Tak Pakai Masker, Emak-Emak Protes Dirazia

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas saat merazia pedagang di salah satu sentra PKL. SP/Mahbub Fikri
Petugas saat merazia pedagang di salah satu sentra PKL. SP/Mahbub Fikri

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Penertiban kerumunan masyarakat saat masa pandemi gencar dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 di Surabaya. Penertiban dilakukan di beberapa tempat yang rentan akan kerumunan masyarakat. Tak jarang, adanya aksi pemberontakan dari warga yang terjaring petugas.

Salah satunya saat seorang emak-emak yang ditindak petugas saat melakukan patroli di beberapa pasar tradisional di wilayah hukum Polrestabes Surabaya, Rabu (24/2). emak-emak yang enggan disebutkan identitasnya itu protes ditindak petugas karena tak memakai masker. Ia berdalih memiliki masker namun lupa.

"Saya tidak tahu, kenapa ko tiba-tiba ditindak begini. Saya tidak mau. Masker saya ada ko malah ditindak? Saya cuman lupa," katanya.

Lanjut mak-mak yang menolak untuk ditindak tersebut mengatakan jika dirinya hanya berjualan seperti biasa.

"Saya sepi begini ko malah masih saja ditindak. Sepi ini sepi pak," ucapnya.

Meskipun Tim Satuan Tugas (Satgas) penanggulan Covid-19 yang terdiri dari Anggota Polri, Satpol PP dan Linmas melakukan operasi dan imbauan protokol kesehatan, masih banyak masyarakat yang enggan mentaatinya.

Patroli kali ini petugas menyusuri beberapa tempat pusat perbelanjaan dan wisata kuliner antara lain dengan mengecek sarana protokol kesehatan serta menerapkan 50% kapasitas pengunjung.

Dari keterangan Kompol I Gede Sukadrawa selaku Kasubag Dal Ops sekaligus pengendali patroli tersebut, mengatakan ada satu pelanggar protokol kesehatan, Kemudian saat dilakukan penindakan malah marah-marah tidak terima atas apa yang diperlakukan oleh aparat terhadap dirinya.

“Salah satu pedagang kaki lima (PKL) tadi marah-marah saat kami lakukan penindakan, mau tidak mau kami harus bersabar saat menghadapinya masyarakat seperti ini, walau demikian kami tetap menindak sesuai prosedur yang ditetapkan oleh pemerintah," ucap Kompol I Gede Sukadrawa. fm

 

Berita Terbaru

Bupati PKB Peras Staf untuk THR

Bupati PKB Peras Staf untuk THR

Minggu, 15 Mar 2026 20:50 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 20:50 WIB

Bupati Cilacap Tugaskan Sekda, Cari Dana ke Setiap Perangkat Daerah Sebesar Rp 515 juta     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK resmi menahan Bupati Cilacap S…

Bupati "Setor" THR ke Forkopimda, Terjadi Dimana-mana

Bupati "Setor" THR ke Forkopimda, Terjadi Dimana-mana

Minggu, 15 Mar 2026 20:43 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 20:43 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kasus Bupati Cilacap yang diduga meminta sejumlah uang dari tiap perangkat daerah di Kabupaten Cilacap dengan "target setoran"…

Presiden Perintahkan Kapolri Usut Tuntas dan Transparan

Presiden Perintahkan Kapolri Usut Tuntas dan Transparan

Minggu, 15 Mar 2026 20:42 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 20:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmen Polri menuntaskan kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS,…

Aktivis KontraS, Teriak Kesakitan

Aktivis KontraS, Teriak Kesakitan

Minggu, 15 Mar 2026 20:39 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 20:39 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Andrie sontak berteriak kesakitan hingga menjatuhkan motornya. Berdasarkan kronologi dari KontraS, Andrie Yunus sedang mengendarai…

Bahlil Gertak Penjual Minyak di Singapura

Bahlil Gertak Penjual Minyak di Singapura

Minggu, 15 Mar 2026 20:37 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 20:37 WIB

Kini Stok BBM dan LPG Aman Jelang Lebaran 2026     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kebutuhan BBM menjelang Lebaran 2026 diproyeksikan meningkat signifikan, m…

Puasa di Zaman Alkitab

Puasa di Zaman Alkitab

Minggu, 15 Mar 2026 20:35 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 20:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Ramadan adalah bulan kesembilan menurut kalender lunar, bulan di mana orang-orang menyatakan puasa di hadapan Tuhan dalam Alkitab…