Dicekoki Miras Oplosan, ABG 15 Tahun Tewas setelah Digilir 4 Pria

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Polisi menanyai para tersangka dalam rilis kasus di Polresta Cirebon.
Polisi menanyai para tersangka dalam rilis kasus di Polresta Cirebon.

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Cirebon - Tragis menimpa Bunga (bukan nama sebenarnya). Remaja yang masih berusia 15 tahun itu menjadi korban pemerkosaan oleh empat orang. Korban digilir oleh para pelaku setelah dicekoki miras. Mirisnya setelah diperkosa, korban meninggal dunia.

Kapolresta Cirebon Kombes Pol M Syahduddi mengatakan pelaku yang terlibat rudapaksa itu berjumlah empat orang, salah satunya meninggal yakni AJ (24) diduga efek miras. Dari tiga pelaku yang diringkus, seorang pelaku masih di bawah umur, inisial AS (16). Dua pelaku lainnya yaitu R (31) dan M (32).

Syahduddi menceritakan awalnya korban diperkosa. Awalnya pelaku (R) mengajak korban berpesta miras oplosan pada Kamis (4/2/2021) malam, sekitar pukul 20.00 WIB. Pesta miras itu dilakukan di salah satu tempat di Kecamatan Gempol, Kabupaten Cirebon.

Setelah berpesta miras di lokasi pertama, korban diajak ke rumah pelaku R. Di rumah pelaku ini, korban diperkosa oleh para pelaku, sekitar pukul 03.00 WIB, Jumat (5/2/2021).

"Salah satu tersangka inisial R mengajak korban ke belakang rumahnya dan melakukan persetubuhan. Tersangka mengajak temannya yang di bawah umur (tersangka AS), kemudian melakukan pencabulan," kata Syahduddi di Mapolresta Cirebon, Jalan Raden Dewi Sartika Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Rabu (10/2/2021).

Syahduddi mengatakan sekitar pukul 06.00 WIB, sejumlah warga mendatangi rumah R. Warga mengusir pelaku. Saat itu kondisi korban masih dalam pengaruh miras. Salah seorang pelaku berinisial AS dan R membawa korban menuju ke rumah temannya menggunakan sepeda motor. Korban dititipkan di rumah temannya.

"Setelah itu korban dibawa ke rumah temannya oleh salah seorang tersangka (AS)," kata Syahduddi.

Menurut Syahduddi, korban saat itu masih dalam pengaruh miras saat dititipkan di rumah temannya. Namun korban tak sempat menginap, karena kembali diboyong ke rumah teman lainnya.

"Karena korban masih dalam keadaan mabok, korban kemudian dititipkan ke rumah temannya lagi. Di sini korban sempat menginap. Besoknya (Sabtu) korban meninggal dunia di rumah S,” kata Syahdudi.

Syahdudi mengatakan pengungkapan kasus pemerkosaan terhadap korban baru terungkap setelah adanya laporan terkait kematian korban secara mendadak.

Setelah pihak kepolisian melakukan olah TKP, petugas mendapati bukti adanya bekas kekerasan seksual.

“Setelah dilakukan penyelidikan, ternyata sebelum meninggal korban diperkosa oleh empat orang di salah satu rumah tersangka,” katanya lagi.

Kendati demikian, ia belum bisa memastikan penyebab kematian korban dan satu pelaku, apakah overdosis setelah minuman oplosan atau diakibatkan pemerkosaan.

“Kami masih menunggu hasil pemeriksaan dokter, untuk memastikan penyebab kematian korban,” katanya.

Syahduddi mengungkap miras yang disiapkan para pelaku dicampur minuman berenergi dan obat keras golongan G berupa trihex.

Adapun miras jenis ciu itu dibeli tersangka MS sebelum melakukan aksi bejatnya.

Dalam kasus ini, selain mengamankan para tersangka, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya pakaian korban, botol air minum kemasan yang digunakan saat pesta miras.

Para tersangka dijerat Pasal 76 D juncto Pasal 81 UU Nomor 17 Tahun 2016 dan Pasal 89 UU Nomor 35 Tahun 2004.

Berita Terbaru

Atasi Antrean, Pemkab Ponorogo Perluasan Layanan KTP-el di 4 Kecamatan

Atasi Antrean, Pemkab Ponorogo Perluasan Layanan KTP-el di 4 Kecamatan

Minggu, 01 Nov 2026 11:34 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 11:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Sebagai upaya dalam mengatasi antrean di kantor Dispendukcapil dan mal pelayanan publik (MPP) yang mencapai 400 hingga 500 orang…

Dukung Normalisasi dan Pemasangan U-ditch, Pemkot Bongkar 35 PKL di Atas Saluran Air

Dukung Normalisasi dan Pemasangan U-ditch, Pemkot Bongkar 35 PKL di Atas Saluran Air

Minggu, 01 Nov 2026 11:27 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 11:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka mendukung normalisasi saluran dan pemasangan U-ditch, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menertibkan 35 bangunan…

Perkuat Daya Tarik Wisata, Pemkot Malang Siapkan Penataan Sisi Utara Kayutangan Heritage

Perkuat Daya Tarik Wisata, Pemkot Malang Siapkan Penataan Sisi Utara Kayutangan Heritage

Minggu, 01 Nov 2026 11:16 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 11:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Sebagai bagian langkah meningkatkan daya tarik di mata wisatawan sekaligus pengembangan kawasan wisata setempat, Pemerintah Kota…

Pemkot Surabaya Tegaskan Larangan Pungutan Perpisahan SD-SMP Negeri

Pemkot Surabaya Tegaskan Larangan Pungutan Perpisahan SD-SMP Negeri

Minggu, 01 Nov 2026 11:07 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 11:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menegaskan larangan pungutan yang membebani orang tua murid dalam penyelenggaraan kegiatan…

Tiga Talenta Jatim Tembus Singa Cup 2026, Liga Surabaya Jadi Batu Loncatan

Tiga Talenta Jatim Tembus Singa Cup 2026, Liga Surabaya Jadi Batu Loncatan

Minggu, 01 Nov 2026 11:05 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 11:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Kompetisi sepak bola usia dini kembali membuktikan perannya sebagai ruang tumbuh bagi talenta-talenta muda. Dari lapangan lokal di …

Aklamasi, Deni Wicaksono Kembali Pimpin Persatuan Alumni GMNI Jawa Timur.

Aklamasi, Deni Wicaksono Kembali Pimpin Persatuan Alumni GMNI Jawa Timur.

Minggu, 01 Nov 2026 09:36 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 09:36 WIB

SURABAYAGI.COM, SURABAYA – Deni Wicaksono kembali mendapat kepercayaan memimpin Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jawa Timur s…