Bangga Kencana Jatim, Forum Strategis Perkuat Integrasi dan Akselerasi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur menggelar Program Bangga Kencana Provinsi Jawa Timur tahun 2021 secara virtual yang diikuti 2000 peserta.SP/PATRIK CAHYO 
Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur menggelar Program Bangga Kencana Provinsi Jawa Timur tahun 2021 secara virtual yang diikuti 2000 peserta.SP/PATRIK CAHYO 

i

 SURABAYAPAGI, Surabaya - Perwakilan Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Timur menggelar Program Bangga Kencana Provinsi Jawa Timur tahun 2021 secara virtual yang diikuti 2000 peserta.

Hadir dalam acara secara virtual, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Kepala BKKBN, Dr. (HC) dr. Hasto Wardoyo, Sp.Og (K), Kepala Dinas, Badan, Kantor Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Jawa Timur, OPD-KB Kabupaten/Kota, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Jawa Timur, Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Jawa Timur, Ketua organisasi profesi, serta para mitra strategis Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur, Para PLKB/PKB dan kader Bangga Kencana, Para tamu undangan, dan peserta rakerda virtual.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur, Sukaryo Teguh Santoso menjelaskan tujuan Rakerda Program Bangga Kencana tahun 2021 ini tidak lain untuk memperkuat komitmen dan peran Pemerintah Daerah serta Mitra Kerja Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur dalam meningkatan akses dan kualitas Pelayanan dan Penggerakan Program Bangga Kencana.

“Serta merumuskan pemikiran strategis untuk Program Bangga Kencana dalam mendukung upaya pencapaian agenda Pembangunan Provinsi Jawa Timur sebagaimana tertuang dalam RPJMD 2019-2023,” terangnya di Ruang Lestari.

Mantan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat ini  juga menerangkan, dari target yang belum tercapai, Ada 4 program Prioritas Nasional, yang telah tercapai dengan baik di atas 100% di tahun 2020, yaitu Ketersediaan sarana Alokon KB di 1.849 faskes, 46131 Keluarga yang memiliki Balita Dua Tahun (BADUTA), 1000 HPK, 354 BKL yang melaksanakan 7 dimensi lansia Tangguh dan pendampingan perawatan jangka Panjang, 698 PIK Remaja dan BKR dalam edukasi Kesehatan Reproduksi dan Gizi bagi remaja putri sebagai calon ibu.

Pemerintah telah menargetkan pencapaian sasaran strategis program Bangga Kencana di Jawa Timur, yaitu pertama, menurunkan angka kelahiran total (Total Fertility Rate/TFR) menjadi 1,91 per-Wanita Usia Subur (WUS) dan angka kelahiran remaja usia 15-19 tahun menjadi 30 kelahiran per 1000 WUS usia 15- 19 tahun. Kedua meningkatkan prevalensi pemakaian kontrasepsi modern (modern Contraceptive Prevalence Rate/mCPR) menjadi sebesar 65,66 persen. Ketiga, menurunkan kebutuhan ber-KB yang tidak terpenuhi (Unmet Need) menjadi 7,18 persen. Keempat, meningkatkan median usia kawin pertama perempuan menjadi 21 tahun, dan meningkatkan Indeks Pembangunan Keluarga menjadi 55.

“Untuk mencapai target sasaran dimaksud, BKKBN memberikan perhatian yang lebih pada operasi akar rumput berbasiskan data teknis yang termutakhirkan dan dapat dipertanggungjawabkan,” ungkapnya.

Terakhir pak Teguh menyampaikan dalam mencapai hasil optimal dalam pelaksanaan program Bangga Kencana di lapangan, membutuhkan dukungan dan kerjasama lintas sektor. “Terlebih lagi saat ini masih dihadapkan pada Pandemi Covid-19. Oleh karena itu, pada kesempatan ini kami mohon dukungan Ibu Gubernur dan segenap jajarannya,” terang Teguh.

Pada momentum Rakerda ini pula Kepala BKKBN Pusat juga menyematkan secara virtual Tanda Penghargaan Wira Karya Kencana atas pengabdian dan dedikasi yang tinggi untuk program Bangga Kencana kepada DR. H. Baksono Winardi, Sp.Og selaku Ketua Program Studi Pendidikan Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga dan DR. Bambang Trijanto, Sp.Og selaku Ketua Pusat Pelatihan Klinik Tersier Wilayah Timur.

Kepala BKKBN Pusat, Hasto Wardoyo melalui virtual memohon kepada Gubernur Jawa Timur untuk bisa diberikan dukungan lintas sektor dan lintas program kepada Perwakilan BKKBN Jatim.

“Khusus di Jawa Timur sudah sukses penurunan TFR. Akan tetapi kualitas SDM sangat penting. Jika usia produktif lebih tinggi dari yang tidak produktif bisa meningkatan pendapatan per kapita. Jawa Timur beda dengan provinsi lain. Sudah lebih dulu mendapat bonus demografi dibanding provinsi lain, sudah selayaknya lebih kaya dari provinsi lain,” terang Hasto.

“Presiden mengamanatkan kepada BKKBN untuk membantu meningkatkan kualitas SDM, sehingga BKKBN ditunjuk menjadi ketua penanggulangan Stunting. Kerja keras BKKBN ada tambahan tanggungjawab dengan Stunting. Tentu ada anggaran yang tidak sedikit, kami mohon kepada Gubernur, Bupati, Walikota dengan hormat pimpinan OPD-KB Kabupaten/Kota untuk lebih mendapatkan perhatian,” terangnya.

Tahun 2021 BKKBN akan mengadakan Pendataan Keluarga, penyusunan blue print pembangunan keluarga, “Kami mohon bantuan Gubernur, Bupati untuk ikut mensukseskan Pendataan keluarga. Kabupaten dan kota di Jawa Timur bisa berlomba-lomba untuk memanfaatkan bonus demografi. Menurunkan Stunting ada 10 langkah pendampingan keluarga. Salah satunya adalah PKK dan Program Rencana ASI Nasional,” jelasnya.

Gubernur Jatim melalui Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak Pemprov Jawa Timur, Andriyanto, menerangkan bahwa Indeks pembangunan SDM di Jawa Timur mengalami peningkatan. Tahun 2020 Jawa Timur mempunyai 3 dimensi dasar mengalami kenaikan. “Selamat BKKBN menjadi ketua koordinator percepatan penurunan stunting nasional,” tuturnya.

“Di Jawa Timur terdapat generasi Z, usia 8-23 tahun, dan generasi Millenial usia 24-39 tahun, sehingga jika digabung menjadi separuh penduduk di Jawa Timur. Generasi Z dan Milenial adalah usia produktif dan menjadi peluang mempercepat pertumbuhan ekonomi,” terangnya.Pat

Berita Terbaru

Balai POM Bima Tegaskan Produk Perikanan di Pasar Amahami Bebas Formalin

Balai POM Bima Tegaskan Produk Perikanan di Pasar Amahami Bebas Formalin

Sabtu, 15 Agu 2026 18:06 WIB

Sabtu, 15 Agu 2026 18:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bima – Kota Bima Upaya memastikan keamanan pangan di jalur distribusi kembali dilakukan Balai Pengawas Obat dan Makanan (Balai POM) di Bima m…

Capaian Prabowo Dipuji, Tapi Deni Wicaksono Beri Catatan Keras soal MBG dan Kopdes

Capaian Prabowo Dipuji, Tapi Deni Wicaksono Beri Catatan Keras soal MBG dan Kopdes

Sabtu, 15 Agu 2026 10:39 WIB

Sabtu, 15 Agu 2026 10:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Wakil Ketua DPRD Jawa Timur sekaligus politikus PDI Perjuangan, Deni Wicaksono, mengapresiasi sejumlah capaian yang disampaikan…

Walau Tak Nikmati Keuntungan Pribadi, Enam Terdakwa Pengerukan Tanjung Perak Tetap Dipidana 4 Tahun

Walau Tak Nikmati Keuntungan Pribadi, Enam Terdakwa Pengerukan Tanjung Perak Tetap Dipidana 4 Tahun

Jumat, 14 Agu 2026 19:54 WIB

Jumat, 14 Agu 2026 19:54 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Majelis Hakim Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Surabaya menyatakan para terdakwa dalam perkara dugaan korupsi proyek…

30 Paket Sabu Disita di Menganti, Polisi Tangkap Kurir Jaringan DPO

30 Paket Sabu Disita di Menganti, Polisi Tangkap Kurir Jaringan DPO

Jumat, 14 Agu 2026 18:42 WIB

Jumat, 14 Agu 2026 18:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Gresik bagian selatan kembali dibongkar Satresnarkoba Polres Gresik. Seorang pria b…

Silaturahmi ke Bupati, PPP Lamongan Tegaskan Komitmennya Terus Menjadi Mitra Solutif Untuk Kemajuan Pembangunan

Silaturahmi ke Bupati, PPP Lamongan Tegaskan Komitmennya Terus Menjadi Mitra Solutif Untuk Kemajuan Pembangunan

Jumat, 14 Agu 2026 18:07 WIB

Jumat, 14 Agu 2026 18:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Lamongan menegaskan komitmennya, untuk terus menjadi…

Bank Jatim Dorong Penguatan Peran BPD Lewat Bedah Buku BPD Resilient, Competitive and Contributive

Bank Jatim Dorong Penguatan Peran BPD Lewat Bedah Buku BPD Resilient, Competitive and Contributive

Jumat, 14 Agu 2026 16:32 WIB

Jumat, 14 Agu 2026 16:32 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Bank Pembangunan Daerah (BPD) memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi. Sejalan dengan hal tersebut, Bank Jatim…