Siksa Anak Majikan Usia 15 Bulan, Baby Sitter Dihukum 5 Bulan Penjara

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sidang perkara penyiksaan anak asuhnya, baby sitter Tumini, menjalani sidang di ruang Tirta 1 PN. Surabaya, secara online, Selasa (02/02/2021).SP/BUDI MULYONO
Sidang perkara penyiksaan anak asuhnya, baby sitter Tumini, menjalani sidang di ruang Tirta 1 PN. Surabaya, secara online, Selasa (02/02/2021).SP/BUDI MULYONO

i

SURABAYAPAGI,Surabaya - Sidang perkara tindak pidana penyiksaan terhadap bayi usia 15 bulan, dengan terdakwa Tumini bin Samiun , diruang Tirta 1 Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, secara online, Selasa (02/02/2021).

Dalam pembelaan yang dibacakan oleh Kuasa Hukum terdakwa, yang pada intinya memohon keringanan hukuman, terdakwa belum pernah dihukum, dan bersikap terus terang selama persidangan.

Agenda selanjutnya hakim yang memimpin jalannya persidangan membacakan amar putusannya, Mengadili,

Menyatakan terdakwa Tumini terbukti secara sah bersalah melakukan penyiksaan terhadap bayi asuhnya, saat terdakwa bekerja di rumah majikannya menjadi Baby sitter.

Majelis mempertimbangkan dakwaan JPU, sebagaimana diatur pada pasal 80 ayat (1).

Menghukum terdakwa dengan lima bulan penjara, dikurangkan seluruhnya selama terdakwa berada dalam tahanan. Menetapkan terdakwa tetap berada dalam tahanan.

Putusan hakim lebih ringan dibanding dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Maryani Melindawati,SH, dari Kejari Surabaya, menuntut terdakwa dengan tujuh bulan penjara.

Terhadap putusan hakim, terdakwa Tumini menyatakan menerima, demikian Jaksa juga menerima.

Diketahui, terdakwa Tumini mulai bekerja mengasuh AW sejak Juli 2020. Dia direkrut melalui jasa penyedia asisten rumah tangga.

Kejadian itu 23 Oktober 2020. Saat itu pukul 01.00 WIB. Terlihat di CCTV, Dalam video CCTV, terlihat dua kali Tumini melakukan perbuatan yang sama kepada AW. Tindakan yang kedua dilakukan Pukul 05.00 WIB. Dihari yang sama.

Terdakwa Tumini melakukan penyiksaan pada anak majikannya yang baru berusia 15 bulan. Tumini melakukan tindakan itu lantaran kesal, bayi yang diasuhnya terus menangis.

Amarah Tumini pun naik, sontak tangan kirinya langsung melayang ke arah muka sang bayi. Bahkan, dia sempat mendorong-dorong tubuh mungil itu.

Setelah tangisnya menjadi-jadi, baru Tumini memberikan susu kepada anak pasangan Chandra dan Eka Kristina Gustiawan itu.

Namun, dia tidak menyadari kalau tindakannya ternyata menyisakan bekas kemerahan di leher sebelah kanan. Keesokan harinya, orang tua bayi tersebut mulai memperhatikan bekas merah itu.

Mereka lantas menanyakan kepada Tumini. Awalnya dia mengelak. Memar itu tampak lebih jelas saat Tumini memandikan bayi itu. Kembali Eka menanyakan kepada Tumini. Tapi, dia masih saja mengelak.

Chandra lalu mengecek CCTV di kamar itu. Dalam rekaman itu terlihat jelas adegan apa yang dilakukan oleh terdakwa.

Video rekaman itu diperlihatkan kepada pengasuh anaknya. Melihat video itu, barulah Tumini baru mengakui perbuatannya.

Orangtua AW lalu melakukan visum terhadap anaknya.Dari hasil visum itu, mereka lalu melaporkan perbuatan Tumini kepada Polrestabes Surabaya.nbd

Berita Terbaru

Lebih dari 500 Motor Listrik Polytron Dipakai PLN Jatim, Pasar Kendaraan Listrik Meluas

Lebih dari 500 Motor Listrik Polytron Dipakai PLN Jatim, Pasar Kendaraan Listrik Meluas

Jumat, 09 Okt 2026 20:35 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 20:35 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pasar kendaraan listrik di Jawa Timur menjadi salah satu sasaran ekspansi produsen motor listrik, seiring meningkatnya pemanfaatan k…

Bocah 5 Tahun Tewas Tenggelam di Sungai Ponorogo, Tubuhnya Tersangkut di Sela Batu

Bocah 5 Tahun Tewas Tenggelam di Sungai Ponorogo, Tubuhnya Tersangkut di Sela Batu

Jumat, 09 Okt 2026 18:53 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 18:53 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Ponorogo– Seorang bocah berusia lima tahun, Muhammad Tohip Sabilulhaq, ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Desa N…

Dukung PRJ Jatim 2026, OT Group Garap Pasar Potensial Konsumen Jatim

Dukung PRJ Jatim 2026, OT Group Garap Pasar Potensial Konsumen Jatim

Jumat, 09 Okt 2026 16:35 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 16:35 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Orang Tua Grub (OT Group) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dengan berpartisipasi pada ajang P…

Jaga Rasa Aman dan Tenang, Polres Blitar Gelar Suling Kamtibmas bersama Masyarakat

Jaga Rasa Aman dan Tenang, Polres Blitar Gelar Suling Kamtibmas bersama Masyarakat

Jumat, 09 Okt 2026 16:10 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 16:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Polsek Panggungrejo, Polres Blitar, terus meningkatkan kedekatan Polri dengan masyarakat melalui kegiatan Suling Kamtibmas "Subuh…

Kota Mojokerto Borong Dua Penghargaan Transportasi dari Kemenhub RI

Kota Mojokerto Borong Dua Penghargaan Transportasi dari Kemenhub RI

Jumat, 09 Okt 2026 15:46 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 15:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kota Mojokerto meraih dua penghargaan dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia atas upaya pengembangan sektor t…

Lewat Teman Lansia, Pemkab Banyuwangi Pastikan Layanan Sesuai Kebutuhan

Lewat Teman Lansia, Pemkab Banyuwangi Pastikan Layanan Sesuai Kebutuhan

Jumat, 09 Okt 2026 11:44 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 11:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Melalui program Teman Lansia yang merupakan gerakan memberikan pendampingan kepada mereka, sehingga Pemerintah Kabupaten…