Pemkab Malang Alokasikan Dana Khusus Selama PPKM Skala Mikro

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Suasana sesaat sebelum rapat persiapan PPKM skala mikro bersama Forkopimda Jatim yang diadakan secara virtual. SP/ JT
Suasana sesaat sebelum rapat persiapan PPKM skala mikro bersama Forkopimda Jatim yang diadakan secara virtual. SP/ JT

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Sebagai upaya pemerintah didalam mengatasi penyebaran Covid-19. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang berencana memasok anggaran khusus selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Skala Mikro di Kabupaten Malang. Sebab, tidak menutup kemungkinan akan ada kebijakan khusus yang akan diterapkan selama PPKM skala mikro, yang memang membutuhkan anggaran dari Pemerintah Daerah.

Pernyataan itu disampaikan langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang Wahyu Hidayat, sesaat sebelum memulai agenda rapat koordinasi (rakor) persiapan PPKM Skala Mikro bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Timur (Jatim), Senin (8/2/2021) malam.

”Otomatis (akan ada tambahan anggaran, red) dalam Imendagri (Instruksi Menteri Dalam Negeri) disebutkan tanggung jawabnya ada di masing-masing Pemda (Pemerintah Daerah). Entah nanti apakah bersumber dari desa, atau dialokasikan dari DD-nya (Dana Desa),” ucapnya.

Sebagai acuan, saat PPKM jilid II berlangsung, masing-masing kecamatan yang ada di Kabupaten Malang dipasok anggaran yang berkisar antara Rp 10 juta hingga Rp 15 juta. Namun, secara rinci, Wahyu belum bisa memastikan apakah anggaran yang akan dialokasikam selama PPKM skala mikro akan sesuai dengan nominal yang pernah dialokasikan selama PPKM jilid II tersebut.

”Nanti kita lihat lagi bagaimana petunjuknya dari Gubernur (Jatim),” singkatnya, Selasa (9/2/2021).

Selain mempersiapkan anggaran khusus, Pemkab Malang juga akan mempersiapkan pemberian Bantuan Sosial (Bansos) selama PPKM skala mikro berlangsung. ”Kemudian nanti juga ada bansos dari kementerian, ada bantuan dari BUMN dan lainnya. Tujuannya agar bisa menjaga ketahanan pangan selama PPKM mikro,” ucapnya.

Harapannya, lanjut Wahyu, jika kampung tangguh ditingkatkan mikro dilangsungkan, penyebaran penularan Covid-19 di Kabupaten Malang bisa semakin dikendalikan.

”Jadi mau tidak mau kesadaran masyarakat karena kita libatkan secara langsung, membuat mereka akan menjadi paham. Bahwasannya pelibatan ini punya maksud, diantaranya adanya tanggung jawab setiap warga untuk bisa mengamankan daerah sekitar yang ada di RT dan RW itu dari Covid-19,” tukasnya. Dsy11

Berita Terbaru

Optimalkan Zakat Dorong Penguatan Unit Pengumpulan Zakat Tingkat Pemdes dan Kelurahan

Optimalkan Zakat Dorong Penguatan Unit Pengumpulan Zakat Tingkat Pemdes dan Kelurahan

Kamis, 10 Sep 2026 18:02 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 18:02 WIB

SURABAYAPAGI com. Sidoarjo - Demi mewujudkan optimalisasi penerimaan zakat, infak dan shodaqoh (ZIS) perlu sinergi antara pemerintah daerah, Badan Amil Zakat…

Pria di Cerme Pamer Alat Kelamin ke Pengendara Perempuan, Polisi Sebut Sudah 30 Kali Beraksi

Pria di Cerme Pamer Alat Kelamin ke Pengendara Perempuan, Polisi Sebut Sudah 30 Kali Beraksi

Kamis, 10 Sep 2026 17:00 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 17:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Aksi seorang pria yang diduga kerap mempertontonkan alat kelaminnya kepada perempuan yang melintas di jalan sepi di wilayah K…

Rekomendasi Laptop Terbaik 2026, ASUS Andalkan Ketahanan dan Layanan Purnajual

Rekomendasi Laptop Terbaik 2026, ASUS Andalkan Ketahanan dan Layanan Purnajual

Kamis, 10 Sep 2026 16:26 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 16:26 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – ASUS memperkuat layanan purnajual untuk pengguna laptop di Indonesia. Salah satu langkah yang dilakukan adalah memperpanjang masa g…

Seorang Laki-laki Asal Malang Tewas di Kamar Kos-kosan Blitar

Seorang Laki-laki Asal Malang Tewas di Kamar Kos-kosan Blitar

Kamis, 10 Sep 2026 15:56 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 15:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Rabu ( 9 September 2026 ) pukul 17.00, warga Desa Tingal Kec.Garum Kab.Blitar di kejutkan adanya tewasnya seorang laki laki sekitar…

11 Anggota Fraksi Demokrat Absen saat Gubernur Bahas APBD 2027, Emil Pasang Badan

11 Anggota Fraksi Demokrat Absen saat Gubernur Bahas APBD 2027, Emil Pasang Badan

Kamis, 10 Sep 2026 15:53 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 15:53 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA — Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jawa Timur, Kamis (10/9/2026), dengan agenda penyampaian Nota Keuangan Gubernur atas Rancangan Perda …

Pemkot Mojokerto Dorong Perusahaan Tingkatkan Kesadaran Lindungi Pekerja lewat Jamsostek

Pemkot Mojokerto Dorong Perusahaan Tingkatkan Kesadaran Lindungi Pekerja lewat Jamsostek

Kamis, 10 Sep 2026 15:53 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 15:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Wakil Wali Kota Mojokerto Rachman Sidharta Arisandi meminta perusahaan dan pemberi kerja meningkatkan kesadaran dalam memberikan…