3 Pelaku Tawuran Geng Motor Ditangkap, 2 Dibawah Umur

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Polisi menunjukkan barang bukti senjata tajam (sajam) jenis clurit yang digunakan para pelaku saat tawuran.
Polisi menunjukkan barang bukti senjata tajam (sajam) jenis clurit yang digunakan para pelaku saat tawuran.

i

Janjian Tawuran Via Medsos

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kasus tawuran antar geng motor ‘Balok’ dan ‘Pesisir’ yang menewaskan seorang pemuda di Tambora Jakarta Barat pada Kamis (28/1) lalu akhirnya diungkap.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo mengatakan, kedua geng motor tersebut sebelumnya janjian untuk tawuran melalui media sosial.

"Dua geng motor yang saling menantang di medsos, yaitu antara geng 'Balok' di Tambora dan geng 'Pesisir' yang ada di Jakut. Atas perdebatan di medsos, akhirnya yang dari Jakut menghampiri geng 'Balok' yang ada di Tambora," kata Kombes Ady kepada wartawan di Polsek Tambora, Jakarta Barat, Rabu (3/2/2021).

Kedua kelompok ini bertemu dan menyerang satu sama lain. Kejadian ini mengakibatkan korban bernama Rafli Firdiansyah (16) meninggal dunia.

"Dari kelompok geng 'Pesisir 301' membawa celurit, ada dua buah yang digunakan dengan maksud untuk melakukan tawuran. Kita sudah bisa amankan semuanya sebagai barang bukti," katanya.

Ketiga pelaku berinisial AT (16), DT (16), dan AM (20). Polisi kini memburu satu orang lainnya yang terlibat dalam tawuran geng motor ini.

"Tiga pelaku berhasil kita amankan, dua tersangka masih di bawah umur," ujarnya.

“AM berperan sebagai pimpinan atau penggerak adanya tawuran tersebut,” imbuhnya.

Ady mengatakan korban mengalami luka di bagian punggung, kepala, dada, dan tangan. Korban berupaya menangkis serangan para pelaku saat itu.

"Terdapat luka di bagian punggung, kepala, dada dan tangan. Di bagian tangan adalah menangkis sabetan celurit dari geng motor wilayah utara. Dari kejadian tersebut kita bawa korban (Rafly) dibawa ke RS Tarakan, namun sampai di RS meninggal," jelas Ady.

Polisi kemudian melakukan olah TKP dan pada tanggal 30 Januari 2021, polisi menangkap 1 orang pelaku di Indramayu, Jawa Barat.

Terpisah, keluarga korban mengaku berterima kasih kepada pihak kopolisian yang telah berhasil menangkap para pelaku. Ia berharap tidak ada lagi kejadian tawuran yang memakan korban jiwa.

"Saya berharap kejadian ini hanya sekarang saja. Semoga kami dari keluarga korban yang terakhir mendapat beban sebesar ini. Semoga tidak ada kejadian yang seperti ini kepada keluarga yang lain," ungkap Alvian, salah seorang keluarga korban.

"Terima kasih sudah mau mengungkap pelakunya dengan cepat," lanjutnya.

Berita Terbaru

Babak Baru Perkara Wire Rope, Rangkaian Fakta Mulai Dipertarungkan di Persidangan

Babak Baru Perkara Wire Rope, Rangkaian Fakta Mulai Dipertarungkan di Persidangan

Rabu, 02 Sep 2026 20:22 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 20:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Penolakan eksepsi oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya menjadi pintu masuk bagi perkara dugaan pelanggaran ketentuan …

Kerugian Rp83 Miliar Tak Otomatis Jadi Kesalahan Direksi, Ahli UNEJ Soroti Beban Pembuktian

Kerugian Rp83 Miliar Tak Otomatis Jadi Kesalahan Direksi, Ahli UNEJ Soroti Beban Pembuktian

Rabu, 02 Sep 2026 20:19 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 20:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Besarnya nilai kerugian perusahaan belum serta-merta dapat menjadi dasar untuk menyatakan seorang direksi melakukan kesalahan atau …

Sengketa Ijazah Sukur Prijanto Masuk Babak Baru, Mediasi Terbentur Legal Standing

Sengketa Ijazah Sukur Prijanto Masuk Babak Baru, Mediasi Terbentur Legal Standing

Rabu, 02 Sep 2026 20:17 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 20:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya— Sengketa dugaan ketidakabsahan ijazah yang melibatkan anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro Sukur Prijanto memasuki babak penting di P…

Jembatan Garuda di Madiun Tak Cuma Soal Konstruksi, Dampak ke Warga Jadi Tujuan

Jembatan Garuda di Madiun Tak Cuma Soal Konstruksi, Dampak ke Warga Jadi Tujuan

Rabu, 02 Sep 2026 16:36 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 16:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Jembatan Garuda yang dibangun di beberapa wilayah di kabupaten Madiun tak hanya diuji kekuatan konstruksinya. Korem 081/DSJ…

Perubahan APBD TA 2026 Disepakati, Belanja Daerah Naik Rp84,8 Miliar

Perubahan APBD TA 2026 Disepakati, Belanja Daerah Naik Rp84,8 Miliar

Rabu, 02 Sep 2026 16:35 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 16:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Pemerintah Kota Mojokerto bersama DPRD Kota Mojokerto menyepakati Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan Anggaran Pendapatan …

Untuk Surabaya Berkeadilan, ARSAS Tegaskan Sikap: Satu Tuntutan, Empat Usulan

Untuk Surabaya Berkeadilan, ARSAS Tegaskan Sikap: Satu Tuntutan, Empat Usulan

Rabu, 02 Sep 2026 15:57 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 15:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Arek Suroboyo Asli (ARSAS) menegaskan sikap organisasi terhadap sejumlah persoalan yang dinilai berkaitan langsung dengan k…