PGRI Lamongan Siapkan K2 dan Honorer Diangkat Menjadi P3K

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Fadeli menyerahkan penghargaan ke sekolah-sekolah pemenang Jago Sinau Award. SP/MUHAJIRIN KASRUN
Bupati Fadeli menyerahkan penghargaan ke sekolah-sekolah pemenang Jago Sinau Award. SP/MUHAJIRIN KASRUN

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Masih tercecernya guru yang masih berstatus honorer K2, yang tidak diangkat menjadi pegawai negeri hingga saat ini, menjadi pekerjaan rumah bagi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) untuk hadir ikut membantu mempersiapkan mereka agar bisa diangkat menjadi P3K program Presiden Joko Widodo.

Ketua PGRI Lamongan sekaligus Kepala Dinas Pendidikan Adi Suwito mengungkapkan bahwa PGRI lamongan akan memunculkan terobosan Gerakan Menuju Sukses Sejuta P3K 2021 (Genus Sejuta P3K 2021).

Menurut Adi Suwito pendidik dengan usia di atas 35 tahun jika dibandingkan dengan pendidik yang baru tentunya akan sangat berbeda. Oleh karena itu, pengurus PGRI Lamongan dalam pelaksanaan Genus Sejuta P3K akan melaksanakan bentuk workshop secara virtual yang dilaksanakan secara berulang-ulang. 

Hal ini bertujuan untuk memberikan bekal kepada guru-guru di Lamongan baik K2 maupun non-kategori, agar memiliki modal dan kompetensi kedepannya dalam proses perekrutan sejuta P3K. “Semoga dengan ini nanti sebanyak-banyaknya P3K bisa diraih K2 dan non kategori yang ada di Kabupaten lamongan,” tambahnya.

Ketua PGRI Lamongan mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Pemkab Lamongan khususnya Bupati Lamongan Fadeli atas perjuangannya di bidang pendidikan. Berbagai program telah dicetuskan mulai dari gerakan Lamongan menghafal, pelaksanaan kurikulum pendidikan antikorupsi, launching Lamongan kelas digital di era revolusi industri 4.0, serta peluncuran program jago sinau di masa pandemi.

Bupati Lamongan yang turut hadir membuka acara secara resmi, berharap acara ini bukanlah satu-satunya gebrakan yang dilakukan PGRI di masa jabatan 2020-2025, namun berbagai gebrakan kegiatan lain harus terus dilaksanakan. Ia juga menyampaikan terkait proses belajar mengajar yang harus masih dilakukan menyesuaikan kondisi karena adanya PPKM Mikro yang dicanangkan Pemerintah.

“Saya berterimakasih karena program pendidikan yang masih dilakukan pada masa pandemi, meskipun harus pembelajaran jarak jauh. Program utama yang harus dilakukan PGRI ini harus selalu ada peningkatan dalam usahanya memperjuangkan kesejahteraan guru,” imbaunya.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Fadeli didampingi Ketua PGRI Kabupaten Lamongan memberikan penghargaan terhadap sekolah-sekolah pemenang Jago Sinau Award.

Sementara itu, ketua umum PB PGRI Pusat Unifah Rosyidi membeberkan bahwa Indonesia benar-benar kekurangan guru. Hal tersebut terbukti berdasarkan data Kemendikbud yang menyebutkan jumlah guru di Indonesia 52,2 persennya diisi oleh honorer. Dengan kata lain, sebanyak 47,8 persen guru diisi oleh ASN yang beberapa diantaranya mendekati pensiun atau bahkan pensiun.

“Saya tahu komitmen Pemda Lamongan untuk para guru PGRI dan honorer sangat luar biasa. Kami (PGRI) bersama semua Pemerintah Daerah di seluruh Indonesia akan berjuang tiada henti untuk melindungi semua guru honorer, yang berusia 35 tahun ke atas, K dan non K, guru swasta, maupun guru terpencil,” terang Unifah Rosyidi. jir

Berita Terbaru

Jumat Berkah, Antusiasme Warga Ingin Mengusap Kepala Anak Yatim

Jumat Berkah, Antusiasme Warga Ingin Mengusap Kepala Anak Yatim

Jumat, 26 Jun 2026 06:43 WIB

Jumat, 26 Jun 2026 06:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya, – ADA kebiasaan unik setiap tanggal 10 Muharam yaitu muliakan Anak Yatim. Banyak umat muslim rutin menggelar acara santunan komunal …

Komnas HAM: Penganiaya YTR Sangat Keji

Komnas HAM: Penganiaya YTR Sangat Keji

Kamis, 25 Jun 2026 20:57 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Komnas HAM Anis Hidayah turut buka suara terkait kasus Taufik Hidayat (30) diduga menganiaya dan menyekap wanita inisial YTR…

Taufik Akui Siksa YTR Selama 1,5 Tahun

Taufik Akui Siksa YTR Selama 1,5 Tahun

Kamis, 25 Jun 2026 20:47 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menurut polisi, Taufik mengaku menyiksa YTR selama 1,5 tahun. Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Polisi Hendra Rochmawan,…

Jadikan PDIP Sebagai Oposisi

Jadikan PDIP Sebagai Oposisi

Kamis, 25 Jun 2026 20:29 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:29 WIB

by Adi Prayitno Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya menilai alasan pertama berkaitan dengan PDIP kalah di…

Minta Kekasihnya Dihukum Berat

Minta Kekasihnya Dihukum Berat

Kamis, 25 Jun 2026 20:25 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Akhirnya, YTR (29) korban penganiayaan dan penyekapan Taufik Hidayat selama 3 tahun, buka suara. YTR (Yuvita Tri Rezeki),…

Anak Aktor Ari Wibowo, Ingin Sekolah Teologi

Anak Aktor Ari Wibowo, Ingin Sekolah Teologi

Kamis, 25 Jun 2026 20:22 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Aktor Ari Wibowo, mengijinkan putra bungsunya,Kenzo Wibowo, pilih karir. Kenzo, baru saja menyelesaikan pendidikan sekolah…