Pemkab Sumenep Dinilai Gagal Atasi Banjir

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sepanjang Jalan Batuan sampai kantor Kecamatan Lenteng Kabupaten Sumenep, arus jalan dipenuhi air dengan ketinggian 5-10 cm. SP/Ainur Rahman
Sepanjang Jalan Batuan sampai kantor Kecamatan Lenteng Kabupaten Sumenep, arus jalan dipenuhi air dengan ketinggian 5-10 cm. SP/Ainur Rahman

i

SURABAYA PAGI, Sumenep -  Banyak keluhan masyarakat Kabupaten Sumenep terkait lambatnya kerja mengatasi perencanaan tata terutama pada saat curah hujan yang tinggi. Akibatnya disetiap ruas jalan menuju kota tergenang air dengan ketinggian 5 cm dari jalan.

Pantauan wartawan Surabaya pagi, di depan pondok Pesantren Mathlabul Ulum Desa Jambu Kecamatan Lenteng Kabupaten Sumenep, jalan menuju kota tidak bisa dilewati pengendara motor maupun mobil dikarenakan curah hujan yang deras. “Banyak pengendara yang menepi di sepanjang jalan tersebut, bahkan tak jarang banyak sepeda yang mati karena busi terendam air hujan,” ungkap salah satu pengguna jalan kepada Surabaya Pagi. Rabu,(20/01).

Pihaknya meminta pemerintah segera mengatasi ruas jalan yang diduga rawan banjir. “Jika seperti ini kan tidak bisa jalan pulang, coba dipikirkan ini merupakan tanggung jawab sepenuhnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep,” tegasnya.

"Saya mohon, pemerintah serius dalam mengatasi persoalan banjir ini, karena air sampai masuk kerumah warga luapan dari jalan Raya" jelasnya.

Dikatakan, bahwa peristiwa hujan deras bukan hanya pertama kali terjadi di Kabupaten Sumenep melainkan sering namun respon pemerintah terkesan membiarkan. “Belum ada upaya untuk memperbaiki, hanya saja pada saat ditanya, belum ada anggaran, masih dianggarkan, dan banyak alasan lainnya,” urainya.

"Saya sebagai warga Kabupaten Sumenep, tentu sangat prihatin jika kejadian ini terus berulang, mungkin ini juga dampak dari banyaknya Galian C ilegal yang berkeliaran di Kabupaten Sumenep, "imbuhya.

Selain itu, sebenarnya banyak hal yang mesti dilakukan oleh Pemkab Sumenep, salah satunya menghentikan pekerjaan Galian C Ilegal tak berizin. “Karena ini juga menjadi bagian dari dampak banjir di sepanjang jalan,” pungkasnya.

Untuk diketahui, curah hujan di Kabupaten Sumenep dalam setiap harinya, terkadang berawan, hujan ringan, hujan sedang dan hujan petir, cerah berawan, kadang berkabut. Ar

 

 

Berita Terbaru

Pedagang Lokal Tertekan, Daging Sapi Pasokan Luar Banjiri Pasar Legi Jombang

Pedagang Lokal Tertekan, Daging Sapi Pasokan Luar Banjiri Pasar Legi Jombang

Jumat, 20 Feb 2026 11:49 WIB

Jumat, 20 Feb 2026 11:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Memasuki Bulan Ramadhan, dimana banyak orang mencari kebutuhan daging sapi justru membuat sejumlah pedagang daging sapi di Pasar…

Ratusan Pedagang Ramaikan Pasar Takjil Ramadhan di Ruas Jalan Alun - alun Kota Blitar

Ratusan Pedagang Ramaikan Pasar Takjil Ramadhan di Ruas Jalan Alun - alun Kota Blitar

Jumat, 20 Feb 2026 11:27 WIB

Jumat, 20 Feb 2026 11:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Menyambut Bulan Ramadhan, sebanyak 270 pedagang kaki lima dan usaha mikro kecil menengah turut meramaikan Pasar Takjil di Kota…

Polres Gresik Gelar Kurve di Masjid Agung, Dukung Program ASRI Presiden Prabowo Subianto

Polres Gresik Gelar Kurve di Masjid Agung, Dukung Program ASRI Presiden Prabowo Subianto

Jumat, 20 Feb 2026 11:02 WIB

Jumat, 20 Feb 2026 11:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Jajaran Polres Gresik menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung Program ASRI yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia dengan m…

Perkuat Ekonomi Kerakyatan, Trate Takjil Market Volume 4 Libatkan 130 UMKM dan Resmikan Outlet Trate Rasa

Perkuat Ekonomi Kerakyatan, Trate Takjil Market Volume 4 Libatkan 130 UMKM dan Resmikan Outlet Trate Rasa

Jumat, 20 Feb 2026 10:58 WIB

Jumat, 20 Feb 2026 10:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Denyut perekonomian warga di Kelurahan Trate, Kecamatan Gresik, kembali menggeliat. Trate Takjil Market (TTM) Volume 4 resmi digelar…

Selama Ramadhan, SPPG Kota Malang Ganti MBG dengan Makanan Kering

Selama Ramadhan, SPPG Kota Malang Ganti MBG dengan Makanan Kering

Jumat, 20 Feb 2026 10:55 WIB

Jumat, 20 Feb 2026 10:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Selama Bulan Ramadhan, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Malang akan disesuaikan mulai dari menu sampai dengan…

Peternak Malang Diimbau Waspada Risiko Wabah PMK di Musim Hujan yang Tak Tentu

Peternak Malang Diimbau Waspada Risiko Wabah PMK di Musim Hujan yang Tak Tentu

Jumat, 20 Feb 2026 10:35 WIB

Jumat, 20 Feb 2026 10:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Memasuki musim hujan yang tidak menentu di awal Tahun 2026 pada wilayah Malang Raya, para peternak diimbau tetap waspada terhadap…