Remaja Begal Dosen ITS sudah 2 Kali Beraksi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Ganis Setyaningrum saat merilis kasus begal yang menimpa dosen ITS. SP/Mahbub Fikri
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Ganis Setyaningrum saat merilis kasus begal yang menimpa dosen ITS. SP/Mahbub Fikri

i

Uang Hasil Begal Digunakan untuk Beli Rokok dan Keperluan Lain

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Dua begal hp yang mencuri handphone milik dosen ITS yang sedang Gowes di Pantai Ria Kenjeran Surabaya ditangkap.

Pelaku adalah MZ (17) dan SA (17) keduanya merupakan warga Surabaya yang masih berusia muda. Selain mengamankan kedua pelaku.

"Kita berhasil mengamankan pelaku pencurian handphone milik salah satu guru besar ITS, sebenarnya ini kasus pada November lalu yang baru bisa terungkap pada hari ini," ucap Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Ganis Setyaningrum, Selasa (19/1).

"Untuk kedua pelaku masih berusia anak-anak. Sehingga tidak bisa kami hadirkan disini," imbuhnya.

Kronologi kejadian bermula ketika pelaku berangkat dengan menggunakan sepeda motor Vario berwarna merah untuk mencari sasaran. Pelaku berangkat menuju Pantai Ria Kenjeran, setelah sampai di tempat pelaku melihat bapak-bapak sedang duduk sambil bermain handphone, lantas pelaku langsung mengambil dan kabur menuju Rangkah.

Dalam pemeriksaan, kedua pelaku rupanya tidak hanya sekali ini saja melakukan aksinya, namun sudah dua kali. Hasil merampas digunakan untuk membeli rokok dan keperluan lainnya.

"Pengakuannya sudah dua kali ini. Satunya di wilayah hukum Polres lain. Tentu ini yang terus masih akan kami dalami lagi," tandas Ganis.

Sementara Prof Udi, yang turut hadir dalam rilis di Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya mengucapkan banyak terimakasih kepada pihak kepolisian yang telah membantu hingga berhasil menangkap pelaku yang mencuri barang berharganya itu.

"Saya mengucapkan banyak terimakasih kepada jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Kapolres, Kasatreskrim juga. Dan tentu dalam hal ini saya juga mengapresiasi kepada pihak kepolisian. Mudah-mudahan kejadian seperti ini tidak terulang lagi, dan cukup terakhir di saya saja," ungkapnya.

Prof Udi juga mengaku ikhlas atas kejadian yang menimpanya tersebut, meski ada data penting di dalam handphonenya yang hilang.

"Kejadian ini bisa menjadi pembelajaran kita semua, agar dimanapun kita berada agar selalu berhati-hati. Karena kejahatan bisa muncul dimana saja," tuturnya.

"Saya di sini juga kaget, ternyata pelaku yang mencuri barang saya adalah anak-anak. Ini sangat miris," tambahnya.

Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak juga mengamankan barang bukti handphone Galaxy A8 milik korban dan motor Honda Vario milik pelaku yang digunakan sebagai sarana pencurian.

Sementara untuk ATM, KTP milik Prof Udi yang dicuri pelaku, tidak ditemukan. Pelaku sudah membuangnya. Begitupun uang Rp 200 ribu yang dicuri juga sudah habis digunakan pelaku.

Akibat perbuatannya pelaku diancam dengan pasal 363 KUHP (Kitab Undang-Undang Hukum Pidana), tentang pencurian dengan pemberatan (Curat) diancam dengan pidana penjara paling lama 7 tahun.

Namun dengan Pasal 7 ayat 1 Undang-undang nomor 11 tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Anak terhadap ancaman tersebut wajib hukumnya dilakukan Diversi. fm

Berita Terbaru

Residivis Narkoba di Manyar Diciduk, 57,96 Gram Sabu Siap Edar Disita Polisi

Residivis Narkoba di Manyar Diciduk, 57,96 Gram Sabu Siap Edar Disita Polisi

Kamis, 05 Nov 2026 10:22 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 10:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Bisnis haram peredaran narkotika di Kabupaten Gresik kembali terbongkar. Kali ini, Satresnarkoba Polres Gresik meringkus GNW (28), s…

Transformasi Budaya PLN UID Jatim Raih Juara Umum Culture Festival PLN Group 2026

Transformasi Budaya PLN UID Jatim Raih Juara Umum Culture Festival PLN Group 2026

Rabu, 04 Nov 2026 19:32 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 19:32 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Momentum Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81 semakin memperkuat semangat transformasi PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa T…

Bupati Madiun Rotasi Enam Pejabat Eselon II, Sejumlah OPD Berganti Pimpinan

Bupati Madiun Rotasi Enam Pejabat Eselon II, Sejumlah OPD Berganti Pimpinan

Rabu, 04 Nov 2026 18:09 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 18:09 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Bupati Madiun Hari Wuryanto melakukan rotasi terhadap enam pejabat pimpinan tinggi pratama (JPT Pratama) di lingkungan Pemerintah Ka…

Polres Lumajang Salurkan Ratusan Paket Sembako secara Door to Door kepada Korban Banjir Lahar Semeru

Polres Lumajang Salurkan Ratusan Paket Sembako secara Door to Door kepada Korban Banjir Lahar Semeru

Rabu, 04 Nov 2026 18:07 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 18:07 WIB

SURABAYA PAGI, Lumajang- Kepedulian terhadap warga terdampak banjir lahar hujan Gunung Semeru ditunjukkan jajaran Kepolisian Resor (Polres)…

Bupati Fauzi Minta Sukseskan Bakti Sosial Kesehatan Gigi dan Mulut 2026 di Sumenep 

Bupati Fauzi Minta Sukseskan Bakti Sosial Kesehatan Gigi dan Mulut 2026 di Sumenep 

Rabu, 04 Nov 2026 18:03 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 18:03 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep-Bupati Sumenep H. Achmad Fauzi Wongsojudo memberikan penekanan khusus yang ditayangkan melalui Videotron yang menegaskan agar seluruh…

Diprotes Puskopkar Jatim, Identifikasi Lapangan Kasus Tanah Perumahan GKSP Sedati oleh Polresta dan BPN Sidoarjo Gagal

Diprotes Puskopkar Jatim, Identifikasi Lapangan Kasus Tanah Perumahan GKSP Sedati oleh Polresta dan BPN Sidoarjo Gagal

Rabu, 04 Nov 2026 17:51 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 17:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Sengketa tanah di Perumahan Griya Karya Sedati Permai (GKSP), Desa Sedati Gede, Kecamatan Sedati, Sidoarjo, kembali memanas. Upaya…