Usaha Kacang Telor Rumahan Bertahan di Tengah Pandemi Covid-19

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kacang Telor Brawijaya Kota Mojokerto yang bertahan di tengah pandemi covid-19. SP/Dwy Agus Susanti
Kacang Telor Brawijaya Kota Mojokerto yang bertahan di tengah pandemi covid-19. SP/Dwy Agus Susanti

i

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pandemi covid-19 berdampak besar terhadap usaha kacang telor brawijaya milik Jumaiyah (70), warga Jalan Brawijaya, Kedungkwali XI, Kota Mojokerto. Ia yang sebelumnya mampu memproduksi kacang sebanyak 90 kg per harinya, kini hanya mampu memproduksi 20 kg saja.

Kepada waratawan, ibu dua anak ini mengaku, omzetnya menurun drastis semenjak pandemi. Ini dikarenakan menurunnya daya beli masyarakat hingga berimbas pada merosotnya jumlah pesanan.

"Dulu adonan kacang setengah kwintal bisa habis hanya dalam satu hari. Kini saat pandemi, seminggu baru habis," ujarnya.

Istri dari Almarhum Ashadi ini mengaku, penurunan omzet pendapatan ini juga dikarenakan karena naiknya harga bahan baku semacam telur, kacang, gula dan tepung.

"Meski harga bahan pokok naik, harga kacang telor tak ikut naik, khawatir malah tak laku. Jadi untung sedikit tak mengapa asal produksi tetap jalan," ujarnya.

Jumaiyah mengatakan, usaha kacang telor yang dirintisnya sejak tahun 1984 ini sudah dua kali di hantam badai krisis. Pertama saat krisis moneter tahun 1998 dan kini krisis karena pandemi covid-19.

"Usaha seperti ini kuncinya yakni sabar dan telaten. Yang penting kita jaga kualitas rasa, sehingga kita tidak akan kehilangan pelanggan," tukasnya.

Ia berujar, kacang telor miliknya ini sudah menjamah luar negeri. Jenis makanan ringan buatannya ini pernah diborong oleh pelanggannya untuk dibawa ke negara qatar dan hongkong.

"Pernah ada pelanggan yang beli banyak untuk dijadikan oleh-oleh saat balik kuliah dan kerja ke luar negeri. Katanya ini oleh-oleh khas Mojokerto," ungkapnya.

Jumaiyah juga menambahkan, jika pemasaran kacangnya sudah merambah dalam dan luar kota mojokerto, diantaranya Jombang, Sidoarjo dan Surabaya. Bahkan kini pemasaran kacang telor brawijaya ini juga sudah masuk toko modern.

Masuknya kacang telor merk rajawali ke toko modern ini tak lepas dari bantuan fasilitasi dan pendampingan dari Diskouperindag Pemerintah Kota Mojokerto. Dengan bantuan dinas tersebut, kacang telor jumaiyah memiliki merk, kemasan dan standart dagang untuk bisa di jual di toko modern.

"Dulu kemasannya plastik putih biasa karena dipasarkan di warung dan toko-toko biasa. Kini tampilannya dipercantik sehingga akhirnya laku di display di toko besar," bangganya.

Terpisah, Kepala Bidang Perindistrian Diskouperindag Pemkot Mojokerto, Fibriyanti mengatakan produk kacang telor brawijaya mampu menembus pasar modern karena lolos standart. Diantaranya, kemasannya bagus dan menarik, memiliki rasa yang enak dan khas serta sudah mengantongi sertifikat halal dan PIRT.

"Kami berharap banyak produk IKM di Kota Mojokerto yang bisa naik kelas masuk ke toko modern, berdaya saing tinggi, lebih dikenal masyarakat luas baik di dalam kota hingga luar kota. Sehingga ini bisa membantu pemasaran IKM yang terdampak Covid-19," pungkasnya. Dwy

Berita Terbaru

Golkar Madiun Bidik Tambah Kursi, Hari Wuryanto Disiapkan Lagi untuk Pilkada 2030

Golkar Madiun Bidik Tambah Kursi, Hari Wuryanto Disiapkan Lagi untuk Pilkada 2030

Minggu, 09 Agu 2026 20:08 WIB

Minggu, 09 Agu 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Partai Golkar Kabupaten Madiun mulai memanaskan mesin politik menghadapi Pemilu 2029 dan Pilkada 2030. Konsolidasi hingga tingkat a…

Pemkot Surabaya: Warga yang Rekam Aksi Pencurian Fasum Bakal Dapat Insentif Rp300 Ribu

Pemkot Surabaya: Warga yang Rekam Aksi Pencurian Fasum Bakal Dapat Insentif Rp300 Ribu

Minggu, 09 Agu 2026 15:50 WIB

Minggu, 09 Agu 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti aksi pencurian fasilitas umum (Fasum) di sejumlah taman kota di Surabaya, saat ini Pemerintah Kota (Pemkot)…

Sambil Tunggu Putusan Hak Asuh, Pemkot Titipkan Anak Pasutri Viral ke Rumah Aman Kota Surabaya

Sambil Tunggu Putusan Hak Asuh, Pemkot Titipkan Anak Pasutri Viral ke Rumah Aman Kota Surabaya

Minggu, 09 Agu 2026 15:45 WIB

Minggu, 09 Agu 2026 15:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti kasus viralnya di media sosial (medsos) terkait pengasuhan anak berinisial A dari pasangan suami istri (pasutri)…

Mulai Pasang Portal dan CCTV, Pemkot Surabaya Benahi Parkir Makam Keputih

Mulai Pasang Portal dan CCTV, Pemkot Surabaya Benahi Parkir Makam Keputih

Minggu, 09 Agu 2026 15:40 WIB

Minggu, 09 Agu 2026 15:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menyusul banyaknya keluhan warga terkait tarif parkir yang melebihi ketentuan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya membenahi sistem…

Musim Kemarau, Dam Jejeruk Magetan Jadi Hidden Gem Gratis Bernuansa Alam

Musim Kemarau, Dam Jejeruk Magetan Jadi Hidden Gem Gratis Bernuansa Alam

Minggu, 09 Agu 2026 15:22 WIB

Minggu, 09 Agu 2026 15:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Berakhir pekan tidak perlu merogoh kocek untuk menikmati wisata alam yang banyak menawarkan berbagai keindahan dan spot menarik.…

Efektifkan Upaya Pemadaman, TNBTS Tutup Total Akses Wisata Kawasan Gunung Bromo

Efektifkan Upaya Pemadaman, TNBTS Tutup Total Akses Wisata Kawasan Gunung Bromo

Minggu, 09 Agu 2026 15:00 WIB

Minggu, 09 Agu 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Sebagai upaya mengefektifkan pemadaman kebakaran di kawasan Gunung Bromo yang sempat terbakar hebat, saat ini Balai Besar Taman…