AS Ingin Perubahan Pemerintahan di Tehran

Israel dan AS Ingin Perubahan Pemerintahan di Tehran

Minggu, 01 Mar 2026 21:09 WIB

Minggu, 01 Mar 2026 21:09 WIB

Ali Khamenei, Menteri Pertahanan Iran dan Komandan Garda Revolusi Iran, Tewas            SURABAYAPAGI.COM, Tehren - Kepulan asap besar terlihat membubung …

PBB, China dan Rusia Kecam dan Kutuk Keras

PBB, China dan Rusia Kecam dan Kutuk Keras

Minggu, 01 Mar 2026 21:07 WIB

Minggu, 01 Mar 2026 21:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menggelar rapat darurat menyusul serangan yang dilancarkan Amerika Serikat (AS) dan Israel ke…

Kediaman Khamenei, Dijatuhi 30 Bom dari 200 Jet Tempur

Kediaman Khamenei, Dijatuhi 30 Bom dari 200 Jet Tempur

Minggu, 01 Mar 2026 21:03 WIB

Minggu, 01 Mar 2026 21:03 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Tehran - Pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei, tewas dalam perang yang dimulai oleh serangan Israel dan Amerika Serikat (AS) ke negaranya.…

Reza Pahlavi, Janji Siap Pimpin Transisi Iran Baru

Reza Pahlavi, Janji Siap Pimpin Transisi Iran Baru

Minggu, 01 Mar 2026 21:00 WIB

Minggu, 01 Mar 2026 21:00 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Dalam artikel opininya, The Washington Post, Putra mendiang Shah Iran, Reza Pahlavi, menyampaikan terima kasih kepada…

Asketisme

Asketisme

Minggu, 01 Mar 2026 20:57 WIB

Minggu, 01 Mar 2026 20:57 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Dalam ajaran Kristen saya mendapat pengetahuan praktik yang setara dengan tirakat. Ini, sering disebut sebagai asketisme, disiplin…