Nganjuk Dilanda Tanah Longsor dan Banjir Bersamaan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Warga Nganjuk yang berada di tempat pengungsian. SP/ DECOM
Warga Nganjuk yang berada di tempat pengungsian. SP/ DECOM

i

SURABAYAPAGI.com, Nganjuk - Saat ini Kabupaten Nganjuk tengah diterjang 2 bencana, yaitu tanah longsor dan banjir yang datang bersamaan. Tanah longsor yang menerjang Dusun Selopuro, Desa/Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk pada Minggu (14/2/2021) malam mengakibatkan sebanyak 20 orang dalam 7 kepala keluarga (KK) dikabarkan menghilang. Sedangkan banjir menggenangi 9 desa di tiga Kecamatan dengan ketinggian 30 cm-2,5 meter.

"Sekitar 16 warga yang kita ungsikan akibat tanah longsor di Nganjuk," ujar Komandan Kodim 0810/Nganjuk Letkol Inf. Georgius Luky Ariesta.

Lokasi pengungsian untuk 16 warga tersebut, kata Luky, berada di rumah Kepala Desa Ngetos. 16 Pengungsi terdiri dari dewasa dan anak-anak.

"Lokasi pengungsian saat ini di rumah pak kadesnya," kata Luky, Senin (15/2/2021).

Luky mengatakan hingga pukul 23.30 WIB masih dilakukan proses pencarian warga yang dikabarkan hilang. Untuk cuaca di lokasi longsor sudah tidak hujan.

"Sampai saat ini masih kita lakukan pencarian dengan mengerahkan baik TNI Polri dan juga Basarnas dan BPBD Nganjuk. Untuk cuaca sudah reda hujan," jelasnya.

"Untuk pencarian belum tahu sampai kapan kita fokus dulu pencarian," tandasnya.

Sedangkan dari data di Puskesmas Ngetos, 14 orang kini tengah menjalani perawatan karena terluka akibat bencana alam tersebut. Sedangkan 16 warga dikabarkan mengungsi di rumah lurah Desa Ngetos. Sementara 20 orang dikabarkan hilang.

Selain itu, Wakil Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi mengatakan saat ini Pemkab Nganjuk telah mengerahkan BPBD, TNI, Polri, dan Basarnas untuk melakukan pencarian warga yang dilaporkan hilang akibat longsor di Nganjuk ini.

"Sampai saat ini masih pencarian, dikerahkan dari TNI, Polri, BPBD, dan juga Basarnas," papar Marhaen.

Marhaen menambahkan untuk bencana banjir, air sebagian wilayah telah surut. "Untuk banjir sebagian sudah surut," tandas Marhaen, Senin (15/2/2021).

Sedangkan sembilan desa yang terendam banjir di Nganjuk tersebut, ada di tiga kecamatan yakni Kecamatan Berbek, Nganjuk kota, dan Loceret. Untuk lokasi paling parah, lanjut Marhaen, yakni tiga desa di Kecamatan Berbek dengan ketinggian air banjir 1-2,5 meter yakni Sendangbumen, Sonopatik, dan Grojogan.

Kemudian tiga desa di Kecamatan Nganjuk Kota tergenang banjir dengan ketinggian 40-80 cm yakni Kelurahan Ploso, Jatirejo, dan Payaman. Selanjutnya tiga desa lainnya yang tergenang banjir 30-80 cm ada di Kecamatan Loceret yakni Desa Sukorejo, Kelurahan Tanjungrejo, dan Kelurahan Ganungkidul. Dsy8 

Berita Terbaru

Hadir di Surabaya, BSI Fest Ramadan 2026 Bidik Inklusi Keuangan Syariah di Jawa Timur

Hadir di Surabaya, BSI Fest Ramadan 2026 Bidik Inklusi Keuangan Syariah di Jawa Timur

Kamis, 19 Feb 2026 23:42 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 23:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) menghadirkan BSI Fest Ramadan 2026 di Surabaya pada 19–22 Februari 2026. Kegiatan ini me…

Bukti Arkeologis Mengungkap Fakta Gajah Mada Lahir Di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur

Bukti Arkeologis Mengungkap Fakta Gajah Mada Lahir Di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur

Kamis, 19 Feb 2026 22:25 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 22:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Bukti Arkeologis mengungkap Flkakta Gajah Mada lahir di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur, dari Dewi Andogsari tidak …

PN Surabaya Vonis Debitur FIFGroup dalam Kasus Fidusia, Pelaku Utama Diganjal 3,5 Tahun

PN Surabaya Vonis Debitur FIFGroup dalam Kasus Fidusia, Pelaku Utama Diganjal 3,5 Tahun

Kamis, 19 Feb 2026 20:55 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 20:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya — Majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya menjatuhkan vonis bersalah kepada sejumlah debitur pembiayaan FIFGroup dalam perkara p…

Amicus Curiae Mantan Menteri, Bela Wartawan

Amicus Curiae Mantan Menteri, Bela Wartawan

Kamis, 19 Feb 2026 18:28 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:28 WIB

Jaksa Dakwa Direktur Pemberitaan Jak TV, Buat Program dan Konten Bentuk Opini Negatif di Publik Terkait Penanganan Tiga Perkara Korupsi Minyak…

Prabowo tak Sungkan Akui Praktik ilegal di Depan Pengusaha AS

Prabowo tak Sungkan Akui Praktik ilegal di Depan Pengusaha AS

Kamis, 19 Feb 2026 18:27 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:27 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden Prabowo Subianto mengakui saat ini Indonesia masih dipenuhi dengan praktik ilegal. Ia memberikan beberapa contoh…

PDIP Usik Kekuasaan Jokowi, Revisi UU KPK

PDIP Usik Kekuasaan Jokowi, Revisi UU KPK

Kamis, 19 Feb 2026 18:26 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah mengatakan pembicaraan undang-undang di DPR bukan terkait selera kekuasaan. "Bagi saya,…